Jaksa Agung Lakukan Perombakan Besar-besaran: 31 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Dimutasi, Empat Diantaranya Tersandung Masalah
Kejaksaan Agung Republik Indonesia baru-baru ini mengumumkan sebuah kebijakan strategis yang berpotensi besar dalam menjaga integritas dan profesionalisme institusi. Melalui Surat Keputusan Jaksa Agung Nomor: KEP-IV-161/C/02/2026 tertanggal 11 Februari 2026, sebanyak 31 jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di seluruh Indonesia mengalami pergantian. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya “bersih-bersih” dan rotasi jabatan yang dilakukan oleh Jaksa Agung Sanitiar Burhanudin.
Dari 31 Kajari yang dimutasi, perhatian khusus tertuju pada empat nama yang sebelumnya menjadi sorotan publik lantaran diduga terlibat dalam pelanggaran etik dan sempat menjalani pemeriksaan internal di lingkungan Kejaksaan Agung. Keempat Kajari yang dicopot dari jabatannya ini adalah Kajari Magetan, Kajari Padang Lawas, Kajari Sampang, dan Kajari Deli Serdang.
Empat Kajari Tersandung Masalah: Penyelidikan Mendalam Berujung Rotasi
Keempat pejabat Kejaksaan Negeri yang dicopot ini diduga kuat telah melakukan pelanggaran yang berujung pada pemeriksaan etik. Meskipun detail spesifik mengenai pelanggaran yang mereka lakukan tidak diungkapkan secara gamblang dalam surat keputusan mutasi, namun posisi mereka yang digantikan secara mendadak mengindikasikan adanya masalah serius.
Kajari Magetan, Jawa Timur: Posisi yang sebelumnya dijabat oleh Dezi Septiapermana kini diambil alih oleh Sabrul Iman. Sabrul Iman sebelumnya menjabat sebagai Kajari Bangka Selatan. Dezi Septiapermana dilaporkan tengah menjalani pemeriksaan di Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung.
Kajari Sampang, Jawa Timur: Pucuk pimpinan Kejaksaan Negeri Sampang kini dipegang oleh Mochammad Iqbal. Iqbal sebelumnya adalah Kajari Tulang Bawang Barat. Ia menggantikan Fadhilah Helmi. Fadhilah Helmi dikabarkan masih dalam proses pemeriksaan internal Kejaksaan setelah sebelumnya dijemput oleh Bidang Intelijen dari kantornya.
Kajari Deli Serdang, Sumatera Utara: Jabatan strategis ini kini diemban oleh Sapta Putra. Sapta Putra memiliki rekam jejak yang mumpuni sebagai Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Riau. Ia menggantikan Revanda Sitepu, yang beberapa waktu lalu sempat dipanggil oleh Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung.
Kajari Padang Lawas, Sumatera Utara: Posisi terakhir yang menjadi sorotan adalah Kajari Padang Lawas. Hasbi Kurniawan kini ditunjuk untuk mengisi jabatan ini, menggantikan Soemarlin Halomoaon Ritonga. Soemarlin Halomoaon Ritonga diduga diperiksa terkait kasus dugaan kutipan dana desa.
Pihak Kejaksaan Agung, melalui Kapuspenkum Kejaksaan Agung Anang Supriatna, membenarkan adanya mutasi jabatan ini. “Benar ada (mutasi jabatan),” ujar Anang kepada awak media pada Rabu (11/2/2026), menegaskan validitas informasi tersebut.
Daftar Lengkap 31 Kajari yang Mengalami Mutasi
Selain keempat nama yang menjadi sorotan, Kejaksaan Agung juga merotasi 27 Kepala Kejaksaan Negeri lainnya. Mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk penyegaran dan penempatan pejabat pada posisi yang lebih sesuai dengan kebutuhan institusi. Berikut adalah daftar lengkap 31 Kepala Kejaksaan Negeri yang mengalami pergantian berdasarkan surat keputusan Jaksa Agung:
- M Aria Rosyid sebagai Kajari Klaten
- Irwan Ganda Saputra sebagai Kajari Sigi
- Yustina Engelin Kalangit sebagai Kajari Kuningan
- Idham Kholid sebagai Kajari Muko-Muko
- Wahyudi Eko Husodo sebagai Kajari Kabupaten Tangerang
- Jemmy Novian Tirayudi sebagai Kajari Kabupaten Tasikmalaya
- Wisno Martupo Nur Muhamad sebagai Kajari Aceh Besar
- Haedah sebagai Kajari Samarinda
- Reopan Saragih sebagai Kajari Berau Tutuko
- Wahyu Minulyo sebagai Kajari Kutai Timur
- Firdaus sebagai Kajari Rokan Hilir
- Tri Anggoro Mukti sebagai Kajari Surabaya
- Mirza Erwinsyah sebagai Kajari Gianyar
- Arifin sebagai Kajari Kolaka Utara
- R Hari Wibowo sebagai Kajari Pati
- Arief Syafriyanto sebagai Kajari Ogan Ilir
- Komaidi sebagai Kajari Kota Madiun
- Erik Meza Nusantara sebagai Kajari Salatiga
- Muhammad Irwan sebagai Kajari Batanghari
- Teguh Dwicahyono sebagai Kajari Sukamara
- Sapta Putra sebagai Kajari Deli Serdang
- Dennie Sagita sebagai Kajari Ogan Komering Ulu Timur
- Rolando Ritonga sebagai Kajari Tulang Bawang
- Sabrul Iman sebagai Kajari Magetan
- Asep Kurniawan Cakraputra sebagai Kajari Bangka Selatan
- Mochamad Iqbal sebagai Kajari Sampang
- Didik Sudarmadi sebagai Kajari Tulang Bawang Barat
- Hasbi Kurniawan sebagai Kajari Padang Lawas
- Wahyu Hidayatullah sebagai Kajari Lampung Barat
- Ayu Agung sebagai Kajari Garut
- Yenita Sari sebagai Kajari Jember
Perombakan besar-besaran ini diharapkan dapat memperkuat kinerja Kejaksaan di tingkat daerah, memastikan penegakan hukum berjalan dengan profesionalisme, dan menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. Langkah ini juga menunjukkan komitmen Kejaksaan Agung untuk menindak tegas setiap bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik Korps Adhyaksa.




