4 Kemenangan Bhayangkara FC Didampingi Kartu Merah, Arema dan Persija Jadi Korban

Arema FC Menjadi Tim yang Menakutkan di Putaran Kedua Super League 2025/2026

Bhayangkara FC telah menjadi tim yang sangat menakutkan dalam putaran kedua Super League 2025/2026. Dalam sembilan pertandingan, mereka berhasil meraih tujuh kemenangan, satu hasil imbang, dan hanya sekali kalah. Hasil ini membuat Bhayangkara FC melonjak ke papan atas klasemen dengan menempati peringkat kelima.

Dengan total 44 poin dari 13 kemenangan, 5 hasil imbang, dan 8 kekalahan, Bhayangkara FC terlihat stabil dalam performa mereka. Namun, ada satu hal yang patut diperhatikan. Dari lima kemenangan terakhir, empat di antaranya didapatkan dengan bantuan faktor keberuntungan. Terutama, adanya kartu merah yang diterima lawan-lawan mereka.

Contoh terbaru adalah pertandingan melawan Persija Jakarta. Dalam laga tersebut, Bhayangkara FC mendapatkan keuntungan setelah Jordi Amat menerima kartu merah pada menit ke-48. Kartu kuning kedua yang diberikan kepada pemain Persija itu terjadi setelah ia memberikan respons berlebihan terhadap pemain Bhayangkara FC yang mencoba merebut bola.

Sebelumnya, Persija Jakarta masih bermain imbang dengan skor 1-1. Gol cepat Persija dicetak oleh Rayhan Hannan pada menit ke-1, namun Bhayangkara FC mampu membalasnya melalui gol Moussa Sidibe pada menit ke-28. Setelah itu, Bhayangkara FC bisa memperlebar keunggulan dengan dua gol tambahan dari Dendy Sulistyawan pada menit ke-86 dan Moussa Sidibe lagi pada menit ke-90+3. Sementara itu, Persija Jakarta hanya mampu menambah satu gol melalui Fabio Colonego pada menit ke-63.

Pertandingan sebelumnya juga menunjukkan pola serupa. Saat menghadapi Arema FC, Bhayangkara FC tertinggal lebih dulu melalui gol Joel Vinicius pada menit ke-45+1. Namun, mereka mampu melakukan comeback setelah Arema FC kehilangan dua pemain. Pablo Oliveira dan Dalberto diusir wasit dengan kartu merah pada menit ke-45+8 dan menit ke-71. Di akhir laga, Matheus Blade juga menerima kartu merah.

Bhayangkara FC akhirnya menang dengan skor 2-1 berkat gol Privat Mbarga dan penalti Moussa Sidibe. Hal serupa juga terjadi saat menghadapi Semen Padang dan Persik Kediri.

Dalam pertandingan melawan Semen Padang (Pekan 23), Bhayangkara FC meraih kemenangan 4-0 setelah Boubakary Diarra menerima kartu merah pada menit ke-35. Sedangkan saat melawan Persik Kediri (Pekan 22), Kiko menerima kartu merah pada menit ke-90+7. Meskipun demikian, kartu merah ini tidak begitu berpengaruh karena Bhayangkara FC sudah dalam posisi unggul 4-3.

Faktor Keberuntungan dalam Lima Kemenangan Terakhir

Berikut adalah daftar lima kemenangan terakhir Bhayangkara FC yang diiringi dengan adanya kartu merah terhadap lawan:

  • Melawan Persija Jakarta
  • Kartu merah: Jordi Amat pada menit ke-48
  • Skor akhir: Bhayangkara FC 3-1 Persija Jakarta

  • Melawan Arema FC

  • Kartu merah: Pablo Oliveira (menit ke-45+8), Dalberto (menit ke-71), dan Matheus Blade (akhir laga)
  • Skor akhir: Bhayangkara FC 2-1 Arema FC

  • Melawan Semen Padang

  • Kartu merah: Boubakary Diarra pada menit ke-35
  • Skor akhir: Bhayangkara FC 4-0 Semen Padang

  • Melawan Persik Kediri

  • Kartu merah: Kiko pada menit ke-90+7
  • Skor akhir: Bhayangkara FC 4-3 Persik Kediri

  • Pertandingan lainnya

  • Tidak semua pertandingan memiliki kartu merah, tetapi beberapa di antaranya memperkuat tren kemenangan Bhayangkara FC dengan keuntungan dari keputusan wasit.


Pos terkait