4 Perbedaan Sepatu Penny Loafers Mahal dan Murah, Cari Tahu!

Perbedaan Penny Loafers Mahal dan Murah

Penny loafers menjadi salah satu jenis sepatu cowok yang sangat populer. Karena fleksibilitasnya dalam berpenampilan kasual hingga semi formal, sepatu ini cocok dipadukan dengan berbagai jenis celana, mulai dari jeans hingga celana bahan yang rapi. Di pasaran, penny loafers tersedia dengan berbagai rentang harga, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Bagi kamu yang ingin tahu mengapa ada perbedaan harga antara penny loafers mahal dan murah, berikut penjelasannya.

1. Bahan Sepatu Penny Loafers Mahal Menggunakan Kulit Asli Berkualitas, Sedangkan yang Murah Hanya Kulit Sintetis atau Kulit Asli Kualitas Rendah

Salah satu pembeda utama antara penny loafers mahal dan murah adalah bahan yang digunakan, terutama bagian upper. Upper pada penny loafers mahal biasanya terbuat dari kulit asli berkualitas tinggi. Semakin mahal, semakin baik kualitas kulitnya. Beberapa merek premium bahkan menggunakan bahan kulit hewan eksotis, sehingga harganya lebih tinggi.

Sementara itu, penny loafers murah umumnya menggunakan bahan upper berupa kulit sintetis. Meski beberapa merek sudah menggunakan kulit asli, kualitasnya tidak sebagus penny loafers mahal. Kulit yang digunakan sering kali dikoreksi hingga tipis agar permukaannya lebih rata dan diberi lapisan untuk terlihat sempurna. Pada penny loafers mahal, tekstur dan pori-pori kulit asli tetap terlihat, namun hanya kulit berkualitas tinggi yang dipilih tanpa cacat.

2. Lining Penny Loafers Mahal Terbuat dari Kulit Asli, Sedangkan yang Murah Tidak

Selain upper, lining juga memengaruhi kualitas penny loafers. Lining adalah lapisan dalam sepatu yang bersentuhan langsung dengan kaki, sehingga sangat berpengaruh pada kenyamanan saat dipakai. Pada penny loafers mahal, lining biasanya terbuat dari kulit asli seperti lambskin yang lembut dan nyaman. Selain memberikan kenyamanan, lining berbahan kulit asli juga lebih awet dan mampu menyirkulasikan udara lebih baik, sehingga mencegah kaki bau.

Sedangkan pada penny loafers murah, lining umumnya menggunakan bahan non kulit asli seperti kulit sintetis atau fabric. Penggunaan kulit sintetis membuat sepatu kurang nyaman karena cenderung kaku dan kurang breathable. Selain itu, kulit sintetis bisa mengelupas seiring waktu. Sementara fabric, meskipun lebih nyaman dibanding kulit sintetis, kurang mampu mempertahankan bentuk sepatu dan lebih mudah rusak akibat gesekan kaki.

3. Bentuk Penny Loafers Mahal Terlihat Elegan, Sedangkan Penny Loafers Murah Kurang Elegan

Meskipun didesain sebagai sepatu kasual hingga semi formal, penny loafers mahal memiliki bentuk yang terlihat elegan. Hal ini karena desainnya dibuat berdasarkan last atau cetakan sepatu yang disesuaikan secara khusus. Proporsi setiap area sepatu, jahitan, hingga bentuk penny strap diperhatikan agar hasilnya terlihat menarik dan elegan.

Sebaliknya, penny loafers murah sering kali memiliki bentuk yang kurang elegan. Hal ini disebabkan oleh penggunaan last yang sama dengan sepatu non loafers untuk menghemat biaya produksi. Selain itu, desain jahitan dan penny strap pada penny loafers murah tidak se detail seperti pada penny loafers mahal.

4. Bahan Sol dan Konstruksi Penny Loafers Mahal Kokoh dan Tahan Lama, Sedangkan Penny Loafers Murah Lebih Sederhana

Penny loafers mahal umumnya menggunakan sol berbahan kulit, sehingga terlihat elegan dan suaranya khas saat melangkah. Sol kulit juga dapat menyesuaikan bentuk kaki seiring pemakaian. Beberapa produsen menggunakan sol kulit dilapisi bahan karet kuat untuk meningkatkan daya cengkeram dan keawetan. Selain itu, konstruksi sol pada penny loafers mahal lebih rumit dan kokoh, seperti teknik jahitan blake stitch atau goodyear welt. Teknik ini membuat sol menempel sangat kuat dan mudah diganti tanpa merusak bentuk upper.

Sementara itu, penny loafers murah biasanya menggunakan sol berbahan karet. Meskipun memberikan kenyamanan instan, sol karet tidak seawet sol kulit dan lebih sulit diperbaiki ketika rusak. Konstruksi sol pada penny loafers murah umumnya menggunakan teknik cementing, yaitu pengeleman sol ke upper. Teknik ini tidak sekuat jahitan dan akan aus seiring waktu.

Setelah mengetahui perbedaan penny loafers mahal dan murah, kini kamu bisa menyesuaikan kebutuhan dan bujet yang dimiliki. Mau membeli yang mahal atau murah, kamu sudah paham konsekuensi atas apa yang kamu bayarkan. Sehingga, kamu bisa menentukan penny loafers mana yang terbaik untuk dirimu.

Pos terkait