Perbedaan Definisi Kelas Menengah
Kelas menengah sering disebut sebagai kelompok yang mendominasi populasi dunia. Namun, angka pastinya masih menjadi perdebatan. Hal ini terjadi karena kriteria kelas menengah bisa berbeda-beda di setiap negara atau wilayah regional. Pendekatan keilmuwan juga memengaruhi definisi kelas menengah. Dennis Gilbert dalam tulisan berjudul “The Middle Class: Political, Economic, dan Social Perspectives” menyampaikan bahwa kelas menengah tidak tunggal, melainkan bisa dibagi menjadi beberapa divisi lagi.
Pendekatan Berbeda dalam Mengklasifikasikan Kelas Menengah
Ekonom cenderung mengklasifikasikan kelas menengah berdasarkan rentang gaji mereka, kemudian membandingkannya dengan pengeluaran. Mereka percaya bahwa kelas menengah memiliki surplus pendapatan yang cukup untuk mempertahankan tingkat konsumsi sehari-hari. Di sisi lain, sosiolog lebih cenderung mengotakkan kelas menengah berdasarkan profesi mereka, seperti kelas pekerja yang tidak melakukan pekerjaan manual (istilahnya pekerja kerah putih). Sejarawan punya definisi berbeda, yaitu kelas menengah sebagai istilah atau kepercayaan yang ditanamkan sekelompok orang atas diri mereka sendiri. Basisnya bisa berupa selera, tingkat pendidikan, dan lain-lain.
Film-Film yang Menggambarkan Kehidupan Kelas Menengah
Beberapa film berikut bisa menjadi gambaran tentang bagaimana kelas menengah hidup, baik itu kelas menengah atas maupun kelas menengah bawah.
Free Time (2023)
Free Time adalah cerita Drew, pekerja korporat (bisa masuk kriteria kerah putih) yang merasa berhak dapat lebih di kantornya. Saat mencoba melakukan negosiasi dengan atasannya, Drew yang kecewa justru secara impulsif memutuskan untuk mengundurkan diri hari itu juga. Ia begitu optimistik untuk mencoba banyak hal baru dan menekuni hobinya, sampai ia mulai meragukan pilihan hidupnya itu. Tabungannya mulai menipis dan ia mengalami tanda-tanda krisis eksistensial. Film ini berhasil memotret kompleksnya sistem kapitalisme, terutama untuk kaum kelas menengah. Ia membuat banyak orang terkurung dalam pekerjaan yang tak memuaskan, tetapi tanpa pekerjaan, gak sedikit yang tak bisa hidup dan tak punya arah.
Genre: satir, drama
Pemain: Collin Burgess, Rajat Suresh
Sutradara: Ryan Martin BrownHome Sweet Loan (2024)

Home Sweet Loan berlatarkan Indonesia dan memotret kehidupan pekerja korporat bernama Kaluna yang tinggal di rumah bersama orangtuanya. Ini dilakukannya demi bisa menabung untuk beli rumah baru. Namun, sebuah kepelikan menyeruak ketika kakak laki-lakinya yang sudah menikah kembali ke rumah orangtua Kaluna dan butuh bantuan finansial. Ditekan untuk membantu karena dianggap paling mapan dan belum punya beban, Kaluna terancam mengubur mimpi personalnya. Masalah ini amat erat dengan banyak kasus di Indonesia. Tak sedikit, pekerja kelas menengah tanggung yang harus jadi sandwich generation di tengah tekanan ekonomi yang tidak berpihak pada mereka.
Genre: melodrama
Pemain: Yunita Siregar, Derby Romero
Sutradara: Sabrina Rochelle KalangieTokyo Sonata (2008)

Tokyo Sonata masih mengekor kehidupan pekerja korporat. Kali ini seorang bapak dua anak bernama Ryuhei Sasaki yang dapat “surat cinta” dari kantornya setelah mengabdi puluhan tahun. Sasaki-san pun terpaksa mencari kerja lagi di tengah kondisi ekonomi Jepang yang buruk saat itu. Selama beberapa bulan, ia menyembunyikan fakta ini dari keluarganya dan bertemu banyak mantan karyawan seusianya. Sasaki adalah bukti betapa rentannya kelas menengah. Kalau menurut para ekonom seperti yang disenggol Gilbert dalam ulasannya, kelas menengah adalah kelompok paling menderita saat krisis ekonomi, terutama bila inflasi harga menjulang tinggi. Ini karena mereka punya status sosial dan tingkat konsumsi tertentu yang susah untuk diturunkan.
Genre: drama
Pemain: Teruyuki Kagawa, Kai Inowaki
Sutradara: Kiyoshi KurosawaIlo Ilo (2013)

Ilo Ilo adalah cerita keluarga kelas menengah Singapura yang kondisi finansialnya terguncang hebat saat krisis ekonomi Asia 1997. Teck, sang ayah kehilangan pekerjaan nyamannya dan uang yang ia investasikan ke saham-saham potensial ikut lenyap. Seperti Sasaki di film sebelumnya, ia mencoba merahasiakan ini dari sang istri. Namun, rahasianya tak bertahan lama. Apalagi, keluarga ini memperkerjakan Terry, seorang ART asal Filipina yang gajinya harus dibayar.
Genre: drama
Pemain: Koh Jia Ler, Angeli Bayani
Sutradara: Anthony ChenA Poet (2024)

Oscar adalah pria kelas menengah yang sempat jadi dosen, tetapi memutuskan mengundurkan diri demi meraih mimpinya jadi penyair. Namun, upayanya ternyata tak sesuai ekspektasi. Dua buku kumpulan puisinya tak laku dan selama beberapa tahun, ia hidup dari sokongan uang pensiun ibunya yang sudah lansia. Saat tahu putrinya yang selama ini ia telantarkan butuh uang kuliah, Oscar pun tergerak untuk kembali ke pasar kerja dan jadi guru di sebuah SMA. Di sekolah, ia berkenalan dengan seorang murid bernama Yurlady yang menurutnya berbakat menulis. Ia berniat membantu Yurlady meraih potensi maksimalnya. Sayang, Oscar lupa kalau Yurlady tidak sepertinya. Sang bocah datang dari kelas bawah yang membuat prioritas dan perspektif mereka kerap tak bertemu.
Genre: drama, satir
Pemain: Ubeimar Rios, Rebeca Andrade
Sutradara: Simon Mesa SotoBrainstorm (2000)

Brainstorm adalah cerminan warga kelas menengah Brasil yang biasa tinggal di lingkup aman mereka sendiri. Film memakai POV Neto, remaja yang selama ini berada di bawah perlindungan orangtuanya yang cukup berada. Namun, saat orangtuanya menemukan dirinya jadi pecandu ganja, ia dikirim ke panti rehabilitasi. Harapannya Neto bisa tobat dan memperbaiki diri. Namun, di situ, Neto dan ayahnya justru dapat tamparan keras soal kenyataan pahit yang selama ini tak pernah mereka sadari eksis. Kenaifan kelas menengah jadi isu menarik yang diangkat film ini.
Genre: drama
Pemain: Rodrigo Santoro, Othon Bastos
Sutradara: Lais Bodanzky
Setiap orang, terlepas dari kelas sosial dan ekonominya memang bakal dapat ujian masing-masing. Kebetulan kelas menengah jadi kelompok populasi yang ternyata cukup sering diangkat dalam film, tetapi jarang dapat perhatian dari pemegang otoritas. Alhasil, mereka jadi kelompok paling mandiri, krusial dalam aktivitas ekonomi, tetapi diam-diam menyimpan kerentanan yang bisa meledak kapan saja. Bagaimana menurutmu?











