Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kinerja Presiden Prabowo Subianto: Analisis Survei Terbaru
Masyarakat Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan yang signifikan terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Berbagai lembaga survei independen telah merilis temuan mereka, memberikan gambaran komprehensif mengenai persepsi publik terhadap kepemimpinan nasional.
Temuan Survei Indikator Politik Indonesia
Sebuah survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia pada Januari 2026 mengungkapkan bahwa mayoritas masyarakat di berbagai wilayah tanah air menyatakan kepuasan terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Secara keseluruhan, 79,9 persen responden nasional menyatakan puas. Angka ini terbagi menjadi 13 persen yang mengaku sangat puas dan 66,9 persen yang menyatakan cukup puas.
Di sisi lain, survei ini mencatat adanya ketidakpuasan dari sebagian kecil responden, dengan 17,1 persen mengaku kurang puas dan 2,2 persen menyatakan tidak puas sama sekali. Sebanyak 0,8 persen responden memilih untuk tidak memberikan jawaban.
Rincian Kepuasan Berdasarkan Wilayah (Indikator Politik Indonesia):
- Sumatra:
- Puas: 81,1 persen
- Tidak puas: 18,9 persen
- Tidak tahu/tidak jawab: 0,0 persen
- Banten:
- Puas: 73 persen
- Tidak puas: 24,4 persen
- Tidak tahu/tidak jawab: 2,1 persen
- Jakarta:
- Puas: 53 persen
- Tidak puas: 47 persen
- Tidak tahu/tidak jawab: 0,0 persen
Temuan di Jakarta menunjukkan angka ketidakpuasan tertinggi jika dibandingkan dengan wilayah lain. Hampir separuh responden di ibu kota, tepatnya 47 persen, menyatakan tidak puas terhadap kinerja Presiden Prabowo.
- Jawa Barat:
- Puas: 79,1 persen
- Tidak puas: 19,9 persen
- Tidak tahu/tidak jawab: 1,0 persen
- Jawa Tengah dan DIY:
- Puas: 83,8 persen
- Tidak puas: 14,7 persen
- Tidak tahu/tidak jawab: 1,5 persen
Wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat tingkat kepuasan yang sangat tinggi, mencapai 83,8 persen.
- Jawa Timur:
- Puas: 81,6 persen
- Tidak puas: 17,7 persen
- Tidak tahu/tidak jawab: 0,7 persen
- Bali dan Nusa Tenggara:
- Puas: 89,2 persen
- Tidak puas: 10,8 persen
- Tidak tahu/tidak jawab: 0,0 persen
Wilayah Bali dan Nusa Tenggara menunjukkan tingkat kepuasan tertinggi dalam survei ini.
- Kalimantan:
- Puas: 79,8 persen
- Tidak puas: 19,0 persen
- Tidak tahu/tidak jawab: 1,3 persen
- Sulawesi:
- Puas: 81,1 persen
- Tidak puas: 17,0 persen
- Tidak tahu/tidak jawab: 1,9 persen
- Maluku dan Papua:
- Puas: 74,3 persen
- Tidak puas: 24,9 persen
- Tidak tahu/tidak jawab: 0,8 persen
Maluku dan Papua mencatat angka ketidakpuasan yang relatif tinggi, yaitu 24,9 persen.
Survei Poltracking Indonesia: Tingkat Kepercayaan dan Kepuasan
Menyajikan pandangan yang serupa, survei Poltracking Indonesia yang dirilis pada Oktober 2025 juga menunjukkan tingginya kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran. Dalam satu tahun masa kepemimpinan, 81,5 persen masyarakat menyatakan percaya terhadap jalannya pemerintahan.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda, menggarisbawahi bahwa angka ini mencerminkan tingkat kepercayaan publik yang sangat kuat. Angka 81,5 persen tersebut terdiri dari 10,0 persen responden yang sangat percaya dan 71,5 persen yang mengaku cukup percaya. Tingkat ketidakpercayaan tercatat sebesar 15,6 persen.
Selain kepercayaan terhadap pemerintahan, survei Poltracking juga mengukur kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo secara personal. Angkanya mencapai 78,3 persen, yang menurut Hanta Yuda merupakan indikator positif karena angka di atas 70 persen secara psikologis dianggap kuat. Responden yang menyatakan kurang puas dan sangat tidak puas berjumlah 19,2 persen.
Faktor-faktor Pendukung Kepuasan Publik (Menurut Poltracking Indonesia)
Poltracking Indonesia mengidentifikasi lima faktor utama yang berkontribusi terhadap tingginya kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo:
- Kepemimpinan yang Tegas, Berani, dan Bertanggung Jawab: Faktor ini menjadi alasan tertinggi, disebut oleh 22,9 persen responden.
- Manfaat Program Bantuan Sosial (Bansos): Program bansos dinilai bermanfaat oleh 13,4 persen responden.
- Kedekatan dengan Rakyat Kecil: Hubungan Presiden Prabowo dengan kelompok masyarakat menengah ke bawah menjadi apresiasi bagi 11,4 persen responden.
- Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi: Upaya dalam bidang ini diapresiasi oleh 9,2 persen responden.
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Program ini mendapat dukungan dari 8,5 persen responden.
Metodologi Survei
Kedua survei tersebut menggunakan metodologi yang ketat untuk memastikan akurasi dan representativitas hasil.
Metodologi Indikator Politik Indonesia:
Sampel survei mencakup seluruh warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih, berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah saat survei dilaksanakan. Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan total 1.220 responden yang tersebar proporsional di seluruh provinsi di Indonesia. Margin of error survei ini adalah ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Wawancara dilakukan secara tatap muka oleh pewawancara terlatih, dengan kontrol kualitas melalui spot check oleh supervisor terhadap 20 persen sampel.
Metodologi Poltracking Indonesia:
Survei Poltracking Indonesia dilakukan terhadap 1.220 responden di seluruh Indonesia melalui wawancara tatap muka langsung pada periode 3–10 Oktober 2025. Survei ini memiliki margin of error ±2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.





