
Aktor Adly Fairuz mengungkapkan bahwa dirinya merasa banyak dirugikan setelah digugat terkait dugaan penipuan dalam pengurusan calon anggota Akademi Kepolisian (Akpol). Kerugian yang paling terasa adalah tidak optimalnya beberapa pekerjaan yang saat ini sedang ia jalani.
“Kalau kerugian sih banyak. Banyak sekali lah kerugian termasuk pekerjaan juga belum bisa dijalankan dengan optimal gitu kan,” ujar Adly Fairuz di kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Adly Fairuz
Dari kejadian ini, Adly Fairuz menarik kesimpulan untuk tidak lagi terlalu percaya pada seseorang. Ia berjanji akan lebih selektif dalam memilih orang-orang yang benar-benar menjadi teman terdekatnya di masa depan.
“Ya bersyukur banyak hikmahnya juga. Ini kan seleksi alam, mana yang kawan mana yang lawan. Jadi selalu Bang Aga, Mas Andi bilang jangan terlalu baik lagi sama orang. Kalau gua kan selalu semuanya gua sama ratain semua baik gitu kan,” kata Adly.
“Jadi mulai pilih-pilih gua, banyak evaluasi juga, yang paling menguatkan udah pasti keluarga dan teman-teman terdekat yang ada di saat kita lagi di proses ujian gitu aja,” tambahnya.

Oleh karena itu, Adly berharap masalah ini segera selesai agar ia dapat melanjutkan hidupnya secara normal. Ia juga meminta publik untuk tidak mudah percaya pada pernyataan sejumlah pihak tentang dirinya, sampai ada putusan dari pengadilan.
“Saya juga bisa ketemu sama anak saya juga gitu kan kalau untuk sekarang ini kan (belum bisa). Jadi sekali lagi mohon doanya dan terakhir buat teman-teman jangan terlalu spekulatif karena framing-framing di media itu kan belum tentu benar adanya,” ujar Adly.
“Jadi kita tunggu proses hukum yang berjalan, saya sangat kooperatif kembali lagi saya akan mengikuti apa proses hukum yang ada itu aja,” tutupnya.

Kasus Dugaan Penipuan yang Menjerat Adly Fairuz
Perkara ini bermula pada awal tahun 2023 saat Abdul Hadi, melalui perantara bernama Agung Wahyono, diperkenalkan kepada Adly yang diklaim bisa membantu meloloskan anaknya ke Akpol. Korban menyetorkan total uang sebesar Rp 3,65 miliar. Setelah gagal dua kali pada 2023 dan 2024, pihak Adly sempat menandatangani akta notaris pada tahun 2025 untuk mengembalikan dana tersebut. Namun, hanya dibayar Rp 500 juta dan sisanya masih menunggak, Abdul Hadi melaporkan gugatan perdata wanprestasi sebesar hampir Rp 5 miliar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Januari 2026.
Selain itu, kasus ini juga dilaporkan secara pidana ke Polres Metro Jakarta Timur atas dugaan penipuan dan penggelapan. Di sisi lain, Adly Fairuz juga baru saja resmi bercerai dengan istrinya, Angbeen Rishi, pada periode yang sama.
Pemahaman Terhadap Kasus yang Terjadi
Dari penjelasan yang diberikan oleh Adly Fairuz, terlihat bahwa ia merasa terpuruk akibat situasi ini. Meskipun begitu, ia tetap menjaga sikap tenang dan menyerahkan segala sesuatu kepada proses hukum yang berjalan.
- Adly Fairuz menyatakan bahwa dirinya tidak ingin terlalu terpengaruh oleh opini publik atau informasi yang belum tentu benar.
- Ia menekankan pentingnya mendapatkan kejelasan dari pengadilan sebelum membuat kesimpulan apapun.
- Dalam wawancaranya, Adly juga menyampaikan bahwa ia sedang berusaha untuk memperbaiki diri dan lebih hati-hati dalam memilih orang yang dianggap dekat.
Langkah yang Dilakukan Oleh Adly Fairuz
Adly Fairuz tampaknya sedang fokus pada pemulihan diri dan menjalani proses hukum dengan kooperatif. Ia juga meminta dukungan dari keluarga dan orang-orang terdekat.
- Ia menyatakan bahwa dirinya akan terus mengikuti proses hukum tanpa mencoba menghindar.
- Adly juga berharap agar kasus ini cepat selesai agar ia dapat kembali fokus pada pekerjaan dan kehidupannya.
- Ia meminta masyarakat untuk tidak terlalu spekulatif dan menunggu keputusan resmi dari pengadilan.
Kesimpulan
Kasus dugaan penipuan yang menimpa Adly Fairuz telah memberikan dampak besar dalam kehidupannya. Meskipun begitu, ia tetap berusaha untuk bangkit dan menjalani proses hukum dengan penuh tanggung jawab. Ia juga berharap agar masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya.





