Alun-alun Majalengka Rusak, Bupati Minta Rumput Sintetis Segera Diperbaiki

Kondisi Rumput Sintetis di Alun-alun Majalengka yang Memprihatinkan

Bupati Majalengka, Eman Suherman, menyampaikan kekhawatirannya terhadap kondisi rumput sintetis di kawasan Alun-alun Majalengka yang mengalami kerusakan parah. Banyak bagian dari rumput tersebut tampak mengelupas, gundul, dan hanya tersisa permukaan beton. Kerusakan ini terjadi di berbagai sudut alun-alun, sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap kebersihan dan kenyamanan pengunjung.

Meskipun belum diketahui secara pasti apakah kerusakan itu disebabkan oleh tindakan tidak bertanggung jawab atau akibat usia yang sudah cukup lama, diperkirakan bahwa rumput sintetis tersebut telah berusia sekitar 4 tahun. Hal ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah setempat, terutama setelah Eman melakukan inspeksi langsung saat kegiatan bersih-bersih pada Jumat, 29 Mei 2026.

Eman menegaskan bahwa fasilitas publik yang telah dibangun harus dipertahankan dengan baik agar tetap nyaman digunakan dalam jangka panjang. Ia juga memberikan instruksi kepada dinas terkait untuk segera melakukan perbaikan pada rumput sintetis tersebut. Tujuannya adalah menjaga kenyamanan masyarakat dan memastikan bahwa Alun-alun Majalengka tetap menjadi tempat yang layak dikunjungi.

Selain itu, Eman berharap masyarakat turut serta memiliki rasa tanggung jawab dalam menjaga fasilitas umum. Ia menekankan bahwa Alun-alun Majalengka adalah milik seluruh masyarakat, sehingga perlu dirawat bersama agar tidak cepat rusak karena kurangnya kepedulian.

Peran Masyarakat dalam Merawat Fasilitas Umum

Pemerintah daerah juga meminta dinas terkait untuk meningkatkan pengawasan dan memberikan edukasi kepada pengunjung tentang pentingnya menjaga kebersihan dan fasilitas umum. Dengan kesadaran masyarakat yang lebih tinggi, diharapkan kerusakan dapat diminimalkan dan fasilitas bisa bertahan lebih lama.

Alun-alun Majalengka sendiri merupakan salah satu ikon ruang publik yang sangat diminati oleh masyarakat. Kawasan ini dibangun melalui program Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2021 dan terletak tepat di depan Masjid Al-Imam serta Pendopo Bupati Majalengka. Setiap sore hingga malam hari, kawasan ini selalu ramai dikunjungi oleh warga setempat maupun pengunjung dari luar daerah.

Alun-alun tidak hanya menjadi tempat bersantai, tetapi juga pusat aktivitas olahraga, hiburan, dan berkumpulnya masyarakat. Berbagai kegiatan seperti senam pagi, pertunjukan budaya, dan acara komunitas sering diadakan di sini.

Tanggapan Warga Terhadap Kondisi Alun-alun

Rina (32), seorang warga Majalengka, menyampaikan kecintaannya terhadap Alun-alun Majalengka. Menurutnya, tempat ini menjadi favorit keluarga untuk berlibur. “Saya sering membawa anak-anak ke sini di sore hari karena tempatnya nyaman dan gratis. Mudah-mudahan rumputnya cepat diperbaiki agar tetap bagus dan nyaman,” ujarnya.

Dedi (41), warga Kecamatan Cigasong, juga berharap pengunjung lebih sadar akan pentingnya menjaga fasilitas umum. “Jika semua orang menjaga fasilitas bersama, maka akan awet dan tidak mudah rusak. Jangan sampai dirusak atau dipakai sembarangan,” katanya.

Kesimpulan

Kondisi rumput sintetis di Alun-alun Majalengka yang rusak menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan masyarakat. Meskipun belum ada kepastian penyebab kerusakan, upaya perbaikan dan peningkatan kesadaran masyarakat menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan fasilitas publik. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Alun-alun Majalengka dapat tetap menjadi tempat yang nyaman dan bermanfaat bagi semua kalangan.


Pos terkait