Rekaman kericuhan Sumber Cirebon memicu protes massa saat evakuasi

Kericuhan di Sumber, Kabupaten Cirebon Akibat Evakuasi Pria Diduga Terlibat Kasus Pencabulan

Video yang memperlihatkan kericuhan di wilayah Sumber, Kabupaten Cirebon, ramai beredar di media sosial setelah menampilkan situasi tegang ketika aparat kepolisian melakukan evakuasi terhadap seorang pria yang diduga terkait kasus pencabulan. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (29/5/2026) malam di sebuah kios vermak levis yang berada di Jalan Raya Sumber-Cirebon, Kelurahan Kemantren, Kecamatan Sumber.

Sejumlah warga memadati area sekitar lokasi hingga memenuhi ruas jalan. Dalam video yang beredar, masyarakat terlihat berdesakan di depan ruko sambil melontarkan berbagai teriakan ke arah petugas kepolisian yang melakukan penjagaan ketat di lokasi kejadian.

Rekaman pertama menunjukkan kondisi ramai di kawasan pertokoan. Papan nama bertuliskan “Toko Rian” tampak jelas terlihat di sekitar lokasi tempat kerumunan berkumpul. Sejumlah anggota kepolisian yang mengenakan helm putih dan membawa tameng berdiri rapat membentuk barisan pengamanan di depan ruko. Formasi tersebut dibuat untuk membatasi pergerakan massa yang terus berdatangan.

Pengambil gambar kemudian mengarahkan kamera ke arah badan jalan yang dipenuhi warga. Banyak orang tampak mengangkat telepon genggam untuk merekam jalannya peristiwa yang berlangsung di lokasi. Di tengah keramaian, terdengar teriakan histeris seorang perempuan yang kemudian disambut sorakan dari warga lainnya sehingga suasana semakin gaduh.

Pada rekaman lain, situasi terlihat semakin tegang. Massa yang berada di barisan depan tampak berteriak ke arah aparat kepolisian yang mengenakan pakaian hitam lengkap dengan helm taktis dan tameng transparan. “Serang! Serang!” terdengar dari arah kerumunan warga saat situasi mulai ricuh. Ketegangan itu sempat memicu aksi saling dorong antara warga dan petugas keamanan yang berjaga di lokasi.

Polisi terlihat berupaya menahan tekanan massa menggunakan tameng, sementara sejumlah warga terus berteriak di tengah suasana yang kacau dan penuh provokasi. Meski kondisi sempat memanas, beberapa warga terlihat berusaha meredam ketegangan dan menenangkan orang-orang di sekitar lokasi. Namun demikian, kerumunan tetap bertahan di depan kios hingga proses evakuasi selesai dilaksanakan.

Kasat Reskrim Polresta Cirebon, I Putu Ika Prabawa, membenarkan adanya upaya evakuasi terhadap pria yang diduga terlibat dalam kasus pencabulan tersebut. “Orang yang diduga (pencabulan), sedang dievakuasi tim gabungan bro,” ujar Putu saat dikonfirmasi media, Jumat (30/5/2026) malam.

Kendati demikian, kepolisian belum memaparkan secara rinci terkait dugaan tindak pidana yang melatarbelakangi peristiwa tersebut karena proses penyelidikan masih berlangsung. “Untuk dugaan perbuatan pidana, kita dalami terlebih dahulu,” ucapnya.

Hingga malam hari, personel kepolisian masih disiagakan di sekitar lokasi kejadian untuk mengantisipasi munculnya kerumunan lanjutan sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap terkendali.

Fakta-Fakta Terkait Peristiwa

  • Video yang beredar menunjukkan kerumunan warga yang memadati lokasi kejadian
  • Masyarakat terlihat berdesakan di depan ruko sambil melontarkan teriakan ke arah petugas kepolisian
  • Rekaman pertama menunjukkan kondisi ramai di kawasan pertokoan
  • Papan nama bertuliskan “Toko Rian” tampak jelas terlihat di sekitar lokasi tempat kerumunan berkumpul

  • Aksi saling dorong antara warga dan aparat kepolisian

  • Petugas kepolisian mengenakan helm putih dan tameng berdiri rapat membentuk barisan pengamanan
  • Massa yang berada di barisan depan berteriak ke arah aparat kepolisian
  • Suasana menjadi semakin gaduh dengan teriakan histeris seorang perempuan

  • Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan

  • Kasat Reskrim Polresta Cirebon, I Putu Ika Prabawa, membenarkan adanya upaya evakuasi
  • Polisi menyatakan bahwa dugaan tindak pidana masih dalam penyelidikan
  • Personel kepolisian masih disiagakan di sekitar lokasi kejadian untuk menjaga situasi tetap terkendali


Pos terkait