Keributan Diduga Akibat Perselingkuhan Hebohkan Warga Pinrang
Keributan yang diduga dipicu oleh masalah asmara menghebohkan warga Kelurahan Maccorawalie, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Jumat (29/5/2026). Insiden ini terjadi setelah seorang wanita bersama anaknya mendatangi rumah istri sah dari pria yang diduga memiliki hubungan dengannya. Peristiwa ini berujung pada cekcok dan dugaan aksi saling pukul antara kedua belah pihak.
Awal Kejadian
Insiden bermula ketika seorang wanita, yang diketahui sebagai pelaku perselingkuhan, datang ke rumah istri sah dari pria yang diduga memiliki hubungan dengannya. Wanita tersebut, yang berstatus single parent, membawa anaknya setelah mendapat informasi mengenai keberadaan kekasih gelapnya.
Setibanya di lokasi, pintu rumah dalam keadaan terbuka. Anak sang pelakor kemudian masuk ke dalam rumah dan menemukan pacar ibunya. Terjadi adu mulut yang berujung keributan dan dugaan aksi saling pukul antara kedua belah pihak.
Warga sekitar yang melihat keributan itu segera menghubungi aparat kepolisian. Bhabinkamtibmas (BKTM) Maccorawalie, Aipda Muhammad Jabir, membenarkan adanya laporan insiden keributan massal tersebut.
Penanganan Polisi
Polisi kemudian bergerak cepat menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara. Kedua belah pihak yang terlibat pertikaian kemudian digiring menuju Mapolres Pinrang. Evakuasi dilakukan petugas guna mengantisipasi pergerakan massa.
Kasus dugaan perselingkuhan dan penganiayaan ini kini ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pinrang. Kedua belah pihak saling melapor ke polisi. Istri pertama melaporkan suaminya atas dugaan pernikahan siri. Sementara pihak wanita kedua juga melaporkan tindakan penganiayaan yang dialaminya.
Aparat kepolisian menegaskan bakal bersikap netral dalam menangani laporan kedua belah pihak. “Kami mengarahkan kedua belah pihak melapor jika ada tindakan pidana,” ujar Aipda Jabir.
Alasan Keributan
Berdasarkan informasi awal, aksi pemukulan diduga pertama kali dilakukan oleh anak istri pertama. Pemicu utama insiden ini disinyalir kuat akibat rasa cemburu istri sah. “Iya begitumi rasa cemburu, karena ini kasian istri pertama direbut suaminya oleh wanita kedua,” tambah Jabir melanjutkan.
Pihak kepolisian masih mendalami status hubungan pernikahan mereka. “Kami masih menelusuri informasi terkait keabsahan pernikahan siri mereka,” tuturnya.
Langkah Pencegahan
Pasca-kejadian, pihak kepolisian meminta warga menjaga situasi keamanan dan ketertiban. Polisi mengimbau masyarakat aktif melaporkan keberadaan pasangan mencurigakan di lingkungan sekitar. Pihak kelurahan dan aparat juga akan mengintensifkan razia di sejumlah rumah kos.
“Kami bersama tiga pilar akan segera menggelar sidak kos-kosan,” tegasnya.





