Isu Pelecehan Seksual Mohan Hazian: Sang Istri, Alya Putri, Hapus Foto di Instagram, Publik Beri Dukungan dan Peringatan
Nama kreator konten Mohan Hazian kembali menjadi sorotan publik menyusul merebaknya isu dugaan pelecehan seksual yang dialamatkan kepadanya. Meskipun Mohan telah memberikan klarifikasi dan permohonan maaf, perhatian publik belum surut. Sorotan kini meluas ke kehidupan pribadinya, khususnya pada sang istri, Alya Putri. Akun Instagram Alya menjadi sasaran komentar warganet, yang terbagi antara memberikan dukungan dan simpati, serta peringatan untuk lebih berhati-hati terhadap suaminya.
Perhatian publik semakin terpusat pada Alya Putri setelah terdeteksi adanya perubahan drastis pada akun Instagram pribadinya. Alya terlihat nyaris menghapus seluruh foto dan video yang menampilkan wajah Mohan Hazian. Perubahan ini mulai disadari publik setelah isu dugaan pelecehan seksual tersebut ramai diperbincangkan. Langkah Alya ini sontak menjadi topik hangat perbincangan di kalangan warganet.
Banyak yang menginterpretasikan tindakan Alya sebagai respons berani di tengah tekanan publik yang tengah dihadapi. Namun, tidak semua unggahan yang menampilkan Mohan sepenuhnya lenyap dari lini masa Instagram Alya. Masih terpantau ada satu foto lama yang bertanggal 4 Februari 2017. Dalam unggahan tersebut, Alya memperlihatkan momen kebersamaannya dengan Mohan saat merayakan ulang tahun.

Pada keterangan foto lawas itu, Alya menuliskan, “Selamat ulang tahun.” Unggahan yang kembali viral ini menuai beragam komentar dari warganet. Tak sedikit dari mereka meninggalkan jejak komentar sebelum foto tersebut berpotensi ikut lenyap.
Mohan Hazian Memilih Klarifikasi Tertulis, Bantah Tuduhan Pemerkosaan
Menanggapi tudingan yang berkembang, kreator konten Mohan Hazian mengambil langkah untuk membatalkan agenda konferensi pers yang sebelumnya telah direncanakan. Sebagai gantinya, Mohan memilih untuk menyampaikan klarifikasinya melalui sebuah pernyataan tertulis yang diunggah langsung di akun Instagram pribadinya.
Melalui unggahan tersebut, Mohan Hazian menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang timbul di media sosial. Ia menyadari bahwa polemik yang berkembang telah menarik perhatian luas dari masyarakat. Dalam pernyataannya, Mohan juga memaparkan beberapa poin penting terkait tudingan yang dialamatkan kepadanya:
Membantah Tuduhan Pemerkosaan: Mohan secara tegas membantah dirinya sebagai pelaku pemerkosaan. Ia menolak keras narasi yang menyebutkan dirinya telah melakukan tindakan tersebut, dan menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memperkosa siapa pun.
“Namun yang harus saya garis bawahi saya tidak seperti yang dituduhkan, saya bukan seorang pemerkosa dan saya tidak pernah memperkosa siapa pun,” ujar Mohan.Mengakui Kekhilafan di Masa Lalu: Meskipun membantah melakukan pelecehan seksual terhadap pelapor, Mohan tidak menutup diri terhadap kemungkinan adanya kesalahan di masa lalu. Ia mengakui bahwa dirinya pernah khilaf dalam hubungan dengan perempuan lain. Pengakuan ini disampaikan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas dampak yang ditimbulkan pada keluarganya.
“Semua kesalahan yang terjadi di masa lalu adalah murni kekhilafan saya dengan wanita lain. Namun, kejadian tersebut sudah memberikan impact kepada istri dan anak saya,” tulis Mohan.Siap Menerima Konsekuensi: Mohan menyatakan kesiapannya untuk menerima konsekuensi atas perbuatannya. Ia memandang peristiwa ini sebagai pelajaran hidup yang berharga dan berharap dapat membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya.

Sejumlah konsekuensi memang telah dirasakan oleh Mohan akibat polemik ini. Ia diketahui dikeluarkan dari komunitas Thanksinsomnia. Selain itu, buku karyanya juga ditarik oleh penerbit Shira Media. Tak hanya itu, konten kolaborasinya bersama Jejeouw juga dihapus dari USS Feed. Seluruh dampak tersebut, menurut Mohan, merupakan bagian dari tanggung jawab yang harus ia terima.
Korban dan Laporan Perilaku Meresahkan Terus Bertambah
Isu dugaan pelecehan seksual yang melibatkan Mohan Hazian tampaknya terus bergulir dengan munculnya laporan dari korban-korban lain. Hingga saat ini, jumlah korban yang berani bersuara terus bertambah. Laporan tidak hanya datang dari dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri. Seorang model asal Malaysia diketahui telah angkat bicara mengenai perilaku meresahkan yang diduga dilakukan oleh Mohan Hazian.
Lebih lanjut, terdapat pula pengakuan dari seorang model berusia 17 tahun yang mengaku pernah mendapatkan perlakuan serupa dari Mohan. Munculnya berbagai laporan ini semakin memperkuat sorotan publik terhadap kasus yang tengah dihadapi Mohan Hazian.




