AC Milan Tanpa Modric, Jashari Diandalkan
AC Milan akan menghadapi laga penting di pekan ke-35 Liga Italia melawan Sassuolo pada Minggu (3/5/2026) di Mapei Stadium. Namun, tim asuhan Massimiliano Allegri tidak akan diperkuat oleh Luka Modric, yang mengalami cedera di wajah saat menghadapi Juventus pekan lalu. Cedera tersebut membuat sang legenda Timnas Kroasia dipastikan tidak bisa lagi membela Milan hingga akhir musim ini.
Untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Modric, pelatih AC Milan telah menentukan pilihan. Gelandang asal Swiss, Ardon Jashari, akan mengambil alih peran yang sebelumnya dipegang oleh Modric. “Kami sangat kecewa atas cedera yang dialami Modric. Dia akan digantikan oleh Jashari atau Samuele Ricci,” ujar Allegri seperti dikutip dari berbagai sumber.
“Keduanya telah banyak berkembang dan saya benar-benar percaya pada keduanya. Salah satu dari mereka akan berada di atas lapangan nanti.”
Jashari memang telah menunjukkan perkembangan dalam beberapa bulan terakhir. Sayangnya, dia juga sempat mengalami cedera yang membuatnya absen di banyak laga. Meski begitu, pemain berusia 23 tahun tersebut tetap memiliki semangat untuk belajar dan ingin tahu. “Dia memiliki masa depan cerah di hadapan dia. Milan telah melakukan perekrutan yang sangat bagus saat mendatangkannya.”
Namun, omongan Allegri terasa seperti hanya manis di bibir. Dari caranya memperlakukan Jashari, sang juru taktik terlihat tidak sepenuhnya yakin pada mantan pemain Club Brugge itu. Jashari memang lama absen di awal musim karena cedera, tetapi setelah pulih sejak November lalu, dia tetap jarang dimainkan. Selama periode itu, Milan bermain 25 kali di Serie A dan Jashari hanya diturunkan 10 kali.
Dari kemungkinan maksimal 2.250 menit, Jashari hanya mendapatkan 471 menit bermain. Dari 10 penampilan itu, cuma 4 kali pemain berusia 23 tahun tersebut mentas sebagai starter. Ada alasannya mengapa Allegri tidak terlalu percaya pada Jashari. Pasalnya, ketika dia dipercaya masuk starting XI, AC Milan jarang menang.
Satu-satunya momen di mana I Rossoneri menang di Liga Italia dengan Jashari menjadi starter adalah saat mengalahkan Lecce 1-0 pada 19 Januari silam. Selebihnya, Milan gagal meraih poin penuh saat ditahan Fiorentina 1-1 (11/1/2026) dan Como 1-1 (19/2/2026) serta kalah 0-1 dari Lazio pada 16 Maret lalu.
Pantas dicatat bahwa Milan gagal di Supercoppa Italiana dan Coppa Italia juga setelah memainkan Ardon Jashari sejak menit pertama. Mereka takluk 0-2 dari Napoli (19/12/2025) di babak semifinal Supercoppa Italia dan dipukul Lazio 0-1 di babak 16 besar Coppa Italia (5/12/2026).
Melihat tren tersebut, bisa jadi AC Milan akan kembali gagal menang saat bertamu ke kandang Sassuolo nanti. Faktanya, performa Il Diavolo Rosso memang sedang menurun sejak pertengahan Februari. Dalam 10 laga terakhir, pasukan Allegri hanya menang 4 kali.
Sekarang dengan ditambah faktor absennya Modric dan Jashari menjadi starter, boleh jadi tren negatif Milan akan berlanjut pada pekan ini. Ini menjadi tantangan besar bagi pelatih dan para pemain untuk menunjukkan performa terbaik mereka di laga krusial ini.





