Persib Bandung akan mengawali kiprahnya di musim kompetisi 2026/2027 dengan sebuah ujian berat di kancah internasional. Skuad berjuluk Maung Bandung ini dijadwalkan untuk langsung menghadapi laga penentuan melawan wakil Filipina, Manila Digger, dalam babak playoff AFC Champions League (ACL) Two. Pertandingan krusial yang akan menjadi pembuka musim baru bagi Persib ini akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada tanggal 12 Agustus 2026.
Berbeda dengan musim-musim sebelumnya yang mungkin mengizinkan format kandang-tandang atau fase grup yang lebih panjang, partai pembuka Persib di kompetisi Asia kali ini memiliki tensi yang jauh lebih tinggi. Hal ini disebabkan oleh penerapan sistem single match, yang berarti hanya satu pertandingan langsung akan menentukan nasib kedua tim. Tim yang berhasil meraih kemenangan di GBLA akan otomatis mengamankan satu tempat di fase grup ACL Two, sementara tim yang menelan kekalahan harus rela mengubur impian mereka untuk berkompetisi di panggung Asia musim ini.
Dua Ancaman Mengerikan dari Filipina
Meskipun peluit tanda dimulainya pertandingan perdana musim ini baru akan berbunyi sekitar dua bulan lagi, Persib Bandung dituntut untuk mewaspadai penuh kekuatan lawan. Skuad Manila Digger datang ke Bandung dengan komposisi pemain asing yang sangat mengancam, terutama dua sosok pemain asal Gambia yang berpotensi besar untuk mengacaukan debut musim Persib di kompetisi Asia.
Kedua pemain tersebut adalah:
Modou Manneh (Gelandang Tengah / Serang)
Pemain dengan fisik kekar ini merupakan pemain yang menyandang status sebagai Pemain Terbaik atau Most Valuable Player (MVP) di Liga Filipina musim 2025/2026. Dengan nilai pasar yang diperkirakan mencapai Rp3,04 miliar, Manneh telah menunjukkan performa impresif dengan mencetak 7 gol dan 10 assist dari total 18 pertandingan yang ia lakoni. Karakteristik permainannya yang cepat, dinamis, dan kemampuannya dalam menemukan celah di lini tengah lawan diprediksi akan menjadi ancaman serius bagi lini pertahanan Persib.Ousman Ghai (Gelandang Tengah)
Sosok kedua yang patut diwaspadai adalah Ousman Ghai. Pemain ini bahkan memiliki catatan produktivitas yang jauh melampaui rata-rata gelandang bertahan yang biasa bermain di liga domestik. Ousman Ghai tercatat sebagai top skor di Liga Filipina musim lalu dengan torehan yang luar biasa, yaitu berhasil mengemas 30 gol dan 6 assist hanya dalam 20 pertandingan. Ketajamannya dalam melakukan penetrasi dari lini kedua pertahanan lawan wajib diantisipasi dan dikunci sejak menit pertama pertandingan.
Rekor Pertemuan Sebelumnya
Pertandingan yang akan digelar di GBLA nanti sejatinya bukanlah pertemuan pertama antara kedua tim. Persib Bandung tercatat pernah berhadapan dengan Manila Digger pada babak kualifikasi ACL Two musim 2025/2026 lalu, tepatnya pada tanggal 13 Agustus 2025.
Pada pertemuan sebelumnya tersebut, Maung Bandung berhasil mengamankan kemenangan atas perlawanan ketat dari Manila Digger dengan skor tipis 2-1. Namun, dengan status pertandingan pembuka musim 2026/2027 yang mempertaruhkan tiket ke fase grup dalam format satu pertandingan tunggal, pelatih baru Persib, Igor Tolic, jelas harus mempersiapkan skuat terbaiknya dengan matang demi meraih start yang mulus dan sempurna di awal musim. Kesiapan taktis dan mental para pemain akan menjadi kunci utama dalam menghadapi tekanan pertandingan yang sangat menentukan ini.





