Arsenal Hancurkan Kutukan 6 Tahun, Wigan Dibantai 4-0 dalam 30 Menit!

Arsenal Tunjukkan Superioritas, Lumat Wigan 4-0 dalam Laga Piala FA

Emirates Stadium bergemuruh pada Minggu (15/2) saat Arsenal menjamu Wigan Athletic dalam pertandingan putaran keempat Piala FA musim 2025/2026. Dalam sebuah penampilan yang memukau, tim asuhan Mikel Arteta berhasil mengamankan kemenangan telak 4-0 tanpa balas, menunjukkan dominasi yang konsisten sejak peluit pertama dibunyikan.

The Gunners tidak perlu waktu lama untuk membongkar pertahanan tim tamu. Pesta gol dimulai pada menit ke-11, ketika Noni Madueke berhasil membuka keunggulan. Gol tersebut tercipta berkat umpan terobosan cerdik dari Eberechi Eze yang diselesaikan Madueke dengan tendangan terukur.

Keunggulan awal ini tampaknya meruntuhkan mental para pemain Wigan. Hanya berselang tujuh menit, Gabriel Martinelli menggandakan kedudukan menjadi 2-0. Martinelli memanfaatkan celah yang tercipta di sisi kiri pertahanan Wigan Athletic, dan dengan tenang menceploskan bola ke sudut bawah gawang.

Tragedi bagi Wigan belum berhenti. Pada menit ke-23, tekanan tanpa henti dari lini depan Arsenal membuahkan hasil yang tidak terduga. Jack Hunt terpaksa melakukan kesalahan fatal yang berujung pada gol bunuh diri, semakin memperlebar jarak keunggulan Arsenal menjadi 3-0. Meskipun telah unggul telak, Arsenal tidak mengendurkan serangan mereka.

Pada menit ke-27, giliran Gabriel Jesus yang mencatatkan namanya di papan skor. Melalui sepakan keras yang mengarah ke pojok kiri atas gawang, Jesus berhasil memanfaatkan umpan dari Christian Norgaard. Skor 4-0 bertahan hingga peluit babak pertama dibunyikan, menandakan dominasi penuh Arsenal.

Memasuki babak kedua, tempo permainan sedikit melambat. Arsenal mulai melakukan rotasi pemain untuk menjaga kebugaran skuad jelang pertandingan berikutnya. Dalam sebuah langkah strategis, Mikel Arteta memutuskan untuk memasukkan penyerang tajam Viktor Gyokeres menggantikan Bukayo Saka di awal babak kedua. Tujuannya adalah untuk memberikan dimensi serangan yang berbeda, meskipun Gyokeres belum berhasil menambah pundi-pundi gol untuk The Gunners.

Namun, kemenangan besar Arsenal harus dibayar mahal dengan cedera yang dialami Ben White pada menit ke-79. Pemain bertahan itu terpaksa ditarik keluar dan digantikan oleh Martín Zubimendi. Menjelang akhir pertandingan, Arsenal bahkan memberikan kesempatan berharga bagi kiper muda mereka, Tommy Setford, yang masuk menggantikan Kepa Arrizabalaga pada menit ke-87. Sementara itu, Eberechi Eze terus menunjukkan ancaman terhadap pertahanan lawan hingga masa tambahan waktu, namun belum mampu menaklukkan penjaga gawang Wigan, Sam Tickle, yang tampil cukup gemilang di babak kedua.

Secara statistik, Arsenal mendominasi penguasaan bola dan menciptakan berbagai peluang emas. Sebaliknya, Wigan hanya mampu mengancam gawang Arsenal sesekali melalui serangan balik cepat yang dipimpin oleh Dara Costelloe. Hingga wasit meniup peluit panjang pada menit ke-90+3, skor akhir tetap 4-0 untuk kemenangan meyakinkan Meriam London.

Kemenangan atas Wigan Athletic ini mengukir sejarah baru bagi Arsenal, yaitu berhasil lolos ke babak 16 besar Piala FA untuk pertama kalinya sejak tahun 2020. Mikel Arteta menyatakan kepuasannya terhadap performa timnya yang dinilainya bermain sangat baik sejak awal pertandingan.

“Sangat menyenangkan. Anda bisa langsung melihat semuanya berjalan sinkron. Para pemain sangat hidup dan tajam. Kami benar-benar memberikan tekanan besar kepada mereka,” ungkap Arteta.

Pertandingan ini juga menjadi momen emosional bagi dua talenta muda Arsenal, Marli Salmon dan Tommy Setford, yang berhasil melakoni debut mereka di Emirates Stadium. Arteta menekankan bahwa kesempatan ini adalah buah dari kerja keras kedua pemain tersebut dalam sesi latihan sehari-hari.

“Mereka pantas berada di sana, mereka adalah bagian dari kami. Mereka bersama kami setiap hari dan mereka perlu merasakan bagaimana rasanya (bertanding),” tegas Arteta.

Lebih lanjut, Arteta mengungkapkan kebanggaannya atas catatan 22 clean sheet yang berhasil diraih timnya musim ini. “Itu angka yang besar (22 clean sheet), apalagi kita masih di bulan Februari. Itulah platform untuk memenangkan pertandingan. Saat Anda melihat kami unggul 4-0, bola terlepas, dan 10 pemain berlari mundur sekuat tenaga, itulah hasrat yang harus Anda miliki dalam bermain,” tambahnya.

Dengan kemenangan ini, fokus Arsenal kini beralih pada laga Premier League melawan Wolves yang dijadwalkan pada Kamis (19/2). Sang pelatih berpesan agar timnya tidak terlena dengan euforia kemenangan ini, karena tantangan berat menanti di depan.

“Kegembiraan ini hanya untuk malam ini. Besok kami mulai bersiap menghadapi Wolves dan kami tahu betapa sulitnya laga itu nanti. Jadi, mari kita lanjutkan momentum (kemenangan) ini,” pungkas Arteta, menggarisbawahi pentingnya menjaga konsistensi performa.

Pos terkait