Komentar dan Penjelasan Arya Khan Mengenai Isu yang Muncul
Arya Khan akhir-akhir ini menghadapi berbagai tudingan yang ramai dibicarakan di media sosial. Mulai dari isu kemampuan finansial hingga dugaan mencari popularitas, semuanya membuatnya merasa terganggu. Dalam sebuah wawancara dengan Melaney Ricardo, ia menjelaskan bahwa banyak komentar bernada sindiran yang menyudutkannya sejak istri kandungnya, Pinkan Mambo, kembali viral.
“Tentang ada celentuk yang nggak enak di aku gitu, kayak pansos atau dengan istilah kata nafkah,” ujar Arya Khan dalam perbincangan tersebut. Ia menegaskan bahwa semua anggapan itu tidak benar. Menurutnya, kebiasaan Pinkan Mambo mengamen di jalan bukanlah sesuatu yang muncul setelah mereka menikah. Justru, hal ini sudah dilakukan sejak lama, bahkan sebelum mereka saling mengenal.
“Aku jamin, Pinkan itu dari dulu udah pernah ngamen di jalan dari sebelum kenal aku. Zamannya dia di Amerika itu loh yang viral. Nah, dia udah punya mental ke situ,” jelas Arya.
Polemik ini semakin membesar setelah putri Pinkan, Michelle Ashley, ikut berkomentar. Ia secara terbuka menyampaikan kritik terhadap kondisi sang ibu yang dinilainya berubah sejak menikah dengan Arya. Pernyataan Michelle muncul setelah ia melihat langsung ibunya mengamen di pinggir jalan. Ia merasa ada sesuatu yang tidak wajar dalam hubungan tersebut dan mempertanyakan niat ayah tirinya.
“Menurut aku, suami yang sekarang pansos aja sih dan enggak benar-benar tulus sama mami,” ujar Michelle dalam wawancara tersebut. Gadis 20 tahun ini menilai bahwa Arya tidak memberikan dukungan finansial yang layak untuk ibunya maupun keluarga.
“Dia enggak pernah nafkahin mami aku dan keluarga juga,” tambahnya. Ia bahkan menyebutkan angka yang disebutnya sebagai bukti.
“Dia kerja tapi kebanyakan most of his income itu ya untuk ditabung untuk dirinya sendiri,” ungkap Michelle. Ia juga mengungkap bahwa menurut cerita ibunya, penghasilan yang diberikan oleh Arya hanya sebesar Rp300 ribu per bulan.
“Rp300 ribu dari semua penghasilan live itu yang dikasih cuma Rp300 ribu,” beber Michelle. Angka ini menjadi dasar bagi putri Pinkan untuk menyampaikan kritiknya terhadap ayah tirinya.
Perbedaan sudut pandang antara Arya dan Michelle ini membuat polemik semakin mencuat. Di satu sisi, Arya menegaskan bahwa aktivitas Pinkan adalah pilihan pribadi yang sudah lama dijalani, sementara di sisi lain, Michelle melihat kondisi tersebut sebagai sesuatu yang janggal dan memicu kekhawatiran.
Peran Media dan Tanggapan Publik
Dalam konteks ini, media sosial menjadi salah satu tempat utama di mana opini publik berkembang. Berbagai pendapat muncul, baik pro maupun kontra terhadap kedua belah pihak. Beberapa netizen mendukung Arya, sementara yang lain lebih cenderung mempercayai pernyataan Michelle.
Selain itu, banyak orang yang mulai memperhatikan bagaimana isu-isu seperti nafkah dan popularitas bisa memengaruhi kesehatan mental seseorang. Terlebih jika hal tersebut berasal dari orang terdekat, seperti keluarga atau pasangan.
Banyak yang menyarankan agar semua pihak dapat berbicara dengan tenang dan saling memahami. Tidak semua masalah bisa diselesaikan dengan cepat, tetapi dengan komunikasi yang baik, mungkin bisa ditemukan solusi yang terbaik.





