PT Astra Sedaya Finance (ASDF) telah mengonfirmasi kesiapan dana yang memadai untuk memenuhi kewajiban pelunasan pokok dan pembayaran kupon bunga Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap V Tahun 2025 Seri A. Obligasi ini dijadwalkan akan jatuh tempo pada tanggal 24 Maret 2026.
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 9 Februari 2026, Direktur ASDF, Dharmawan Phie, menyatakan bahwa perusahaan telah menyiapkan dana sebesar Rp 1,52 triliun. Dana ini secara spesifik dialokasikan untuk pelunasan pokok obligasi beserta pembayaran kupon bunga yang akan jatuh tempo.
“Maka dengan ini kami sampaikan perseroan telah menyediakan dana pelunasan pokok dan kupon bunga untuk obligasi tersebut sebesar Rp 1,52 triliun,” demikian bunyi pernyataan resmi perusahaan.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya ASDF untuk mematuhi ketentuan IV.2.22 Peraturan BEI Nomor I-E mengenai Kewajiban Penyampaian Informasi. Peraturan tersebut mewajibkan emiten untuk menyampaikan kesiapan dana pelunasan efek bersifat utang paling lambat 15 hari kerja sebelum tanggal jatuh tempo. Dengan penyampaian informasi ini, ASDF menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh kewajiban pembayaran terkait obligasi tersebut dapat dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Rincian Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance
Obligasi yang akan jatuh tempo ini merupakan bagian integral dari program penawaran umum Obligasi Berkelanjutan VI ASDF. Program ini secara keseluruhan menargetkan pengumpulan dana sebesar Rp 2,5 triliun. Rincian dari penawaran obligasi ini adalah sebagai berikut:
Seri A:
- Jumlah pokok: Rp 1,5 triliun.
- Bunga: Tetap sebesar 6,45% per tahun.
- Jangka waktu (tenor): 370 hari.
Seri B:
- Jumlah pokok: Rp 1 triliun.
- Bunga: Tetap sebesar 6,75% per tahun.
- Jangka waktu (tenor): 36 bulan.
Dana yang berhasil dihimpun dari penawaran umum obligasi ini, setelah dikurangi biaya emisi, akan dialokasikan seluruhnya oleh perusahaan untuk keperluan modal kerja.
Alokasi Dana untuk Modal Kerja
Penggunaan dana hasil emisi obligasi ini sangat strategis dan ditujukan untuk memperkuat operasional serta ekspansi bisnis ASDF. Modal kerja yang dimaksud mencakup berbagai aktivitas pembiayaan krusial, antara lain:
- Investasi: Dana akan digunakan untuk mendanai berbagai peluang investasi strategis yang dapat memberikan imbal hasil jangka panjang bagi perusahaan.
- Multiguna: Pembiayaan multiguna akan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan beragam pelanggan, baik individu maupun korporat, yang memerlukan solusi finansial fleksibel.
- Sewa Operasi (Operating Lease): Investasi dalam aset melalui skema sewa operasi akan mendukung operasional perusahaan dan memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan aset.
- Kegiatan Pembiayaan Syariah: ASDF juga berkomitmen untuk mengembangkan segmen pembiayaan syariah, menyediakan produk dan layanan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.
- Pembiayaan Lainnya: Alokasi dana juga mencakup berbagai jenis pembiayaan lain yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis dan diversifikasi portofolio perusahaan.
Dengan persiapan dana yang matang dan alokasi yang jelas, PT Astra Sedaya Finance menunjukkan stabilitas finansial dan komitmennya dalam memenuhi seluruh kewajiban kepada para investor serta menjaga kepercayaan pasar.





