Bobotoh Minta Pemain Persib Dipecat, Satu Diincar

Bobotoh Desak Perombakan Skuad Persib Pasca Laga Kontra Borneo FC

Pertandingan antara Persib Bandung melawan Borneo FC dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu, 15 Maret 2026, berakhir dengan skor imbang 1-1. Hasil yang kurang memuaskan ini rupanya memicu reaksi keras dari para pendukung setia Persib Bandung, yang akrab disapa Bobotoh. Melalui berbagai platform, Bobotoh secara lantang menyuarakan desakan agar manajemen tim segera melakukan perombakan skuad, dengan menyoroti dua nama pemain yang dinilai perlu dilepas dan satu nama yang dianggap layak untuk didatangkan.

Laga yang seharusnya menjadi momentum Persib untuk meraih poin penuh justru berujung antiklimaks. Gol pembuka yang dicetak oleh Adam Alis di babak pertama sempat memberikan harapan bagi Maung Bandung untuk membawa pulang kemenangan. Namun, di menit-menit krusial babak kedua, sebuah insiden di kotak penalti Persib Bandung mengubah jalannya pertandingan.

Uilliam Barros Jadi Sasaran Kritik Tajam Bobotoh

Pemain yang menjadi sorotan utama dan sasaran kritik adalah penyerang Persib Bandung, Uilliam Barros. Keputusannya melakukan pelanggaran handball di dalam area terlarang pada menit ke-80 berujung pada hadiah tendangan penalti bagi Borneo FC. Eksekusi penalti yang berhasil dikonversi oleh Mariano Peralta di menit ke-84, berhasil menyelamatkan Borneo FC dari kekalahan dan memaksa Persib harus puas berbagi angka.

Insiden ini sontak memicu gelombang kekecewaan dan kemarahan di kalangan Bobotoh. Kolom komentar pada unggahan terbaru Uilliam Barros di media sosial dibanjiri dengan kritik pedas dan permintaan agar pemain tersebut segera dilepas oleh Persib Bandung. Tagar seperti #barrosout dan #BarrosOUT menjadi trending, menunjukkan ketidakpuasan pendukung terhadap performanya.

Beberapa komentar yang muncul antara lain:

  • “Untuk musim depan. HATUR NUHUN,” tulis @rokib.akbar_.
  • “#barrosout,” tulis @sepupulaminyamal.
  • “Penampilan kali ini benar-benar jauh dari harapan. Permainan terlihat kurang siap dan hampir tidak menunjukkan permainan yang berarti, sehingga wajar jika kami sebagai bobotoh merasa permainanmu mengecewakan, keputusan tetap di tangan mu jika kamu ingin terus bermain tunjukkan performa terbaikmu kepada kami bobotoh,” tulis @clzic._.
  • “Musim depan wajib OUT!!,” tulis @ismael10septiyadii.
  • Bahkan, ada yang menuliskan tagar #BarrosOUT berulang kali, menunjukkan kekesalan yang mendalam.

Kekecewaan Bobotoh ini tentu beralasan, mengingat pelanggaran fatal tersebut secara langsung menggagalkan upaya Persib untuk mengamankan kemenangan.

Mariano Peralta, Incaran Baru Bobotoh

Di sisi lain, performa impresif Mariano Peralta yang berhasil menyamakan kedudukan bagi Borneo FC justru menarik perhatian Bobotoh. Gol penyeimbang yang dicetaknya melalui titik putih di menit akhir pertandingan membuat pemain asal Argentina ini menjadi idola baru bagi para pendukung Persib.

Permintaan agar Persib Bandung merekrut Mariano Peralta mengemuka setelah pemain tersebut dinobatkan sebagai Man of The Match (MOTM) dalam laga tersebut. Unggahan di akun Instagram Mariano Peralta, yang juga dibagikan oleh akun resmi Ileague pada Senin, 16 Maret 2026, dipenuhi komentar dari Bobotoh yang menginginkan kehadiran sang gelandang di skuad Persib musim depan.

Beberapa aspirasi Bobotoh yang tertulis di kolom komentar antara lain:

  • “Mariano come to Persib @marianoperalta.9,” tulis @bintangdisoerga_.
  • “Welcome @marianoperalta.9,” tulis @galihramadhan23_.
  • “Oh iye musim depan nu jadi k @persib teh !!!!!,” tulis @asepmuhamadrizal17.
  • “Come to Persib,” tulis @jakapermadii.
  • “Musim depan wajib pindah persib ni yakin tambah gacorr,” tulis @egieprayoga.
  • “Yuk musim depan ke persib, gantiin si barros @marianoperalta.9,” tulis @riswanrenuat.
  • “Musim depan fix ke Persib,” tulis @ohpram.

Nilai pasar Mariano Peralta yang diperkirakan mencapai Rp10,43 miliar menjadi indikasi bahwa ia adalah pemain berkualitas yang dinilai mampu meningkatkan kekuatan lini tengah Persib Bandung. Desakan ini menunjukkan harapan besar Bobotoh agar tim kesayangan mereka tidak hanya memperbaiki performa, tetapi juga melakukan strategi transfer yang cerdas untuk menghadapi kompetisi di masa mendatang.

Keputusan akhir terkait perombakan skuad tentu berada di tangan manajemen Persib Bandung. Namun, masukan dan aspirasi dari Bobotoh seperti ini seringkali menjadi pertimbangan penting dalam pengambilan keputusan strategis demi kemajuan tim.

Pos terkait