Indonesia memperkuat posisinya di kancah global melalui partisipasi aktif dalam Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) 2026 di Davos, Swiss. Kehadiran delegasi Indonesia, yang berlangsung dari 19 hingga 22 Januari 2026, merupakan manifestasi dari strategi diplomasi ekonomi yang terencana dan konsisten, bertujuan untuk mendongkrak daya saing bangsa di panggung internasional.
Menteri Investasi dan Hilirisasi, yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan CEO Danantara, Rosan Roeslani, memimpin delegasi yang mencakup perwakilan dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Danantara Indonesia, serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Keikutsertaan institusi-institusi ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan bagian integral dari upaya jangka panjang untuk memperkenalkan potensi investasi nasional yang melimpah, sekaligus memantapkan posisi Indonesia sebagai mitra strategis yang andal di tengah lanskap ekonomi dunia yang terus berubah.
Forum Strategis untuk Narasi Nasional
Forum WEF di Davos secara historis menjadi platform krusial bagi negara-negara untuk menyajikan arah kebijakan, serta mengkomunikasikan kesiapan mereka dalam menghadapi berbagai tantangan global yang kompleks. Rosan Roeslani menekankan bahwa momen ini sangat berharga bagi Indonesia.
“WEF ini tentunya menjadi momentum yang sangat baik untuk Indonesia, untuk menyampaikan narasi nasional serta rencana-rencana ke depan Indonesia kepada masyarakat global, termasuk kebijakan dan regulasi baru yang sudah dikeluarkan, sebagai pesan bahwa Indonesia terus bergerak maju,” ujar Rosan.
Beliau menambahkan bahwa dalam WEF Davos 2026 yang mengusung tema “A Spirit of Dialogue” (Semangat Dialog), Indonesia memosisikan diri sebagai mitra dialog yang konstruktif dan senantiasa menawarkan solusi. Pemerintah Indonesia secara tegas menggarisbawahi komitmennya untuk menyediakan stabilitas ekonomi, kepastian kebijakan yang jelas, serta peluang investasi jangka panjang yang kompetitif. Fondasi inilah yang diharapkan akan mendorong peningkatan daya saing nasional secara signifikan.
Pendekatan Indonesia Incorporated dan Indonesia Pavilion
Dalam forum bergengsi ini, Indonesia kembali mengedepankan pendekatan “Indonesia Incorporated”. Pendekatan ini menekankan sinergi yang kuat antara pemerintah, badan usaha milik negara (BUMN) atau pengelola aset negara, dan sektor dunia usaha swasta. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan investasi.
Kehadiran Indonesia Pavilion dengan tema “Indonesia Endless Horizons” menjadi pusat promosi investasi yang terpadu. Paviliun ini tidak hanya berfungsi sebagai etalase potensi investasi, tetapi juga sebagai penegasan keseriusan Indonesia dalam membangun narasi pembangunan yang tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui paviliun ini, calon investor dapat memperoleh informasi mendalam mengenai berbagai sektor unggulan Indonesia, prospek pertumbuhan, serta insentif yang ditawarkan.
Indonesia Night: Jembatan Diplomasi Ekonomi Informal
Selain kegiatan formal di dalam paviliun, Indonesia juga akan menggelar Indonesia Night. Acara ini dirancang sebagai ruang diplomasi ekonomi informal yang sangat strategis. Tujuannya adalah untuk mempertemukan para pemimpin dunia, investor global terkemuka, dan pelaku usaha internasional dalam suasana yang lebih santai namun tetap produktif.
Melalui pertunjukan seni dan budaya yang memukau, Indonesia tidak hanya akan menampilkan kekayaan identitasnya sebagai bangsa dengan warisan budaya yang kuat, tetapi juga menegaskan diri sebagai mitra global yang terbuka lebar untuk kolaborasi. Kolaborasi yang diusung berorientasi pada prinsip-prinsip keberlanjutan dan ekonomi hijau, sejalan dengan tren global dan komitmen Indonesia terhadap pelestarian lingkungan.
Partisipasi Indonesia dalam WEF Davos 2026 ini mencerminkan visi jangka panjang untuk menjadikan Indonesia sebagai destinasi investasi yang menarik, mitra dagang yang andal, dan pemain kunci dalam tatanan ekonomi global yang dinamis. Dengan strategi yang matang dan presentasi yang komprehensif, Indonesia berupaya menarik perhatian dunia dan mengamankan posisinya sebagai kekuatan ekonomi yang terus berkembang.





