BATAM (KEPRIZONE.COM) – Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali sukses meraih penghargaan skala nasional. Kali ini, lembaga yang baru saja merayakan usia ke-54 tahun ini meraih tiga penghargaan sekaligus dalam Top Digital Awards 2025 yang dilaksanakan It Works, Kamis (4/12/2025).
Ketiga penghargaan ini diterima oleh Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan, Alexander Zulkarnain; Kepala Biro Umum, M. Taofan; dan Plt. Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi (PDSI), Sardin Sitorus, di Hotel Raffles Jakarta.
Adapun ketiga penghargaan tersebut yakni Top Digital dengan bintang 5 dan Special Recognition yang diraih BP Batam, serta Top Leader on Digital Implementation 2025 yang diraih Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.
Dalam sambutannya, Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan, Alexander Zulkarnain, mengaku bersyukur atas penghargaan yang diraih BP Batam.
Penghargaan ini, lanjut Alexander, merupakan kesuksesan bersama seluruh jajaran di lingkungan BP Batam dalam percepatan implementasi digitalisasi dalam melayani para investor di Batam.
“Pembangunan ekosistem digital yang semakin maju di BP Batam ini tentunya akan semakin meningkatkan service excellence kami di BP Batam, sehingga ke depannya akan berdampak pada investasi dan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat,” ujarnya.
Alexander menambahkan, penghargaan ini juga membuktikan bahwa kerja keras dan inovasi BP Batam diakui berbagai pihak. Tentunya, dengan prestasi ini, ke depannya BP Batam akan terus berupaya maksimal mewujudkan percepatan digitalisasi dalam rangka memenuhi tuntutan pelayanan investasi yang semakin kompleks.
“Mudah-mudahan pembangunan digital di BP Batam ini bisa bermanfaat dalam melayani pelaku usaha dan juga bermanfaat bagi BP Batam dalam rangka meningkatkan kinerja dan efisiensi,” tutupnya.
Sebagaimana diketahui, Top Digital Awards 2025 merupakan penghargaan yang diberikan kepada perusahaan/institusi, organisasi, dan lembaga yang dinilai berhasil berdasarkan kinerja dan capaian yang dapat ditunjukkan dengan berbagai indikator, baik kualitatif maupun kuantitatif.
Utamanya, terkait dengan inovasi pemanfaatan teknologi yang dapat meningkatkan kinerja usaha, daya saing, dan layanan bagi pelanggan atau masyarakat publik.
Termasuk juga dibuktikan dengan nilai atau skor terkait IT maturity level atau kematangan proses dan tata kelola TI, skor Indeks SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik), skor hasil survei kepuasan pelanggan/masyarakat atas solusi aplikasi yang dihadirkan, skor tingkat kematangan keamanan siber dari lembaga resmi seperti Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), dan lainnya. (*)





