Buka Festival Literasi Harati 2026, Bupati Pulang Pisau Tekankan Pentingnya Literasi

Pentingnya Literasi dalam Menghadapi Tantangan Era Digital

Bupati Pulang Pisau, Ahmad Rifa’i, menekankan bahwa literasi menjadi fondasi utama dalam menghadapi tantangan era digital. Pernyataan ini disampaikan saat ia membuka Roadshow Festival Literasi Harati Tahun 2026, yang berlangsung pada Kamis (9/4) di halaman Gedung Layanan Perpustakaan Daerah setempat. Tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah “Connected by Literacy: Building Future Ready Communities”.

Menurut Rifa’i, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya literasi di tengah derasnya arus informasi digital. Ia menjelaskan bahwa literasi kini bukan lagi sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi menjadi kunci untuk bertahan dan berkembang di era digital.

“Literasi berperan dalam menghubungkan masyarakat dengan berbagai akses penting, mulai dari informasi, peluang ekonomi, hingga pemahaman teknologi finansial,” ujarnya dalam sambutan. Dengan literasi yang kuat, masyarakat diharapkan lebih adaptif dan siap menghadapi masa depan.

Pada kesempatan tersebut, Rifa’i juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah atas dukungan dan kolaborasi dalam kegiatan ini. Menurutnya, kehadiran Bank Indonesia menunjukkan bahwa literasi bukan hanya tanggung jawab sektor pendidikan, tetapi juga bagian penting dalam penguatan ekonomi digital dan inklusi keuangan.

“Ini bukti bahwa literasi memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat yang berdaya saing,” katanya.

Melalui kegiatan roadshow ini, pemerintah daerah menargetkan peningkatan kesadaran literasi di seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda. Bupati berharap pelajar mampu lebih cerdas dalam memilah informasi, sekaligus menjadi kreator dan pelaku dalam ekonomi baru.

Selain itu, ia juga mendorong terbentuknya ekosistem literasi hingga ke tingkat desa agar tidak ada masyarakat yang tertinggal akibat perkembangan zaman.

“Budaya literasi adalah investasi jangka panjang. Mungkin hasilnya tidak langsung terlihat, tetapi akan menentukan wajah daerah kita 10 hingga 20 tahun ke depan,” tegasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari pegiat literasi, tenaga pendidik, pelajar, hingga insan media. Roadshow diharapkan menjadi pemantik semangat belajar dan inovasi bagi masyarakat Pulang Pisau menuju komunitas yang cerdas, mandiri, dan siap menghadapi masa depan.

Pos terkait