Bupati Padang Pariaman Raih Anugerah Kebudayaan PWI 2026
Banten – Bupati Padang Pariaman, Dr. H. John Kenedy Azis, SH, MH, dianugerahi Penghargaan Anugerah Kebudayaan PWI Tahun 2026. Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat di Banten, pada Senin (9/2/2026), bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026.
Anugerah ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi atas dedikasi dan peran aktif Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam upaya menjaga, melestarikan, serta mengembangkan kekayaan kebudayaan daerah. Komitmen tersebut dipandang sebagai elemen krusial dalam penguatan jati diri bangsa Indonesia yang beragam.
Dalam acara penyerahan penghargaan yang khidmat tersebut, Bupati John Kenedy Azis didampingi oleh sejumlah pejabat penting. Turut hadir mendampingi beliau adalah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Padang Pariaman, Zahirman; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Hendri; serta Ketua PWI Padang Pariaman/Pariaman, Idham Fadhli. Kehadiran mereka menandakan sinergi dan dukungan kolektif terhadap upaya pelestarian budaya.
Kebudayaan Sebagai Jati Diri Bangsa
Usai menerima penghargaan, Bupati John Kenedy Azis mengungkapkan rasa syukur yang mendalam serta apresiasi setinggi-tingginya kepada PWI atas anugerah yang telah diberikan. Beliau menekankan bahwa penghargaan ini memiliki makna yang sangat luas.
“Penghargaan ini bukan sekadar sebuah kehormatan bagi Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman semata, namun juga menjadi penguat semangat bagi seluruh elemen masyarakat. Ini adalah dorongan bagi kita semua untuk terus berjuang dalam menjaga, merawat, dan mengembangkan kebudayaan daerah. Karena kebudayaan daerah adalah jati diri kita, dan jati diri inilah yang akan menjadi kekuatan bangsa ini di kancah global,” ujar Bupati yang akrab disapa JKA ini.
Lebih lanjut, JKA berharap agar anugerah ini dapat semakin mempererat tali silaturahmi dan sinergi antara pemerintah daerah, para insan pers, dan seluruh lapisan masyarakat. Sinergi ini diharapkan mampu mendorong terciptanya ekosistem kebudayaan yang berkelanjutan dan terus berkembang, memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang.
Peran Diskominfo dalam Literasi Budaya
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Padang Pariaman, Zahirman, menambahkan pandangannya mengenai penghargaan tersebut. Beliau menegaskan bahwa anugerah ini adalah buah dari kerja kolaboratif semua pihak yang terlibat. Dukungan dari insan pers, khususnya dalam menyebarluaskan informasi positif mengenai kekayaan budaya Padang Pariaman, menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan ini.
Zahirman menyatakan komitmen Diskominfo Padang Pariaman untuk terus memainkan peran sentralnya sebagai jembatan komunikasi yang efektif. Fungsi ini akan menjadi sarana penghubung antara pemerintah, media massa, dan masyarakat luas. Melalui berbagai program dan inisiatif, Diskominfo bertekad untuk memperkuat literasi budaya di kalangan masyarakat, serta secara gencar mempromosikan aneka ragam kekayaan budaya Padang Pariaman. Promosi ini tidak hanya ditujukan untuk khalayak domestik di tingkat nasional, tetapi juga diupayakan agar dapat menembus pasar internasional.
Upaya ini mencakup berbagai aspek, mulai dari dokumentasi warisan budaya, penyelenggaraan festival budaya, hingga pemanfaatan platform digital untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Dengan demikian, diharapkan warisan budaya tak benda maupun benda dapat terus lestari dan dikenal oleh dunia.
Strategi Penguatan Budaya Daerah
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, melalui berbagai dinas terkait, telah menerapkan sejumlah strategi untuk memastikan kelestarian dan pengembangan kebudayaan daerah. Beberapa di antaranya meliputi:
- Program Pendidikan Budaya: Mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam kurikulum pendidikan di sekolah-sekolah, mulai dari tingkat dasar hingga menengah. Tujuannya adalah menanamkan kecintaan terhadap budaya sejak dini.
- Revitalisasi Kesenian Tradisional: Memberikan dukungan penuh kepada para seniman dan kelompok seni tradisional, baik dalam bentuk pendanaan, fasilitasi pementasan, maupun pelatihan regenerasi.
- Promosi Melalui Media: Memanfaatkan berbagai kanal media, termasuk media sosial, televisi, radio, dan media cetak, untuk menyajikan konten-konten menarik seputar kekayaan budaya Padang Pariaman.
- Pengembangan Pariwisata Berbasis Budaya: Mengemas destinasi wisata dengan unsur-unsur budaya lokal yang kuat, sehingga wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga mendalami kearifan lokal.
- Pelestarian Cagar Budaya: Melakukan upaya konservasi dan perawatan terhadap situs-situs bersejarah dan cagar budaya yang ada di wilayah Padang Pariaman.
Penghargaan Anugerah Kebudayaan PWI 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa komitmen dan kerja keras Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan daerah telah mendapatkan pengakuan yang layak. Diharapkan, momentum ini akan semakin memotivasi seluruh pihak untuk terus berkolaborasi demi terwujudnya pelestarian budaya yang berkelanjutan, yang pada akhirnya akan memperkuat identitas dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia.





