Chiki Fawzi: Bela Diri Lewat Potong Omongan Dewi Perssik

Chiki Fawzi kembali menjadi sorotan publik setelah kemunculannya dalam sebuah program bincang-bincang yang dipandu oleh Dewi Perssik. Dalam kesempatan tersebut, Dewi Perssik, yang akrab disapa DP, membacakan sejumlah komentar dari warganet yang ditujukan kepada Chiki. Salah satu komentar yang dibacakan menyinggung isu mengenai dirinya yang santer dikabarkan dikeluarkan dari kepanitiaan Haji 2026.

Ketika komentar tersebut dibacakan secara langsung di hadapan Chiki, ia beberapa kali menyela perkataan DP. Momen ini sontak memicu reaksi beragam dari warganet, dengan sebagian menilai sikap Chiki kurang pantas dalam situasi tersebut.

Menanggapi kontroversi yang timbul, Chiki akhirnya angkat bicara untuk memberikan klarifikasi mengenai perilakunya saat itu. Ia menjelaskan bahwa reaksinya merupakan bentuk naluri pembelaan diri yang bersifat manusiawi.

“Kita datang ke sebuah acara lalu dibacakan fitnah secara langsung, itu pasti secara kodrat manusiawi kita akan membela diri karena kenyataan yang disampaikan itu tidak sesuai fakta dan yang dibacakan adalah fitnah,” ujar Chiki, seperti dikutip dari Insertlive pada Senin, 9 Februari 2026.

Chiki menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki masalah pribadi dengan Dewi Perssik. Ia justru menduga ada pihak-pihak tertentu yang sengaja membingkai situasi tersebut ke dalam narasi yang negatif.

“Jadi itu seperti mekanisme pertahanan diri manusia untuk membela diri ketika banyak fitnahan menerpa. Menurut saya ini adalah pembingkaian dari orang-orang yang ingin terus memprovokasi, padahal sebenarnya saya tidak punya masalah dengan Kak DP (Dewi Perssik), Kak DP juga tidak ada masalah dengan saya, dan saya juga diundang dengan baik-baik, datang dengan baik-baik,” ungkapnya.

Ia mengaku heran dengan narasi negatif yang berkembang di media sosial. Namun, di sisi lain, Chiki merasa banyak warganet yang justru memahami situasinya.

“Jadi sebenarnya yang membuat saya bingung adalah mengapa ini sampai dibingkai seperti itu. Sebenarnya kalau orang-orang yang memiliki akun nyata dan saya lihat yang berpikiran jernih, mereka memberikan dukungan. Mereka melihat situasi saya ini sulit, semacam seperti dijebak, dan banyak sekali yang mengirimkan dukungan serta doa,” tuturnya.

Dukungan yang mengalir tersebut diakui Chiki memberikan kekuatan baginya di tengah tekanan publik. Ia merasa banyak orang mampu melihat persoalan tersebut secara lebih objektif dan tidak mudah terpengaruh oleh narasi negatif.

Menjaga Kewarasan di Tengah Opini Publik

Di tengah derasnya arus komentar dari warganet, Chiki juga berbagi pandangannya mengenai cara menjaga kewarasan diri. Ia berpendapat bahwa tidak semua opini publik perlu dijadikan beban atau diambil hati secara berlebihan.

“Jangan menjelaskan diri kita kepada siapapun, karena mereka yang tidak suka akan tetap tidak suka, dan mereka yang merasa nyaman dengan kita, insyaallah akan tetap berteman dengan kita,” katanya.

Chiki berharap agar pembingkaian negatif yang beredar tidak kembali merugikan dirinya. Ia berkeinginan agar situasi yang terjadi tidak berkembang ke arah yang lebih menyudutkan dirinya.

“Semoga pembingkaian ini tidak membuat saya celaka lagi ya, tidak menyudutkan,” tutupnya.

Pos terkait