Prakiraan Cuaca Nusa Tenggara Barat 9 Maret 2026: Dominasi Cerah Berawan dan Potensi Hujan Ringan
Menjelang pertengahan Maret 2026, wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) diprediksi akan mengalami kondisi cuaca yang bervariasi, dengan sebagian besar area diselimuti oleh langit cerah berawan, sementara beberapa daerah lainnya berpotensi diguyur hujan ringan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis informasi rinci mengenai prakiraan cuaca untuk hari Senin, 9 Maret 2026, memberikan gambaran bagi masyarakat NTB dalam merencanakan aktivitas mereka.
Secara umum, cuaca cerah berawan diperkirakan akan mendominasi di beberapa kabupaten di NTB. Wilayah yang diprakirakan akan menikmati kondisi ini meliputi:
- Lombok Utara: Langit diperkirakan cerah berawan, menawarkan pemandangan yang indah dan suasana yang nyaman.
- Sumbawa Barat: Sama seperti Lombok Utara, Sumbawa Barat juga diprediksi akan diselimuti oleh awan tipis yang tidak mengurangi kecerahan matahari.
- Lombok Tengah: Kawasan ini juga diprakirakan akan mengalami kondisi cerah berawan, ideal untuk kegiatan luar ruangan.
- Lombok Timur: Wilayah ini melengkapi daftar daerah yang berpotensi cerah berawan, memberikan nuansa pagi yang cerah.
Sementara itu, sebagian wilayah lain di NTB diprediksi akan diguyur hujan ringan. Meskipun intensitasnya tidak mengkhawatirkan, masyarakat tetap diimbau untuk tetap waspada dan membawa perlengkapan yang sesuai jika beraktivitas di luar ruangan. Wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami hujan ringan antara lain:
- Kota Mataram: Ibukota Provinsi NTB ini diprakirakan akan mengalami hujan ringan, sehingga perlu persiapan ekstra bagi warga yang beraktivitas di pagi hari.
- Lombok Barat: Wilayah ini juga diperkirakan akan merasakan guyuran hujan ringan.
- Sumbawa: Kabupaten Sumbawa diprediksi akan mengalami kondisi serupa dengan hujan ringan.
- Dompu: Warga Dompu juga perlu bersiap menghadapi potensi hujan ringan.
- Bima: Kabupaten Bima diprediksi akan diguyur hujan ringan.
- Kota Bima: Sama seperti kabupaten induknya, Kota Bima juga diprakirakan akan mengalami hujan ringan.
Prospek Cuaca BMKG Periode 9 – 12 Maret 2026: Peringatan Dini untuk Sejumlah Wilayah
BMKG juga memberikan gambaran prospek cuaca yang lebih luas untuk periode 9 hingga 12 Maret 2026, mencakup seluruh wilayah Indonesia. Secara keseluruhan, periode ini diperkirakan akan didominasi oleh hujan ringan hingga sedang di berbagai daerah. Namun, kewaspadaan perlu ditingkatkan karena adanya potensi peningkatan intensitas hujan, dari sedang hingga lebat, di sejumlah provinsi.
Wilayah-wilayah yang perlu mewaspadai peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat meliputi:
- Aceh
- Sumatera Utara
- Sumatera Barat
- Kepulauan Riau
- Jambi
- Sumatera Selatan
- Kepulauan Bangka Belitung
- Bengkulu
- Lampung
- Banten
- DKI Jakarta
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- DI Yogyakarta
- Bali
- Nusa Tenggara Barat
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Utara
- Kalimantan Selatan
- Sulawesi Utara
- Gorontalo
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Barat
- Sulawesi Tenggara
- Maluku Utara
- Maluku
- Papua Barat Daya
- Papua Barat
- Papua Tengah
- Papua Pegunungan
- Papua
- Papua Selatan
Lebih lanjut, BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai dengan fenomena cuaca ekstrem seperti kilat/petir dan angin kencang. Kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadiannya adalah sebagai berikut:
Peringatan Siaga (Hujan Lebat – Sangat Lebat)
Wilayah yang masuk dalam kategori siaga dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat adalah:
- Jawa Timur
- Nusa Tenggara Timur
- Sulawesi Selatan
Fenomena hujan lebat seperti ini dapat berpotensi menimbulkan dampak seperti banjir bandang, tanah longsor, dan genangan air, sehingga kesiapsiagaan dari pemerintah daerah dan masyarakat sangat diperlukan.
Peringatan Angin Kencang
Selain hujan lebat, beberapa wilayah juga diprakirakan akan mengalami angin kencang. Angin kencang ini dapat meningkatkan risiko kerusakan pada bangunan, pohon tumbang, serta membahayakan aktivitas penerbangan dan pelayaran. Wilayah yang perlu mewaspadai angin kencang meliputi:
- Jawa Tengah
- D.I Yogyakarta
- Jawa Timur
- Bali
- Nusa Tenggara Barat
- Nusa Tenggara Timur
- Maluku
- Papua Selatan
Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi prakiraan cuaca terkini dari BMKG dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem. Kesiapsiagaan, kewaspadaan, dan kerjasama antara berbagai pihak akan menjadi kunci dalam meminimalkan dampak negatif dari fenomena alam ini.




