Cuaca Sulbar 25 Maret: Angin Kencang Ancam Pesisir Mamuju-Polman

Prakiraan Cuaca Sulawesi Barat: Potensi Hujan Ringan dan Angin Kencang

Mamuju – Masyarakat Sulawesi Barat perlu bersiap menghadapi dinamika cuaca yang diprediksi terjadi sepanjang hari, Rabu, 25 Maret 2026. Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Tampa Padang, sebagian besar wilayah di provinsi ini berpotensi diguyur hujan ringan, sementara beberapa area pesisir patut mewaspadai hembusan angin kencang.

Secara umum, kondisi cuaca di Sulawesi Barat pada Rabu mendatang diprediksi akan bervariasi, mulai dari cerah hingga berawan, dengan kemungkinan hujan ringan yang tersebar di beberapa kabupaten. Suhu udara diperkirakan akan berada dalam rentang yang cukup lebar, sementara tingkat kelembapan udara diprediksi cukup tinggi, menciptakan suasana yang lembap.

Rincian Prakiraan Cuaca Berdasarkan Waktu

Pagi Hari:
Memulai hari, langit Sulawesi Barat diperkirakan akan didominasi oleh cuaca cerah hingga cerah berawan. Namun, potensi hujan ringan tidak dapat diabaikan. Beberapa wilayah yang berpotensi mengalami hujan ringan meliputi Polewali Mandar, Majene, Mamasa, dan Mamuju. Kondisi ini menandakan perlunya persiapan ekstra bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan sejak pagi.

Siang hingga Sore Hari:
Memasuki waktu siang hingga sore, cuaca diperkirakan akan sedikit berubah, dengan kondisi cerah berawan hingga berawan. Meskipun demikian, hujan ringan masih berpeluang muncul di beberapa daerah. Wilayah yang perlu mewaspadai potensi hujan ringan pada periode ini adalah Mamasa, Mamuju, Mamuju Tengah, dan Pasangkayu. Selain itu, periode siang hingga sore hari juga menjadi perhatian khusus terkait potensi angin kencang di wilayah pesisir.

Malam Hari:
Saat malam tiba, langit diperkirakan masih akan didominasi oleh awan, dengan kondisi cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan berpeluang masih terjadi di beberapa kabupaten, yaitu Mamasa, Mamuju, dan Mamuju Tengah. Masyarakat yang berada di wilayah ini diimbau untuk tetap memperhatikan kondisi cuaca saat beraktivitas di malam hari.

Dini Hari:
Menjelang akhir periode prakiraan, yaitu pada dini hari, cuaca diprediksi akan kembali cerah berawan. Namun, seperti pada waktu-waktu sebelumnya, hujan ringan masih berpotensi terjadi, khususnya di wilayah Mamasa.

Waspada Angin Kencang di Wilayah Pesisir

BMKG tidak hanya memberikan peringatan terkait potensi hujan, tetapi juga mengeluarkan peringatan dini mengenai kemungkinan terjadinya angin kencang. Kecepatan angin diprediksi dapat mencapai angka yang signifikan, yaitu hingga 40 kilometer per jam. Fenomena ini diperkirakan akan lebih terasa dampaknya di wilayah pesisir, khususnya di daerah Majene, Polewali Mandar, dan Mamuju. Peningkatan kecepatan angin ini berpotensi terjadi pada siang hingga sore hari.

Oleh karena itu, masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir, termasuk para nelayan dan pengguna transportasi laut, sangat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Potensi gelombang tinggi yang mungkin menyertai angin kencang juga perlu menjadi perhatian.

Suhu, Kelembapan, dan Arah Angin

Secara umum, suhu udara di seluruh wilayah Sulawesi Barat diperkirakan akan berkisar antara 16 hingga 33 derajat Celsius. Rentang suhu yang cukup lebar ini menunjukkan adanya variasi suhu antara daerah dataran tinggi dan pesisir.

Tingkat kelembapan udara diprediksi berada pada rentang 65 hingga 90 persen. Tingkat kelembapan yang tinggi ini dapat membuat udara terasa lebih gerah atau lembap, meskipun suhu tidak terlalu panas.

Sementara itu, arah angin di Sulawesi Barat pada hari tersebut diperkirakan akan bertiup dari arah barat laut hingga timur laut. Kecepatan angin bervariasi, mulai dari 2 hingga 40 kilometer per jam, dengan potensi hembusan terkuat di wilayah pesisir seperti yang telah disebutkan sebelumnya.

BMKG secara tegas mengimbau seluruh masyarakat di Sulawesi Barat untuk senantiasa waspada terhadap setiap perubahan cuaca yang mungkin terjadi. Informasi prakiraan cuaca ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi masyarakat dalam merencanakan aktivitas sehari-hari, serta mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan, terutama bagi mereka yang tinggal atau beraktivitas di daerah yang berpotensi terdampak hujan ringan maupun angin kencang.

Pos terkait