Dari Dapur ke Digital, Sandi Uno Bantu Ibu Rumah Tangga Naik Kelas dengan UMKM dan Teknologi

Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan UMKM

Sosok Sandiaga Uno kembali menunjukkan perhatiannya terhadap pemberdayaan perempuan, khususnya ibu rumah tangga, melalui berbagai program yang bertujuan untuk meningkatkan penghasilan dan kesempatan kerja. Dalam acara yang diselenggarakan oleh Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Skies Indonesia di Tamini Square, Jakarta Timur, ia menyampaikan pentingnya peran perempuan dalam memperkuat perekonomian keluarga.

Program bertajuk “Perempuan Berdaya” ini menghadirkan 49 peserta yang terdiri dari para ibu rumah tangga. Mereka diberikan pelatihan keterampilan kuliner serta pemanfaatan teknologi digital dan AI untuk mendukung usaha mereka. Tujuan utama dari program ini adalah agar para perempuan dapat memiliki penghasilan tambahan dan berkontribusi dalam perekonomian keluarga.

Founder YIS, Sandiaga Uno menjelaskan bahwa visi YIS adalah memberdayakan masyarakat, terutama perempuan, agar memiliki kesempatan yang setara dalam bekerja dan memperoleh penghasilan. Ia menekankan bahwa program ini dirancang agar para emak-emak bisa berpenghasilan melalui usaha kecil menengah.

Pelatihan tidak hanya berfokus pada kemampuan memasak, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan digital, termasuk pemanfaatan Artificial Intelligence (AI). Dengan AI, peserta bisa membuat desain logo atau caption untuk jualan online. Hal ini memungkinkan mereka langsung menjual produk dan mendapatkan keuntungan.

Dalam sesi Kick-Off Program, peserta diajarkan keterampilan membuat Dimsum Mentai dan Thai Dessert. Kedua menu tersebut dipilih karena bahan bakunya terjangkau, mudah ditemukan, serta fleksibel untuk dikreasikan sesuai kebutuhan pasar. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan penggunaan aplikasi ChatGPT untuk membuat konten promosi, sekaligus ditantang membuka pre-order pada hari yang sama.

Hasilnya, salah satu peserta, Dhanis, berhasil mencatatkan penjualan signifikan dengan memperoleh 735 pesanan paket Dimsum Mentai dan Thai Dessert senilai Rp30.000 per porsi atau total Rp22.050.000.

Usai pelatihan offline, program dilanjutkan dengan pendampingan selama tiga minggu. Tahapan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman peserta dalam menjalankan usaha, mulai dari pembuatan konten promosi hingga optimalisasi strategi digital marketing. Melalui pendampingan tersebut, peserta juga mendapatkan ruang diskusi bersama trainer untuk berbagi pengalaman serta mencari solusi atas berbagai tantangan bisnis yang dihadapi, sehingga ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam pengembangan usaha mereka.

Manfaat Pelatihan UMKM bagi Perempuan

  • Pelatihan keterampilan kuliner membantu peserta membangun usaha kecil menengah.
  • Penggunaan teknologi digital dan AI memudahkan proses pemasaran dan penjualan.
  • Pendampingan tiga minggu memastikan peserta dapat menerapkan ilmu yang didapat secara langsung.
  • Diskusi dengan trainer membantu peserta mengatasi tantangan bisnis yang dihadapi.

Strategi Pemasaran Digital dalam Usaha Kecil Menengah

  • Peserta diajarkan membuat konten promosi menggunakan aplikasi seperti ChatGPT.
  • Pelatihan tentang optimasi strategi digital marketing membantu peserta memahami cara memperluas pasar.
  • Pre-order yang dilakukan pada hari pelatihan membantu peserta membangun dasar penjualan awal.
  • Pendampingan tiga minggu memastikan peserta mampu mengelola usaha secara mandiri.

Pos terkait