JAKARTA – Memilih jurusan kuliah sering kali menimbulkan kebingungan, terutama ketika bidang studi yang ditawarkan memiliki kesamaan. Salah satu pertanyaan yang sering muncul dari siswa SMA/SMK adalah, bagaimana perbedaan antara jurusan Sains Data dan Informatika?
Kedua jurusan ini memang berada dalam rumpun teknologi dan komputasi. Namun, fokus pembelajaran serta arah kompetensinya memiliki perbedaan yang jelas. Secara umum, Informatika lebih menitikberatkan pada pengembangan sistem dan perangkat lunak. Mahasiswa akan belajar bagaimana merancang aplikasi, membangun sistem informasi, memahami arsitektur komputer, hingga mengembangkan solusi berbasis perangkat lunak.
Sementara itu, Sains Data fokus pada proses pengolahan dan analisis data untuk menghasilkan insight yang mendukung pengambilan keputusan. Jika Informatika bertugas membangun sistem, maka Sains Data memanfaatkan data yang dihasilkan sistem tersebut untuk dianalisis lebih lanjut.
Perkembangan artificial intelligence (AI), big data, dan transformasi digital dalam beberapa tahun terakhir membuat kebutuhan akan analis dan ilmuwan data semakin meningkat. Perusahaan tidak hanya membutuhkan aplikasi yang berjalan baik, tetapi juga kemampuan membaca pola data untuk menentukan strategi bisnis.
Menurut Ketua Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri (UNM), Tati Mardiana, perbedaan utama antara kedua jurusan ini terletak pada orientasi penyelesaian masalah. Ia menjelaskan bahwa Informatika fokus pada bagaimana membangun sistem dan aplikasi, sedangkan Sains Data berfokus pada bagaimana menganalisis data yang dihasilkan untuk mendukung keputusan yang lebih tepat dan terukur.
Mahasiswa Sains Data dibekali dengan kompetensi matematika, statistika, machine learning, visualisasi data, serta implementasi model analitik ke dalam sistem yang dapat digunakan industri. Pendekatan pembelajaran berbasis proyek membuat mahasiswa terbiasa menghadapi persoalan nyata. Menurut dia, meskipun fokusnya berbeda, kedua jurusan ini tetap saling melengkapi di dunia kerja.
“Di sebuah perusahaan teknologi, lulusan Informatika bisa membangun sistem atau aplikasi, sementara lulusan Sains Data menganalisis data yang dihasilkan sistem tersebut untuk memberikan rekomendasi strategis,” ujarnya.
Ia menambahkan, bagi siswa yang menyukai logika, analisis, dan tertarik memahami pola dari data, Sains Data bisa menjadi pilihan tepat. Namun, bagi yang lebih tertarik pada pengembangan aplikasi dan sistem perangkat lunak, Informatika menjadi jalur yang sesuai.
UNM yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis melalui Prodi Sains Data menghadirkan kurikulum adaptif yang selaras dengan kebutuhan industri digital. Lulusan dipersiapkan untuk berkarier sebagai Data Analyst, Data Scientist, maupun Machine Learning Engineer di berbagai sektor.
Pendaftaran mahasiswa baru Prodi Sains Data UNM telah dibuka. Informasi lengkap mengenai jalur masuk dan proses pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi.






