Antisipasi Arus Mudik Lebaran 2026: Dishub Parigi Moutong Siagakan 30 Personel dan Pos Pelayanan
Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Parigi Moutong telah mengambil langkah-langkah antisipasi guna memastikan kelancaran dan keamanan arus kendaraan. Sebanyak 30 personel dari bidang lalu lintas disiagakan untuk mengawal mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Sekretaris Dishub Parigi Moutong, Ismet, menjelaskan bahwa penempatan personel ini dilakukan di berbagai titik krusial yang diperkirakan akan menjadi jalur utama pergerakan pemudik. Titik-titik tersebut meliputi pos pelayanan, pos terpadu, serta terminal keberangkatan dan kedatangan. Keberadaan personel ini tidak hanya berfungsi untuk mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar dan tertib, tetapi juga siap memberikan bantuan kepada para pemudik yang mungkin mengalami kendala selama perjalanan.
“Personel kami akan terbagi di berbagai pos dan titik vital. Tugas mereka tidak hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga membantu pemudik jika ada kendala di perjalanan,” ungkap Ismet pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Selain fokus pada pengaturan dan pengamanan lalu lintas, Dishub Parigi Moutong juga menunjukkan komitmennya dalam memberikan kenyamanan ekstra bagi para pemudik. Bentuk nyata dari komitmen ini adalah kerjasama erat dengan pihak kepolisian dan instansi terkait lainnya untuk menyediakan fasilitas rest area atau tempat istirahat sementara. Lokasi rest area ini dipilih secara strategis, salah satunya berada di area Jembatan Timbang Desa Toboli.
Fasilitas rest area ini dirancang khusus agar para pemudik dapat memanfaatkan waktu istirahat sejenak, memulihkan stamina, dan memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum melanjutkan perjalanan. Hal ini penting untuk menjaga kewaspadaan di jalan raya dan meminimalkan risiko kelelahan yang dapat berujung pada kecelakaan. Dengan adanya tempat istirahat yang memadai, diharapkan perjalanan mudik dapat dilalui dengan rasa aman dan nyaman.
Harapan Minim Peningkatan Volume Kendaraan untuk Menekan Potensi Kecelakaan
Dalam menghadapi lonjakan aktivitas perjalanan, pihak Dishub Parigi Moutong memiliki harapan besar agar volume kendaraan selama arus mudik Lebaran 2026 tidak mengalami peningkatan yang signifikan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Ismet menekankan bahwa potensi peningkatan volume kendaraan secara langsung berkaitan dengan tingginya risiko kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Dengan jumlah kendaraan yang terkendali, diharapkan angka kecelakaan dapat diminimalisir.
“Kami selalu mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat, dan mematuhi aturan lalu lintas agar mudik aman dan nyaman,” pungkasnya, seraya mengingatkan pentingnya kesadaran dan kedisiplinan dari setiap pengguna jalan.
Pihak Dishub terus berupaya melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk kepolisian, Dinas Kesehatan, dan organisasi masyarakat, untuk menciptakan sinergi yang kuat dalam penyelenggaraan arus mudik. Evaluasi rutin terhadap kondisi lapangan dan penyesuaian strategi akan terus dilakukan guna mengantisipasi segala kemungkinan yang bisa terjadi.
Selain itu, sosialisasi mengenai keselamatan berkendara dan imbauan untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas akan terus digencarkan melalui berbagai kanal komunikasi. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan raya. Dengan persiapan yang matang dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, arus mudik Lebaran 2026 di Kabupaten Parigi Moutong diharapkan dapat berjalan lancar, aman, dan penuh makna.




