Drama VAR dan Penalti Gagal Hiasi Pertandingan Persik vs Persijap



jatim.

SURABAYA – Persik Kediri harus puas bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Brawijaya, Senin (6/4).

Tuan rumah tampil dominan sejak awal laga dan langsung menekan pertahanan Persijap. Persik sempat mencetak gol pada menit ke-28 melalui Jose Enrique. Namun, wasit menganulirnya setelah tinjauan VAR menunjukkan posisi offside.

Peluang emas kembali didapat Persik pada menit ke-60 lewat titik penalti. Sayangnya, Jose Enrique gagal mencetak gol setelah tendangannya ditepis kiper lawan. Skor 0-0 bertahan hingga laga usai.

Hasil ini membuat Persik berada di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan 30 poin, sedangkan Persijap di posisi ke-14 dengan 22 poin.

Pelatih Persik Kecewa dengan Hasil Pertandingan

Pelatih Persik, Marcos Reina Torres, mengaku kecewa dengan hasil tersebut. “Kami pantas mendapatkan tiga poin. Ada satu gol dianulir dan penalti gagal. Ini soal keberuntungan dan hari ini bukan milik kami,” ujarnya.

Meski demikian, dia tetap mengapresiasi kerja keras tim yang mampu tampil solid dan menjaga clean sheet. Marcos juga mengungkapkan timnya sedang dilanda masalah kebugaran dan absennya sejumlah pemain, termasuk Ezra Walian yang mengalami cedera.

“Saya senang dengan permainan tim. Ada banyak kesalahan dan pemain yang absen, kami tetap tampil bagus dan menghadapi tim kuat dengan baik,” katanya.

Menurutnya, kondisi ini menjadi peluang bagi pemain lain untuk menunjukkan kualitas. “Ada banyak pemain yang tidak bisa tampil, tetapi ini juga peluang bagi pemain lain. Mereka bisa tampil dan menunjukkan kualitasnya,” ujar dia.

Pelatih Persijap Akui Hasil Tidak Sesuai Target

Sementara itu, pelatih Persijap, Mario Lemos, mengaku hasil imbang tidak sesuai target timnya. “Kami datang untuk tiga poin, tetapi hanya dapat satu sehingga harus lebih kerja keras lagi. Ke depan harus lebih bagus lagi sehingga siap untuk liga ke depannya,” ujarnya.

Pertandingan ini menunjukkan bahwa kedua tim memiliki kemampuan yang cukup seimbang, namun faktor keberuntungan dan beberapa kesalahan teknis memengaruhi hasil akhir.

Evaluasi dan Persiapan untuk Laga Mendatang

Baik Persik maupun Persijap akan melakukan evaluasi terhadap performa mereka. Bagi Persik, penting untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan yang terjadi, terutama dalam situasi krusial seperti penalti dan pengambilan keputusan dari VAR.

Di sisi lain, Persijap perlu meningkatkan konsistensi dalam pertandingan, terutama dalam menghadapi tim-tim kuat. Dengan begitu, mereka bisa meraih hasil yang lebih baik di babak selanjutnya.



Dalam konteks kompetisi, pertandingan ini menjadi momen penting bagi kedua klub untuk menilai kekuatan dan kelemahan masing-masing. Selain itu, ini juga menjadi kesempatan bagi pemain-pemain muda atau cadangan untuk menunjukkan kemampuan mereka di lapangan.

Seluruh pemain dan pelatih berharap bisa memberikan hasil yang lebih baik di pertandingan berikutnya. Dengan semangat dan persiapan yang matang, kedua tim berpotensi tampil lebih maksimal dan membawa pulang poin penting.

Pos terkait