Dharma Polimetal Perkuat Rantai Pasok Kendaraan Listrik dengan Inovasi Baterai Lithium
PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA), sebuah nama terkemuka dalam industri manufaktur komponen otomotif di Indonesia, secara aktif meningkatkan kontribusinya dalam memperkuat rantai pasok kendaraan listrik (EV) di tanah air. Langkah strategis ini sejalan dengan pesatnya penetrasi kendaraan listrik di pasar domestik dan dukungan kebijakan pemerintah yang terus digalakkan untuk pengembangan industri yang lebih ramah lingkungan. Melalui penguatan kapabilitas manufaktur, pengembangan produk bernilai tambah tinggi, serta integrasi ekosistem dari hulu ke hilir, DRMA menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menangkap peluang pertumbuhan jangka panjang, tetapi juga untuk memperkokoh fondasi bisnis yang berkelanjutan.
Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, DRMA menghadirkan inovasi terbarunya, yaitu Baterai Lithium 12V, yang diperkenalkan dalam ajang pameran bergengsi Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Produk ini dirancang secara khusus untuk menawarkan keunggulan signifikan dibandingkan aki konvensional. Di antaranya adalah daya tahan yang lebih lama, bobot yang jauh lebih ringan, serta desain yang lebih ringkas dan modern. Baterai Lithium 12V ini dikembangkan dengan tujuan untuk menunjang kebutuhan kendaraan listrik roda dua secara optimal, dengan prioritas utama pada tingkat efisiensi dan keamanan yang tinggi.
President Direktur PT Dharma Polimetal Tbk, Irianto Santoso, menggarisbawahi nilai strategis keikutsertaan perusahaan dalam IIMS 2026. “Keikutsertaan DRMA pada IIMS 2026 merupakan momentum strategis untuk memperkenalkan inovasi Perseroan sekaligus memperluas potensi kolaborasi dengan para pelaku industri otomotif,” ujar beliau. “Kami ingin menegaskan posisi DRMA sebagai pemain lokal yang memiliki kapabilitas teknologi, daya saing, dan kesiapan untuk tumbuh seiring percepatan ekosistem EV di Indonesia.”
Dalam pameran tersebut, DRMA memamerkan DC Battery Lithium 12V yang merupakan hasil pengembangan dari Dharma Connect, sebuah unit usaha perusahaan yang secara spesifik berfokus pada teknologi kendaraan listrik dan energi terbarukan. Produk ini merupakan bukti nyata inovasi karya anak bangsa yang tidak hanya menawarkan harga yang kompetitif, tetapi juga mengusung teknologi yang lebih aman dan ramah lingkungan.
Keunggulan Baterai Lithium 12V dari Dharma Polimetal
Baterai Lithium 12V yang dihadirkan oleh DRMA memiliki serangkaian keunggulan teknis yang menjadikannya pilihan menarik untuk kendaraan listrik roda dua:
- Daya Tahan Unggul: Dirancang untuk memberikan kinerja yang konsisten dalam jangka waktu yang lebih lama dibandingkan aki konvensional.
- Bobot Lebih Ringan: Penggunaan material lithium secara signifikan mengurangi bobot baterai, berkontribusi pada efisiensi energi kendaraan.
- Desain Ringkas dan Modern: Ukuran yang lebih kecil dan bentuk yang lebih kompak memudahkan integrasi ke dalam desain kendaraan listrik modern.
- Keamanan dan Stabilitas Tinggi: Baterai ini memiliki karakteristik anti bocor dan stabil dalam penggunaan, yang secara langsung meningkatkan efisiensi operasional dan keselamatan pengguna.
- Ramah Lingkungan: Teknologi yang diadopsi lebih ramah lingkungan, sejalan dengan visi keberlanjutan industri otomotif.
- Harga Kompetitif: Sebagai produk karya anak bangsa, baterai ini hadir dengan harga yang bersaing di pasar.
Baterai Lithium 12V ini tersedia dalam dua pilihan kapasitas yang berbeda, yaitu 12V 6Ah dan 12V 3,5Ah. Fleksibilitas kapasitas ini memungkinkan baterai untuk diaplikasikan pada berbagai jenis sepeda motor listrik, memenuhi kebutuhan pasar yang beragam.
Diversifikasi Usaha untuk Ketahanan Kinerja
Di tengah tantangan dan dinamika yang terus berubah dalam industri otomotif, PT Dharma Polimetal Tbk secara proaktif memperkuat ketahanan kinerjanya melalui strategi diversifikasi usaha. Perusahaan tidak hanya berfokus pada sektor otomotif, tetapi juga secara aktif mengembangkan sektor non-otomotif. Salah satu contoh nyata dari diversifikasi ini adalah pengembangan Battery Energy Storage System (BESS). Inisiatif ini merupakan bagian integral dari strategi perusahaan untuk memperluas sumber pendapatan baru, sekaligus secara efektif menekan ketergantungan pada satu lini bisnis utama.
Strategi diversifikasi ini dipandang sebagai langkah krusial untuk memastikan pertumbuhan yang stabil dan berkelanjutan di masa depan, terutama dalam menghadapi transisi energi global dan perubahan preferensi konsumen. Dengan memiliki portofolio bisnis yang lebih luas, DRMA dapat lebih adaptif terhadap fluktuasi pasar dan memanfaatkan peluang di berbagai sektor.
Prospek Pertumbuhan yang Optimistis
Sejalan dengan agenda inovasi dan diversifikasi yang terus berkesinambungan, DRMA menilai bahwa prospek pertumbuhan bisnisnya tetap terbuka lebar, khususnya pada tahun 2025. Perusahaan menargetkan capaian penjualan yang ambisius, yaitu sekitar Rp6 triliun. Target ini diharapkan dapat tercapai berkat kinerja solid yang terus ditunjukkan oleh segmen komponen untuk kendaraan roda dua dan roda empat. Selain itu, peningkatan kontribusi yang signifikan juga diproyeksikan akan datang dari bisnis kendaraan listrik dan sektor non-otomotif yang terus dikembangkan.
“Ketahanan kinerja DRMA merupakan hasil dari langkah adaptif Perseroan dalam merespons perubahan industri,” tutup Irianto Santoso. “Dengan strategi diversifikasi dan inovasi yang konsisten, kami optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan jangka panjang dan terus menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.” Komitmen DRMA terhadap inovasi dan keberlanjutan menempatkannya pada posisi yang kuat untuk menghadapi masa depan industri otomotif Indonesia yang semakin terlistriifikasi.





