Dua Truk Ringsek, Rp80 Juta Melayang di Trans Sulawesi

Tabrakan Maut di Jalan Trans Sulawesi: Dua Truk Bertabrakan Akibat Kerusakan dan Kondisi Jalan

Mamuju Tengah – Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan berat menggemparkan warga di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Salugatta, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, pada Rabu (18/2/2026) pagi. Peristiwa tragis ini melibatkan sebuah truk Mitsubishi Fuso dan truk Hino 500, yang mengakibatkan salah satu kendaraan mengalami kerusakan parah.

Peristiwa ini dibenarkan oleh pihak kepolisian setempat. Kanit Gakkum Satlantas Polres Mamuju Tengah, Bripka Junaedi, memberikan keterangan mengenai kronologi kejadian yang terjadi sekitar pukul 08.30 Wita.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan yang dihimpun, insiden ini berawal ketika truk Hino 500, yang dikemudikan oleh Asraruddin (39) dengan nomor polisi DD 8719 KB, sedang melaju dari arah selatan menuju utara di Jalan Trans Sulawesi. Di tengah perjalanan, kendaraan berat tersebut mengalami masalah teknis yang cukup serius, yaitu kerusakan pada bagian radiator.

Menyadari kendaraannya tidak dapat melanjutkan perjalanan dengan aman, pengemudi truk Hino 500 memutuskan untuk menepikan kendaraannya ke tepi jalan. Langkah ini diambil demi menghindari potensi bahaya lebih lanjut dan menunggu perbaikan atau bantuan.

Namun, nahas, dari arah yang sama, sebuah truk Mitsubishi Fuso dengan nomor polisi DC 8206 AU yang dikemudikan oleh Kahar (30) melaju dengan kecepatan yang mungkin tidak memungkinkan untuk berhenti mendadak.

Kondisi geografis lokasi kejadian menjadi faktor krusial dalam kecelakaan ini. Jalan di area tersebut dilaporkan memiliki karakteristik yang cukup menantang, yakni tanjakan yang curam dan tikungan tajam. Kombinasi tanjakan dan tikungan ini diduga kuat menghalangi pandangan pengemudi truk Mitsubishi Fuso. Akibatnya, Kahar tidak menyadari keberadaan truk Hino 500 yang sudah terparkir di pinggir jalan.

Benturan keras tak terhindarkan. Truk Mitsubishi Fuso menabrak bagian belakang truk Hino 500 yang sedang berhenti.

Kerusakan dan Kerugian

Akibat tabrakan yang cukup hebat tersebut, truk Mitsubishi Fuso mengalami kerusakan yang sangat parah, terutama pada bagian kabin atau kepala mobil. Struktur kendaraan ini tampak ringsek dan tidak dapat digunakan. Perkiraan kerugian material akibat kerusakan pada truk Fuso ini ditaksir mencapai angka yang fantastis, yaitu Rp80 juta. Angka ini belum termasuk potensi kerugian pada truk Hino 500 yang juga kemungkinan mengalami kerusakan akibat benturan.

Meskipun insiden ini menimbulkan kerusakan fisik yang signifikan pada salah satu kendaraan, kabar baiknya adalah tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kecelakaan ini. Kedua pengemudi, baik Kahar maupun Asraruddin, dilaporkan selamat dan tidak mengalami cedera berarti. Keadaan ini tentu menjadi sebuah anugerah di tengah potensi bahaya yang mengintai di jalan raya, terutama pada jalur-jalur yang memiliki medan sulit seperti di Jalan Trans Sulawesi ini.

Imbauan dan Pencegahan

Kejadian ini kembali menyoroti pentingnya kesadaran keselamatan berlalu lintas, terutama bagi para pengemudi kendaraan berat. Beberapa faktor yang perlu menjadi perhatian serius adalah:

  • Perawatan Kendaraan Rutin: Memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan adalah hal yang mutlak. Pemeriksaan menyeluruh terhadap mesin, rem, ban, dan sistem kelistrikan, termasuk radiator, dapat mencegah terjadinya kerusakan mendadak di tengah jalan.
  • Kondisi Jalan dan Kecepatan: Pengemudi harus selalu memperhatikan kondisi jalan, terutama di area tanjakan dan tikungan. Mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan saat melintasi medan yang sulit sangatlah penting.
  • Etika Parkir Darurat: Jika kendaraan mengalami kerusakan, pengemudi harus segera menepikan kendaraan ke tempat yang aman dan memasang rambu peringatan darurat jika memungkinkan. Ini bertujuan untuk memberi tahu pengendara lain dan mencegah tabrakan serupa.
  • Jarak Aman: Menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, baik yang bergerak maupun yang terparkir, adalah prinsip dasar keselamatan yang harus selalu diterapkan.

Pihak kepolisian juga terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara melalui berbagai kampanye dan penegakan hukum. Namun, tanpa kesadaran dan kedisiplinan dari setiap individu, angka kecelakaan lalu lintas, terutama yang melibatkan kendaraan berat, masih berpotensi terus terjadi. Kejadian di Mamuju Tengah ini menjadi pengingat keras bagi kita semua untuk lebih berhati-hati di jalan.

Pos terkait