Dulles Potabuga Wafat di Tanah Suci, Pemkot Kotamobagu Berduka

Kabar Duka dari Tanah Suci: Jemaah Haji Asal Kotamobagu Wafat di Makkah

KOTAMOBAGU – Suasana haru menyelimuti Kota Kotamobagu, Bolaang Mongondow Raya, menyusul berpulangnya salah seorang jemaah haji asal daerah tersebut di Tanah Suci Makkah, Arab Saudi. Almarhum Hi. Dulles Potabuga, yang akrab disapa Papa Chika, mengembuskan napas terakhirnya pada Sabtu, 30 Mei 2026. Beliau merupakan warga Kelurahan Mongkonai, Kecamatan Kotamobagu Barat.

Fenomena wafatnya jemaah di Tanah Suci, terlebih setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji, seringkali dipandang sebagai sebuah kemuliaan tersendiri. Hal ini juga yang dirasakan oleh Pemerintah Kota Kotamobagu dan keluarga yang ditinggalkan atas kepergian Almarhum Hi. Dulles Potabuga.

Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa ini. “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Hi. Dulles Potabuga di tanah suci Makkah. Semoga almarhum mendapatkan ampunan, rahmat, dan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Wali Kota Weny Gaib pada Minggu, 31 Mei 2026.

Lebih lanjut, Wali Kota menambahkan doa agar seluruh amal ibadah almarhum diterima oleh Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini.

Tanda Kemuliaan dari Sang Pencipta

Wali Kota Weny Gaib melihat momen wafatnya almarhum sesaat setelah menunaikan seluruh rukun haji sebagai sebuah pertanda kemuliaan. Keyakinan ini dipegang teguh oleh banyak pihak, bahwa jemaah yang berpulang di Tanah Suci setelah menunaikan ibadah hajinya adalah tamu istimewa Allah SWT.

“Kami meyakini bahwa jamaah haji yang wafat di tanah suci setelah menunaikan ibadah hajinya merupakan tamu Allah yang mendapatkan kemuliaan tersendiri. Karena itu, kami berharap keluarga yang ditinggalkan tetap tabah, sabar, dan ikhlas menerima ketentuan Allah SWT, seraya terus mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” ungkapnya.

Ucapan belasungkawa ini tidak hanya datang dari Wali Kota, tetapi juga dirasakan oleh seluruh jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu, kerabat, serta keluarga besar almarhum.

Penanganan Administrasi dan Koordinasi

Pemerintah Kota Kotamobagu bergerak cepat dalam menangani segala aspek administrasi dan koordinasi pasca wafatnya Almarhum Hi. Dulles Potabuga. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi dari tim petugas haji di Arab Saudi.

“Berdasarkan laporan yang kami terima dari petugas haji, almarhum meninggal dunia pada pukul 02.00 dini hari waktu Makkah,” ujar Sahaya S. Mokoginta.

Pihak Pemerintah Kota Kotamobagu terus menjalin komunikasi intensif dengan petugas haji, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), serta keluarga jemaah untuk memastikan seluruh informasi tersampaikan dengan baik.

  • Proses Fardhu Kifayah: Sahaya S. Mokoginta melaporkan bahwa proses fardhu kifayah almarhum telah ditunaikan oleh petugas haji.
  • Pemakaman di Tanah Suci: Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, almarhum akan dimakamkan di Tanah Suci Makkah.

Langkah-langkah ini diambil sebagai bentuk penghormatan terakhir dan kepedulian pemerintah terhadap warganya yang tengah menjalankan ibadah suci.

Apresiasi dan Doa untuk Sang Almarhum

Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas segala keteladanan dan pengabdian yang telah ditunjukkan oleh Almarhum Hi. Dulles Potabuga semasa hidupnya. Kontribusinya bagi masyarakat dan daerah diharapkan menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Doa terbaik terus dipanjatkan agar perjalanan suci almarhum berbuah ganjaran haji yang mabrur. Semoga segala dosanya diampuni, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi ujian ini. Kepergian almarhum menjadi pengingat akan kefanaan dunia dan pentingnya mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat.

Pos terkait