Elkan Baggott: Timnas Kini Beda Jauh Dibanding 2 Tahun Lalu

Transformasi Timnas Indonesia: Elkan Baggott Soroti Peningkatan Kualitas dan Mentalitas Pemain

Kembalinya Elkan Baggott ke skuad Timnas Indonesia untuk menghadapi FIFA Series 2026 pada 27 dan 30 Maret 2026 mendatang telah memunculkan sorotan dari para pecinta sepak bola Tanah Air. Pemain yang saat ini membela Ipswich Town tersebut memang telah absen cukup lama memperkuat tim nasional, dengan penampilan terakhirnya tercatat pada Piala Asia 2023 di Januari 2024. Setelah jeda yang cukup signifikan, kepulangannya kali ini disambut dengan komposisi skuad yang jauh berbeda dan semakin bertabur bintang.

Elkan Baggott sendiri merasakan betul adanya transformasi drastis dalam tim. Ia secara blak-blakan mengakui bahwa standar kualitas pemain Timnas Indonesia saat ini telah mengalami peningkatan yang pesat. Perbedaan ini terasa sangat mencolok, mengingat kali pertama Elkan membela Garuda terjadi di masa pandemi COVID-19, sebuah era yang tentu berbeda dengan kondisi tim saat ini.

Perbandingan Skuad: Dari Pandemi ke Era Pemain Eropa

Ketika pertama kali memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia, menolak tawaran dari Thailand dan Inggris, Elkan Baggott langsung menjadi andalan. Namun, setelah Januari 2024, ia sempat tidak mendapatkan panggilan, termasuk untuk Timnas U-23 Indonesia pada play-off Olimpiade 2024 di Juni 2024 lalu. Kala itu, ia memilih untuk berlibur bersama sang kekasih ke Maladewa, dan setelah itu belum kembali dipanggil baik di era kepelatihan Shin Tae-yong maupun Patrick Kluivert.

Kini, di bawah kepelatihan baru John Herdman, Elkan Baggott kembali dipanggil dan menemukan Timnas Indonesia yang telah mengalami perubahan besar. Skuad Garuda kini diperkuat oleh banyak pemain berkualitas yang bermain di Eropa, seperti:

  • Jay Idzes: Bermain di klub Serie A Italia, Sassuolo.
  • Calvin Verdonk: Memperkuat klub Ligue 1 Prancis, LOSC Lille.
  • Emil Audero: Merupakan penjaga gawang di klub Serie B Italia, Cremonese.
  • Maarten Paes: Bermain untuk klub Eredivisie Belanda, Ajax.
  • Kevin Diks: Membela klub Bundesliga Jerman, Borussia Mönchengladbach.

Kehadiran para pemain dengan latar belakang klub dan liga top Eropa ini tentu saja memberikan perbedaan yang signifikan bagi Elkan Baggott.

Pengakuan Elkan Baggott: Standar dan Kualitas Pemain Meningkat

“Menurut saya, perbedaan terbesar dari dua tahun lalu adalah standar dan kualitas pemain,” ujar Elkan Baggott kepada awak media di Stadion GBK, Jakarta. Ia menambahkan, “Sekarang lebih banyak pemain yang bermain di Eropa, di klub dan liga top.”

Pengakuan ini mengindikasikan bahwa Tim Merah Putih saat ini memiliki standar dan kualitas yang lebih tinggi, sebagian besar berkat kualitas individu pemain yang semakin meningkat. Elkan meyakini bahwa skuad Garuda saat ini menjadi lebih baik dan lebih solid.

Pengaruh Mentalitas Baru dari Pelatih John Herdman

Peningkatan kualitas pemain ini, menurut Elkan, juga tidak lepas dari mentalitas baru yang dibawa oleh pelatih anyar, John Herdman. Pelatih asal Inggris ini dinilai mampu menanamkan mentalitas baru yang membuat Timnas Indonesia tampil lebih baik.

“Mereka membawa standar yang lebih tinggi,” kata Elkan Baggott mengenai dampak pelatih baru. “Selain itu, kebersamaan dan semangat tim juga jauh lebih baik sekarang. Itu juga karena energi dari Coach John dan mentalitas baru yang dibawa. Itu dua hal utama yang berbeda dari sebelumnya.”

Pernyataan Elkan menegaskan bahwa perubahan tidak hanya terjadi pada level individu pemain, tetapi juga pada dinamika tim secara keseluruhan. Kebersamaan dan semangat juang yang lebih tinggi menjadi elemen kunci yang dirasakan Elkan dalam skuad Timnas Indonesia era John Herdman.

Timnas Indonesia dijadwalkan akan menghadapi Saint Kitts and Nevis dalam laga perdana FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (27/3/2026) malam WIB. Pertandingan ini akan menjadi ujian awal untuk melihat sejauh mana transformasi yang telah terjadi pada skuad Garuda di bawah kepemimpinan pelatih baru dan dengan komposisi pemain yang semakin mentereng.

Pos terkait