Pergerakan Harga Emas 8 Februari 2026: Antam Naik Tipis, Galeri 24 dan UBS Stagnan
Pasar emas pada Minggu, 8 Februari 2026, menunjukkan dinamika yang menarik. Setelah mengalami fluktuasi di akhir Januari dan awal Februari, harga emas dari tiga merek terkemuka – Antam, Galeri 24, dan UBS – kembali menunjukkan pergerakan yang beragam. Fluktuasi harga, yang merujuk pada naik turunnya harga secara tidak tetap dalam periode waktu tertentu, merupakan fenomena yang dipengaruhi oleh berbagai faktor global maupun domestik.
Sebelumnya, menjelang akhir Januari 2026, ketiga merek emas ini kompak mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan, bahkan menembus angka Rp3 juta per gram. Namun, memasuki awal Februari, harga emas sempat mengalami penurunan sebelum perlahan merangkak naik kembali. Faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan harga emas ini meliputi fluktuasi harga emas global, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, serta dinamika permintaan pasar domestik.
Pada hari ini, pantauan di Galeri 24 Kota Bandung menunjukkan bahwa harga emas dari merek Galeri 24 dan UBS masih berada dalam posisi stagnan, tidak mengalami perubahan dari hari sebelumnya. Namun, berbeda dengan kedua merek tersebut, emas Antam kembali mencatatkan kenaikan harga. Pada Sabtu, 7 Februari 2026, harga emas Antam tercatat Rp3.178.000 per gram, dan pada hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp33.000. Meskipun kenaikan ini tidak tergolong signifikan, tren kenaikan dan penurunan harga emas secara umum menunjukkan kecenderungan stabil dalam jangka panjang.
Berikut adalah rincian daftar harga emas pada Minggu, 8 Februari 2026:
Harga Emas Galeri 24
- 0,5 gram: Rp1.551.000
- 1 gram: Rp2.958.000
- 2 gram: Rp5.843.000
- 5 gram: Rp14.501.000
- 10 gram: Rp28.925.000
- 25 gram: Rp71.924.000
- 50 gram: Rp143.734.000
- 100 gram: Rp287.325.000
- 250 gram: Rp716.549.000
- 500 gram: Rp1.433.097.000
- 1.000 gram: Rp2.866.194.000
Harga Emas Antam
- 0.5 gram: Rp1.660.000
- 1 gram: Rp3.211.000
- 2 gram: Rp6.357.000
- 3 gram: Rp9.510.000
- 5 gram: Rp15.813.000
- 10 gram: Rp31.565.000
- 25 gram: Rp78.774.000
- 50 gram: Rp157.460.000
- 100 gram: Rp314.834.000
- 250 gram: Rp786.792.000
- 500 gram: Rp1.573.352.000
- 1000 gram: Rp3.146.660.000
Harga Emas UBS
- 0,5 gram: Rp1.607.000
- 1 gram: Rp2.972.000
- 2 gram: Rp5.897.000
- 5 gram: Rp14.572.000
- 10 gram: Rp28.991.000
- 25 gram: Rp72.333.000
- 50 gram: Rp144.369.000
- 100 gram: Rp288.623.000
- 250 gram: Rp721.345.000
- 500 gram: Rp1.440.997.000
Lonjakan Minat Masyarakat Terhadap Emas Didorong Kenaikan Harga
Tren kenaikan harga emas yang berkelanjutan sejak tahun lalu hingga awal 2026 tampaknya telah memicu peningkatan minat masyarakat terhadap logam mulia ini. Penguatan harga emas di pasar global menjadikan emas semakin dilirik tidak hanya sebagai perhiasan, tetapi juga sebagai instrumen investasi yang dianggap relatif aman di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Dampak dari kenaikan harga ini terasa secara langsung di tingkat ritel. Di wilayah Jawa Barat, misalnya, Galeri 24 melaporkan adanya lonjakan permintaan emas yang signifikan. Seorang perwakilan dari Galeri 24, Bethari, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap emas meningkat tajam, seiring dengan maraknya pemberitaan mengenai kenaikan harga emas.
“Kalau untuk saat ini memang berita-berita kenaikan emas cukup lumayan ya. Dampaknya, permintaan naik sampai tiga kali lipat dibandingkan sebelumnya,” ujar Bethari pada Jumat, 30 Januari 2026.
Ia menambahkan bahwa meskipun permintaan melonjak, ketersediaan barang tetap diupayakan untuk terjaga, dengan stok yang diisi setiap hari. Namun, tingginya minat tersebut juga menyebabkan beberapa denominasi emas cepat habis terjual.
“Kita setiap hari restock, cuma karena permintaannya naik tiga kali lipat, banyak denominasi yang habis cepat terjual,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bethari mengemukakan bahwa mayoritas masyarakat masih memburu emas batangan dengan ukuran gramasi kecil hingga menengah, seperti 1 gram, 2 gram, dan 5 gram. Namun, permintaan untuk gramasi yang lebih besar juga tidak kalah menarik.
“Bahkan sampai 1 kilo pun dicari,” tuturnya.
Untuk pembelian emas batangan berukuran besar, Galeri 24 menerapkan sistem serah tunda. Sistem ini memungkinkan nasabah untuk mengunci harga pada hari transaksi, sementara penyerahan barang akan dilakukan beberapa hari kemudian, dengan tetap mengikuti sistem antrean yang ada dan ditransaksikan di hari yang sama.
“Harganya tetap dikunci hari ini, barangnya biasanya sekitar tiga hari baru datang,” terang Bethari.
Selain emas batangan, Galeri 24 juga menawarkan beragam produk lain, seperti perhiasan, berlian, hingga emas custom. Menariknya, sistem jual kembali perhiasan dan berlian di Galeri 24 mengikuti harga pasar saat penjualan dilakukan, bukan berdasarkan harga pada kuitansi pembelian.
“Kalau dijual kembali, harganya mengikuti harga saat jual, enggak ada potongan seperti di toko emas konvensional,” katanya.
Galeri 24 juga melayani produk custom, seperti emas yang dibentuk menjadi ID card, pin korporasi, hingga siluet foto yang dicetak di atas emas batangan. Untuk produk custom, waktu pengerjaan biasanya memakan waktu satu hingga dua bulan.
Di tengah lonjakan penjualan emas batangan ini, pihak Galeri 24 menegaskan komitmennya untuk tetap mengutamakan pelayanan terbaik bagi nasabah.
“Dengan kenaikan penjualan emas batangan yang sampai tiga kali lipat ini, fokus kami ingin tetap melayani nasabah dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Bethari juga mengingatkan masyarakat agar tidak sekadar mengikuti tren saat membeli emas.
“Boleh FOMO investasi ke emas, asal pilih tempat investasi yang terjamin dan terpercaya,” tutupnya.





