Evakuasi Dramatis: Pickup Terjun Jurang, Dua Korban Selamat di Bokak

Mobil Pickup Terperosok ke Jurang di Sekadau, Dua Korban Dibawa ke RSUD

Sekadau, Kalimantan Barat – Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil pickup terjadi di kawasan Jembatan Bokak Sebumbun, Desa Bokak, Kecamatan Sekadau Hilir, pada Jumat, 13 Maret 2026 dini hari. Kendaraan yang sedang membawa muatan daging ini dilaporkan terperosok ke dalam jurang setelah menabrak pembatas jalan di sebuah tikungan tajam.

Laporan mengenai kecelakaan ini diterima oleh layanan darurat 110 Polri sekitar pukul 03.30 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari Piket Pamapta Regu III Polres Sekadau bersama dengan piket fungsi segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Kapolres Sekadau, AKBP Andhika Wiratama, melalui Kasi Humas AKP Triyono, menjelaskan bahwa personel yang dipimpin oleh Aiptu Oky, bersama dengan personel Pospam Kayu Lapis Operasi Ketupat Kapuas 2026, segera menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan.

Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas mendapati mobil pickup tersebut telah terperosok ke dalam jurang. Kondisi kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan yang cukup parah akibat benturan dengan pembatas jalan di tikungan yang dinilai cukup tajam. Mobil pickup tersebut diketahui melaju dari arah Sekadau menuju Sintang.

Evakuasi Korban yang Menegangkan

Di dalam mobil pickup tersebut terdapat dua orang korban. Petugas bersama dengan masyarakat setempat segera melakukan upaya evakuasi. Sopir mobil pickup berhasil dievakuasi lebih cepat. Namun, rekan sopir membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dikeluarkan dari kabin kendaraan. Hal ini dikarenakan kakinya terjepit di dalam mobil akibat kerasnya benturan.

“Proses evakuasi dilakukan oleh personel Pamapta dan piket fungsi Polres Sekadau dengan bantuan masyarakat setempat yang turut membantu upaya penyelamatan,” ujar AKP Triyono.

Setelah berhasil dievakuasi dari jurang, kedua korban segera mendapatkan penanganan awal. Mereka kemudian dibawa menggunakan mobil patroli menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekadau untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Selain melakukan evakuasi korban, petugas kepolisian juga sigap dalam melakukan pengamanan lokasi kejadian. Pengaturan lalu lintas juga dilakukan untuk memastikan tidak terjadi kemacetan atau insiden susulan di area tersebut.

Titik Rawan Kecelakaan

AKP Triyono menambahkan bahwa lokasi kejadian di kawasan Jembatan Bokak Sebumbun memang dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan. Kondisi jalan yang memiliki tikungan tajam, ditambah dengan minimnya penerangan jalan pada malam hari, menjadi faktor utama meningkatnya risiko kecelakaan di area tersebut.

Oleh karena itu, pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengendara yang melintas di kawasan tersebut untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Pengendara diminta untuk lebih berhati-hati, terutama saat berkendara di malam hari hingga dini hari, ketika jarak pandang dan kondisi jalan mungkin lebih menantang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang turut membantu proses evakuasi. Kerjasama antara kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam penanganan situasi darurat seperti ini,” pungkas AKP Triyono.

Kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara dan kesadaran akan kondisi jalan, terutama di area yang memiliki karakteristik berbahaya seperti tikungan tajam dan minim penerangan.

Pos terkait