Antisipasi Lonjakan Kendaraan, Sistem Ganjil Genap Tetap Berlaku di Jalur Puncak Bogor Akhir Pekan Ini
Bogor – Menjelang dan selama akhir pekan yang bertepatan dengan perayaan Imlek, sistem ganjil genap akan tetap diberlakukan di jalur Puncak, Bogor. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi lonjakan volume kendaraan yang diperkirakan akan membanjiri kawasan wisata tersebut. Berbeda dengan kebijakan di Jakarta yang meniadakan ganjil genap untuk menyambut Imlek, di Puncak, aturan ini justru ditegakkan demi menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor menegaskan bahwa penerapan sistem ganjil genap ini akan mencakup periode Sabtu, 14 Februari 2026, hingga Selasa, 17 Februari 2026. Periode ini mencakup libur akhir pekan dan cuti bersama yang berdekatan dengan perayaan Imlek, sehingga diperkirakan akan terjadi peningkatan aktivitas masyarakat yang menuju Puncak.
Iptu Ardian Novianto, Kepala Bagian Operasi Satlantas Polres Bogor, menjelaskan bahwa penyesuaian aturan ganjil genap dengan kalender libur nasional merupakan strategi untuk mengelola arus kendaraan. “Aturan ganjil genap berlaku dari Sabtu sampai Selasa, termasuk cuti bersama, karena masuk kalender libur nasional,” ujarnya. Ia mengimbau para pengendara untuk menyesuaikan jadwal perjalanan mereka dengan tanggal pelat nomor kendaraan yang mereka gunakan agar terhindar dari sanksi.
Mekanisme Penerapan Ganjil Genap dan Rekayasa Lalu Lintas
Sistem ganjil genap di jalur Puncak diterapkan pada dua arah utama. Cakupan wilayahnya meliputi:
- Dari Simpang Gadog, Jalan Raya Puncak, menuju ke arah Kabupaten Cianjur.
- Dari wilayah Kabupaten Cianjur, tepatnya Simpang Empat Tugu Lampu Gentur, kembali menuju arah Puncak dan Jakarta.
Petugas di lapangan akan melakukan pemeriksaan terhadap angka terakhir pada pelat nomor kendaraan. Kendaraan yang tidak sesuai dengan ketentuan tanggal yang berlaku akan diminta untuk putar balik. Hal ini bertujuan untuk mendistribusikan volume kendaraan secara merata dan mencegah penumpukan di titik-titik tertentu.
Selain penerapan ganjil genap, kepolisian juga telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas one way atau satu arah. Sistem ini akan diberlakukan secara situasional, tergantung pada kondisi kepadatan arus lalu lintas di lapangan.
“Sistem ini diterapkan menyesuaikan kondisi di lapangan sebelum rekayasa satu arah diberlakukan penuh,” jelas Ardian. Dengan demikian, petugas dapat merespons cepat terhadap potensi kemacetan parah dan segera mengalihkan arus kendaraan untuk kelancaran.
Tujuannya: Kelancaran dan Kenyamanan Wisatawan
Perbedaan perlakuan antara Jakarta dan Puncak terkait sistem ganjil genap ini menunjukkan adanya prioritas yang berbeda. Di Jakarta, peniadaan ganjil genap bertujuan untuk memudahkan mobilitas warga yang merayakan Imlek dan mengurangi potensi hambatan bagi aktivitas keagamaan dan perayaan.
Sementara itu, di jalur Puncak, prioritas utama adalah mengelola arus wisatawan yang berbondong-bondong menuju kawasan tersebut untuk menikmati libur panjang. Lonjakan kendaraan yang signifikan dapat dengan mudah menyebabkan kemacetan parah, mengganggu kenyamanan wisatawan, dan bahkan berpotensi menimbulkan insiden lalu lintas.
Kombinasi antara penerapan ganjil genap dan kesiapan rekayasa lalu lintas one way diharapkan dapat menjadi solusi efektif untuk mengendalikan volume kendaraan yang masuk ke Puncak. Hal ini penting untuk memastikan bahwa pengalaman berlibur para pengunjung tetap aman, nyaman, dan menyenangkan.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan yang akan melintas di jalur Puncak untuk mematuhi aturan yang berlaku. Kepatuhan terhadap sistem ganjil genap dan arahan petugas di lapangan akan sangat membantu kelancaran lalu lintas secara keseluruhan.
“Ardian berharap masyarakat bisa mematuhi aturan agar libur panjang tetap aman dan nyaman. Kombinasi ganjil genap dan rekayasa one way diharapkan mampu mengendalikan arus wisatawan menuju Puncak secara efektif,” tutupnya. Dengan kerjasama dari masyarakat, diharapkan libur Imlek di Puncak dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti.





