Gelandang Persiba Balikpapan Isfandyar Abdillah Dijadwalkan Tampil di Piala AFF 2026

Pemain Muda Persiba Balikpapan Masuk Timnas Indonesia U-19

Kabar gembira datang dari Persiba Balikpapan, salah satu klub sepak bola di Kalimantan Timur. Salah satu pemain muda mereka, Muhammad Isfandyar Abdillah, resmi masuk skuad Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 yang akan berlaga dalam Piala AFF U-19 2026. Turnamen ini akan digelar di Sumatera Utara pada tanggal 1 hingga 14 Juni 2026.

Isfandyar, yang memiliki nomor punggung 19 di Persiba Balikpapan, menjadi salah satu dari 23 pemain yang dipilih oleh pelatih Nova Arianto setelah melewati proses seleksi yang panjang selama beberapa bulan terakhir. Kepastian tersebut diterima oleh Dyar, sapaan akrabnya, pada 27 Mei 2026. Sehari kemudian, ia langsung bertolak ke Medan untuk bergabung dengan skuad Garuda Muda.

“Alhamdulillah sudah masuk skuad. Kemarin ikut seleksi beberapa kali dan sekarang sudah tidak ada pengecilan lagi, jadi sudah fix masuk tim,” ujar Isfandyar saat dihubungi, Sabtu (30/5/2026).

Proses Seleksi yang Berat

Perjalanan Isfandyar menuju Timnas Indonesia U-19 tidak mudah. Ia harus melewati tiga tahap seleksi dengan jumlah peserta yang terus berkurang. Seleksi pertama diikuti sekitar 45 hingga 50 pemain. Setelah itu, jumlah peserta dipangkas menjadi 29 pemain pada tahap kedua, lalu 26 pemain pada tahap ketiga sebelum akhirnya ditetapkan menjadi 23 pemain yang masuk skuad final.

“Seleksi pertama tiga hari, seleksi kedua dua minggu, seleksi ketiga dua minggu lima hari. Lumayan panjang prosesnya,” katanya.

Lawan yang Tidak Mudah

Di ajang Piala AFF U-19 2026, Indonesia tergabung di Grup A bersama Myanmar, Timor Leste, dan Vietnam. Pertandingan grup akan digelar di Medan, Sumatera Utara. Meski menghadapi lawan-lawan yang tidak mudah, Isfandyar mengaku antusias menyambut kesempatan mengenakan lambang Garuda di dada.

“Senang dan bangga. Salah satu tujuan saya bermain bola memang ingin sampai ke Timnas. Alhamdulillah akhirnya bisa tercapai,” ucapnya.

Fokus pada Instruksi Pelatih

Menjelang pertandingan perdana, gelandang yang biasa beroperasi di posisi nomor 8 dan 10 tersebut memilih fokus menjalankan instruksi pelatih Nova Arianto. “Persiapannya mengikuti arahan pelatih dan menjaga semangat. Coach juga selalu mengingatkan untuk mengikuti cara bermain yang sudah diterapkan,” ujarnya.

Selama menjalani pemusatan latihan bersama Timnas, Isfandyar diketahui satu kamar dengan Welber Jardim, pemain keturunan Indonesia-Brasil yang juga menjadi bagian skuad Garuda Muda. Menurut Isfandyar, komunikasi tidak menjadi kendala karena Welber cukup lancar berbahasa Indonesia.

Terima Kasih kepada Semua Pihak

Di balik pencapaiannya menembus Timnas Indonesia U-19, Dyar tak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung perjalanan kariernya. “Terutama Persiba yang sudah memberi banyak menit bermain. Para pelatih, teman-teman, senior-senior yang selalu kasih masukan, dan semua yang membantu saya sampai di sini,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Balikpapan yang selama ini memberikan dukungan kepada Persiba maupun dirinya secara pribadi. “Terima kasih untuk warga Balikpapan yang sudah banyak mendukung. Semoga saya bisa memberikan yang terbaik,” tuturnya.

Pengalaman di Persiba

Musim ini menjadi tahun pertama Dyar berseragam Persiba Balikpapan. Ia turut merasakan ketegangan saat Beruang Madu berjuang mempertahankan status di Liga 2 melalui babak playoff degradasi. Pemain muda tersebut bahkan tampil pada laga krusial melawan Persekat Tegal yang menentukan nasib Persiba.

“Pressure pasti ada, terutama dari penonton karena semua ingin menang. Tapi kami sebagai pemain kompak dan akhirnya bisa menang walaupun bermain dengan sembilan pemain,” kenangnya.

Harapan ke Depan

Ke depan, Dyar berharap bisa membawa Indonesia meraih hasil terbaik di Piala AFF U-19 2026 sekaligus membantu Persiba Balikpapan mewujudkan target promosi ke Liga 1 pada musim mendatang.

Pos terkait