Gubernur Sumsel Blusukan Motor: Pertanian & Pariwisata Jadi Sasaran

Safari Gubernur Sumsel: Motoran ke Banyuasin, Tinjau Lahan Pangan, hingga Destinasi Religi

Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan daerah dengan melakukan kunjungan kerja lapangan yang padat. Pada Jumat, 27 Maret 2026, orang nomor satu di Sumsel ini bersama jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan perjalanan unik dengan mengendarai sepeda motor menuju Kabupaten Banyuasin. Aksi ini bukan sekadar gaya, melainkan bagian dari strategi untuk mendekatkan diri dengan realitas di lapangan dan memastikan program-program pemerintah berjalan efektif.

Rangkaian agenda yang dirancang mencakup berbagai sektor vital, mulai dari pertanian yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan, kegiatan keagamaan yang mempererat tali silaturahmi, hingga pengembangan sektor pariwisata yang berpotensi meningkatkan perekonomian daerah.

Gerakan Pangan: Tanam Padi Serentak di Banyuasin

Perjalanan lapangan Gubernur Herman Deru dimulai di Kabupaten Banyuasin. Tepatnya di Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, ia bersama rombongan turut serta dalam kegiatan tanam padi serentak di lahan cetak sawah rakyat. Inisiatif ini merupakan bagian integral dari upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk secara signifikan meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Lebih dari sekadar kuantitas, program ini juga bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah, memastikan ketersediaan pasokan pangan yang stabil bagi seluruh masyarakat.

Kegiatan tanam padi ini bukan hanya simbolis, tetapi juga merupakan wujud nyata dukungan pemerintah terhadap para petani. Dengan adanya lahan cetak sawah yang dikelola secara optimal, diharapkan dapat meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan para petani, yang pada gilirannya akan berkontribusi pada stabilitas ekonomi daerah.

Safari Jumat dan Serap Aspirasi di Palembang

Usai menuntaskan agenda di Banyuasin, Gubernur Herman Deru melanjutkan perjalanannya menuju Kota Palembang. Di ibu kota provinsi, ia melaksanakan agenda Safari Jumat di Masjid Ruziqna, yang berlokasi di Lorong Arriyadh, Kelurahan 13 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II.

Kegiatan keagamaan ini menjadi momentum penting bagi Gubernur untuk bersilaturahmi secara langsung dengan masyarakat. Di sela-sela ibadah, ia tidak melewatkan kesempatan untuk menyerap aspirasi warga. Dialog dua arah ini penting untuk memahami secara mendalam berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput, sehingga kebijakan pemerintah dapat lebih tepat sasaran dan responsif terhadap dinamika di lapangan.

Menggali Potensi Wisata Religi di Kampung Al-Munawar

Rangkaian kegiatan Gubernur Herman Deru tidak berhenti di situ. Ia kemudian melanjutkan agendanya dengan melakukan peninjauan ke Kampung Wisata Al-Munawar. Destinasi ini dikenal sebagai salah satu situs religi dan sejarah yang memiliki nilai penting di Kota Palembang.

Peninjauan ini mencerminkan perhatian serius pemerintah provinsi terhadap pengembangan potensi pariwisata yang berbasis pada kekayaan budaya dan kearifan lokal. Dengan mengembangkan destinasi seperti Kampung Al-Munawar, diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata, menciptakan lapangan kerja, dan melestarikan warisan budaya.

Melalui serangkaian kegiatan lapangan yang terpadu ini, Gubernur Herman Deru kembali menegaskan komitmennya yang kuat. Ia bertekad untuk memastikan bahwa setiap program pembangunan yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Mulai dari peningkatan sektor pertanian yang fundamental, penguatan sektor pariwisata yang dinamis, hingga pembinaan kehidupan keagamaan yang harmonis, semuanya menjadi prioritas utama dalam upaya mewujudkan Sumatera Selatan yang lebih maju dan sejahtera.

Pos terkait