H-3 Puncak Haji, Seluruh Jemaah Indonesia Tiba di Arab Saudi

Kesiapan Jemaah Haji Indonesia Menuju Puncak Ibadah Armuzna

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah memastikan seluruh jemaah haji Indonesia tiba di Arab Saudi. Kini, fokus utama adalah persiapan puncak ibadah haji yang akan berlangsung di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Puncak ibadah haji di Armuzna direncanakan akan dilaksanakan pada Selasa, 26 Mei 2026. Sementara itu, pemberangkatan jemaah haji akan dimulai pada Senin, 25 Mei 2026.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, menjelaskan bahwa berdasarkan data operasional terbaru, sebanyak 527 kloter dengan total 202.551 jemaah dan 2.098 petugas telah tiba di Makkah. Selain itu, sebanyak 16.596 jemaah haji khusus juga telah tiba di Arab Saudi.

“Saat ini, seluruh layanan kami arahkan untuk memastikan kesiapan Armuzna, mulai dari tenda, penempatan jemaah, konsumsi, transportasi, kesehatan, perlindungan jemaah, hingga penempatan petugas,” ujar Maria di Jakarta, Sabtu (23/5/2026).

Menjelang pelaksanaan Armuzna, Kemenhaj mengimbau jemaah untuk mulai menghemat tenaga, memperbanyak istirahat, menjaga asupan makan dan minum, serta mengikuti arahan petugas. Jemaah juga diminta membawa barang secukupnya selama Armuzna, terutama dokumen identitas, obat pribadi, perlengkapan ibadah, masker, botol minum, alas kaki yang nyaman, dan perlengkapan kebersihan pribadi.

Maria mengingatkan seluruh KBIHU agar tidak memasang atribut, spanduk, stiker, tanda, atau penanda dalam bentuk apa pun di tenda jemaah, baik di Arafah maupun Mina. Menurutnya, seluruh penempatan jemaah harus mengikuti pengaturan resmi agar layanan Armuzna berjalan tertib dan tidak menimbulkan kebingungan.

“Apabila petugas menemukan atribut atau identitas KBIHU yang terpasang di tenda Arafah maupun Mina, atribut tersebut akan langsung dicabut. Kemenhaj juga akan memberikan teguran dan sanksi sesuai ketentuan kepada pihak yang tetap melanggar,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Maria menyampaikan apresiasi kepada jemaah yang telah membayar dam sesuai ketentuan resmi. Jumlah jemaah yang terdata telah membayar dam tahun ini mencapai sekitar 145.341 orang. Dari jumlah tersebut, 102.364 jemaah membayar dam di Arab Saudi melalui Adahi, sedangkan 38.992 jemaah membayar dam melalui mekanisme di Indonesia.

“Capaian ini menunjukkan meningkatnya kesadaran jemaah untuk melaksanakan kewajiban dam secara tertib, aman, dan sesuai ketentuan. Kemenhaj terus memastikan pengelolaan dam berjalan transparan dan memberikan kepastian bagi jemaah,” kata Maria.

Sementara itu, Kemenhaj Arab Saudi mengimbau agar para jemaah tetap berada di hotel karena tingginya suhu udara di Makkah. Saat ini, cuaca di Makkah mencapai 45 derajat Celcius. Selain itu, jemaah juga diminta cukup beristirahat dan shalat di masjid terdekat dengan lokasi penginapan.


Pos terkait