Harga Emas Batangan PT Aneka Tambang (Antam) Naik Pada Hari Sabtu
Pada hari Sabtu, 11 April 2026, harga emas batangan dari PT Aneka Tambang (Antam) mengalami kenaikan. Untuk pecahan 1 gram, harga naik sebesar Rp3 ribu menjadi Rp2.860 juta per gram, dibandingkan dengan posisi sebelumnya yang berada di Rp2.857 juta per gram.
Selain itu, harga buyback emas Antam juga meningkat. Berdasarkan data dari laman resmi logammulia.com, harga buyback emas Antam naik sebesar Rp8 ribu per gram, sehingga saat ini berada pada level Rp2.627 juta per gram.
Harga buyback adalah harga yang ditetapkan oleh Antam untuk membeli kembali atau menebus emas batangan dari konsumen. Jadi, jika pemegang logam mulia ingin menjual kembali emas mereka kepada Antam, mereka akan menerima pembayaran sesuai dengan harga buyback tersebut.
Daftar Harga Emas Antam Per 11 April
Berikut adalah daftar harga emas Antam per 11 April:
- Emas Antam 0,5 gr: Rp1.480.000
- Emas Antam 1 gr: Rp2.860.000
- Emas Antam 2 gr: Rp5.660.000
- Emas Antam 3 gr: Rp8.465.000
- Emas Antam 5 gr: Rp14.075.000
- Emas Antam 10 gr: Rp28.095.000
- Emas Antam 25 gr: Rp70.112.000
- Emas Antam 50 gr: Rp140.145.000
- Emas Antam 100 gr: Rp280.212.000
- Emas Antam 250 gr: Rp700.265.000
- Emas Antam 500 gr: Rp1.400.320.000
- Emas Antam 1000 gr: Rp2.800.600.000
Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP, potongan pajak lebih tinggi yaitu sebesar 0,9 persen.
Emas Fisik Sebagai Investasi Berisiko Rendah
Setiap instrumen investasi memiliki tingkat risiko yang berbeda. Ada yang berisiko rendah, moderat, hingga berisiko tinggi. Menurut perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho, salah satu instrumen investasi berisiko rendah adalah logam mulia atau emas fisik. Namun, emas juga memiliki risiko tinggi hilang atau dicuri, terutama ketika dibawa bepergian.
“Risiko rendah karena pertumbuhan nilai sudah lebih tinggi dibanding bunga bank, tapi juga fluktuatif, cukup likuid. Kenapa bisa juga dikategorikan risiko tinggi, karena mudah atau rawan hilang, dicuri. Di satu sisi dia sangat praktis, mudah dibawa-bawa. Tapi itu bisa dicuri,” kata Andy kepada IDN Times.
Andy juga menekankan agar masyarakat memahami instrumen-instrumen investasi yang rendah risiko, tentunya juga akan memberikan imbal hasil yang lebih kecil. Sebaliknya, jika kamu mencari instrumen investasi yang imbal hasil lebih besar, maka risikonya juga tinggi atau peluang menghadapi kerugian lebih besar, high risk high return.
“Dengan adanya risiko rendah berarti return juga kecil. Jadi jangan sampai orang berasumsi risiko rendah tapi return tinggi,” kata Andy.
Cara Menghitung Keuntungan Investasi Emas
Cara menghitung keuntungan berinvestasi emas adalah dengan mencari selisih antara harga jual dan harga beli. Misalnya, harga beli emas Antam Rp1.021 juta per gram dan harga jual kembali Rp917 ribu per gram. Ada selisih sebesar Rp104 ribu dari harga jual dan harga beli. Artinya, kamu harus menunggu sampai selisih harga melebihi harga beli agar meraih keuntungan.
Apabila kamu membeli emas seharga Rp1.031 juta pada pagi hari, lalu sore harinya ingin dijual, kamu rugi sebesar Rp104 ribu. Berbeda halnya apabila kamu membeli emas hari ini, lalu dijual kembali lima tahun kemudian. Oleh sebab itu, emas sering disebut sebagai instrumen investasi jangka panjang.






