Kepala Dinas Sosial Aceh Tengah Memimpin Upacara Hari Pertama Sekolah di SD Negeri 12 Bebesen
Pada hari pertama masuk sekolah di SD Negeri 12 Bebesen, Senin (30/3/2026), Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Aceh Tengah, Windi Darsa, bertindak sebagai pembina upacara. Kehadirannya menjadi bagian dari kegiatan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah yang menugaskan para pimpinan daerah untuk turun langsung ke sekolah-sekolah dan memimpin upacara bendera secara serentak.
Dalam amanatnya, Windi menekankan pentingnya membangun kebiasaan positif sejak dini, khususnya melalui program Gemar Membaca Al-Qur’an yang dicanangkan oleh pemerintah daerah. Ia mengingatkan seluruh murid agar memanfaatkan waktu 15 menit sebelum pelajaran dimulai untuk membaca Al-Qur’an maupun surat-surat pendek.
“Ini menjadi bagian dari upaya kita membentuk karakter anak-anak sejak dini, agar tumbuh tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki nilai-nilai spiritual yang kuat,” ujarnya.
Selain itu, Windi juga memotivasi para siswa untuk terus belajar dengan sungguh-sungguh sebagai bekal menjadi generasi penerus bangsa. Ia mengibaratkan proses belajar seperti mengukir di atas batu yang hasilnya akan terus melekat. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan yang diperoleh siswa akan menjadi fondasi yang kuat dalam menjalani kehidupan.
Pilar Pendidikan Menjadi Pedoman dalam Pembelajaran
Dalam kesempatan tersebut, Windi turut mengutip ajaran tokoh pendidikan Ki Hajar Dewantara tentang Pilar Pendidikan, yakni Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madya Mangun Karso, dan Tut Wuri Handayani. Menurutnya, guru harus mampu menjadi teladan di depan, membimbing di tengah, dan memberikan dorongan dari belakang agar siswa tumbuh percaya diri dan siap menjadi pemimpin di masa depan.
Program-program seperti ini diharapkan dapat menjadi pedoman dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan produktif. Dengan adanya pengawasan dan bimbingan dari guru, siswa akan lebih mudah menemukan arah dan motivasi dalam menuntut ilmu.
Upacara sebagai Momentum untuk Pembentukan Karakter
Upacara hari pertama sekolah ini diharapkan menjadi momentum untuk menanamkan disiplin, semangat belajar, serta pembentukan karakter siswa di lingkungan pendidikan Aceh Tengah. Selain itu, kehadiran pejabat setempat di sekolah-sekolah juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung dunia pendidikan.
Beberapa hal yang menjadi fokus dalam upacara ini antara lain:
- Penekanan pada kebiasaan membaca Al-Qur’an sebagai bagian dari pengembangan spiritual
- Penggunaan waktu 15 menit sebelum pelajaran dimulai untuk kegiatan pembelajaran
- Motivasi siswa untuk terus belajar dengan sungguh-sungguh
- Penerapan prinsip Pilar Pendidikan Ki Hajar Dewantara dalam kehidupan sehari-hari
Dengan berbagai inisiatif yang dilakukan, diharapkan siswa dapat tumbuh menjadi individu yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan dan nilai moral yang kuat.





