Honda Jatim: Lonjakan Penjualan Motor Februari 2026 Berkat Pemicu Ini

Penjualan Sepeda Motor Honda Jatim Menggeliat di Awal 2026, Didorong Panen Raya dan Momen Lebaran

Surabaya – Distributor sepeda motor Honda untuk wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur, PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim), mencatatkan lonjakan penjualan yang impresif pada periode Februari hingga Maret 2026. Pertumbuhan signifikan ini didorong oleh dua faktor utama: meningkatnya aktivitas di sektor perumahan dan lonjakan kebutuhan kendaraan menjelang perayaan Idulfitri.

Presiden Direktur MPM Honda Jatim, Suwito, mengungkapkan optimisme terhadap kinerja perseroan. “Pada Februari 2026, kami melihat pertumbuhan penjualan sebesar 16% dibandingkan bulan sebelumnya. Tren positif ini terus berlanjut hingga pertengahan Maret, dengan kenaikan yang diperkirakan berada di kisaran 13% hingga 15%,” jelas Suwito.

Dua pilar utama yang menopang pertumbuhan ini adalah:

  • Panen Raya yang Meningkatkan Daya Beli: Sejak akhir Februari hingga awal April, masyarakat dihadapkan pada musim panen raya. Hasil panen ini secara langsung mendongkrak daya beli, memungkinkan masyarakat untuk melakukan pembelian yang lebih besar, termasuk kendaraan bermotor.
  • Siklus Belanja Menjelang Idulfitri: Momen Idulfitri selalu menjadi pendorong aktivitas ekonomi. Menjelang hari raya, masyarakat cenderung meningkatkan pengeluaran untuk berbagai kebutuhan, termasuk transportasi, untuk keperluan silaturahmi dan perjalanan mudik.

Pergeseran Preferensi Konsumen ke Segmen Menengah Atas

Menariknya, Suwito mencatat adanya pergeseran preferensi konsumen ke segmen kendaraan kelas menengah ke atas. Model-model seperti Honda Vario 125, PCX, dan Stylo menjadi primadona yang berkontribusi besar terhadap pertumbuhan penjualan. “Kelompok masyarakat yang memiliki likuiditas dari hasil panen cenderung memilih kendaraan di kelas menengah ke atas. Mereka melihat ini sebagai investasi atau peningkatan kualitas hidup,” ujar Suwito.

Tantangan di Segmen Menengah ke Bawah Akibat Kredit Macet

Meskipun segmen menengah atas menunjukkan pertumbuhan yang agresif, Suwito mengamati bahwa daya beli di segmen menengah ke bawah masih tertahan. Salah satu kendala utama yang dihadapi di lapangan adalah tingginya angka penolakan pengajuan kredit.

“Kami menemukan banyak pengajuan kredit dari segmen bawah yang terpaksa ditolak karena skor kredit nasabah yang buruk. Fenomena ini cukup merata di berbagai industri, tidak hanya otomotif, tetapi juga perumahan, terutama di kota-kota besar seperti Surabaya. Banyak nasabah yang terjerat pinjaman online (pinjol), yang kemudian berdampak negatif pada kemampuan mereka untuk mendapatkan kredit formal,” jelasnya.

Proyeksi Kinerja Awal Tahun yang Menjanjikan

Secara kumulatif, kinerja penjualan pada awal tahun 2026 (Januari–Maret) diprediksi akan tumbuh sekitar 2% hingga 3% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini dianggap cukup baik, mengingat pasar otomotif sempat mengalami kontraksi pada bulan Januari.

Performa Purnajual Ikut Meningkat Seiring Penjualan Unit

Sejalan dengan kenaikan penjualan unit sepeda motor, performa layanan purnajual melalui jaringan bengkel resmi Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) juga menunjukkan tren positif.

“Kunjungan servis tercatat naik sebesar 7%, diikuti oleh peningkatan penjualan suku cadang dengan angka yang sama. Peningkatan ini dipicu oleh kesadaran konsumen yang semakin tinggi untuk melakukan perawatan kendaraan mereka sebelum digunakan untuk perjalanan mudik Lebaran,” tutur Suwito.

Layanan Spesial “Bale Santai Honda” Sambut Pemudik 2026

Dalam rangka menyambut arus mudik dan libur Idulfitri 1447 H, PT Astra Honda Motor (AHM) bersama MPM Honda Jatim kembali menghadirkan layanan spesial “Bale Santai Honda 2026”. Layanan ini dirancang untuk memberikan kenyamanan dan keamanan maksimal bagi para pemudik yang menggunakan sepeda motor Honda.

Layanan “Bale Santai Honda 2026” mencakup:

  • Posko Mudik: Disediakan sebagai tempat istirahat yang nyaman di sepanjang jalur mudik utama di Jawa Timur, memberikan fasilitas bagi pemudik untuk melepas lelah.
  • AHASS Siaga+: Bengkel dengan layanan lengkap yang beroperasi selama periode libur Idulfitri untuk memastikan kendaraan pemudik tetap prima.
  • AHASS Siaga: Jaringan bengkel yang siap melayani kebutuhan servis mendesak selama masa mudik.
  • AHASS Point Siaga: Titik servis strategis yang memudahkan akses bagi pemudik yang membutuhkan bantuan cepat.

Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim, Suhari, menegaskan komitmen Honda. “Kehadiran Bale Santai Honda dan jaringan AHASS Siaga merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi para pemudik pengguna sepeda motor Honda. Kami ingin memastikan perjalanan mereka lancar dan menyenangkan,” kata Suhari.

Selain layanan bengkel, Honda juga menyediakan layanan darurat melalui Honda Customer Care 24 jam. Pemudik dapat menghubungi nomor 1-500-989 atau melalui WhatsApp di 0811-9500-989. Layanan ini siap membantu konsumen menghadapi berbagai situasi darurat selama perjalanan mudik mereka.

Pos terkait