Strategi dan Line-up Pembalap Honda Racing Indonesia untuk Musim 2026
Honda Racing Indonesia (HRI) resmi mengumumkan strategi dan line-up pembalap untuk musim balap 2026. Pengumuman ini dilakukan dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Vault Automotive Museum, Cipete, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan tersebut, HRI juga memperkenalkan identitas visual baru serta semangat regenerasi melalui hadirnya talenta muda.
Balapan bukan hanya sekadar kompetisi bagi Honda. Sejak awal berdiri, ajang balap menjadi bagian dari DNA perusahaan. Teknologi dan model Honda sering kali lahir, diuji, dan disempurnakan di lintasan balap. Hal ini membentuk culture of engineering dan culture of performance yang menjadi benang merah seluruh produk Honda.
Dalam konferensi pers tersebut, Communication Strategy Sub-Division Head PT Honda Prospect Motor, Yulian Karfili, menjelaskan bahwa lintasan balap menjadi tempat bagi Honda untuk mengembangkan teknologi sekaligus membentuk karakter perusahaan. “Balapan itu bukan sekadar kompetisi. Banyak model dan teknologi Honda lahir, diuji dan disempurnakan di lintasan balap. Dari situ terbentuk culture of engineering dan culture of performance yang menjadi benang merah seluruh produk Honda,” ujarnya.
Semangat balap sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari Honda. Semangat tersebut yang membuat Honda Racing Indonesia terus eksis lebih dari 40 tahun di dunia motorsport Tanah Air. Di musim 2025 lalu, HRI mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih gelar juara di seluruh kelas yang diikuti, termasuk penghargaan Team of the Year.
Di ajang Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2025, HRI sukses meraih gelar National Championship ITCR 1.200 Seeded A, ITCR 1.200 Seeded B, ITCR 3.600 Seeded A, hingga Team Constructor Champion. Meski demikian, Arfi menilai pencapaian terbesar bukan hanya trofi di lintasan, tetapi kerja keras dan passion seluruh tim di baliknya.
“Tahun ini kami tidak hanya ingin menyampaikan program balap atau memperlihatkan mobil baru, tetapi juga memperkenalkan orang-orang di balik kesuksesan Honda Racing Indonesia,” ucap Arfi.
Direktur Honda Racing Indonesia Alvin Bahar mengatakan musim 2026 menjadi momen spesial karena Kejurnas balap mobil kembali digelar di Sirkuit Mandalika untuk tahun kedua berturut-turut. Oleh karena itu, strategi HRI musim ini tidak hanya fokus pada aspek teknis mobil, tetapi juga sisi non-teknis dan perjalanan para pembalap.
“Setiap musim selalu menghadirkan tantangan dan dinamika yang berbeda. Namun yang tidak berubah adalah semangat orang-orang di dalam tim ini untuk terus belajar, terus berkembang dan terus memberikan yang terbaik. Kami sangat bangga karena Honda Racing Indonesia bukan hanya dibangun oleh hasil di lintasan, tetapi juga oleh kerja keras, loyalitas dan passion dari seluruh tim yang sudah bertahun-tahun bersama Honda,” ucap Alvin.
Melalui media sosial, HRI akan membuka lebih banyak cerita di balik layar, mulai dari proses latihan, persiapan, hingga tantangan yang dihadapi tim selama kompetisi berlangsung. Musim ini HRI juga memperkenalkan HRI Team Management, sebuah platform pembinaan pembalap muda yang dirancang lebih terstruktur. Program tersebut membuka jalur pengembangan mulai dari racing simulator, gokart, hingga touring car di ajang MFoS.
Sebagai langkah awal, HRI memperkenalkan Rachel Cia yang akan turun di kelas ITCR 1.500 menggunakan Honda City Hatchback RS. Rachel dikenal sebagai female drifter sekaligus juara Women’s Drift Challenge 2023 sebelum beralih ke balap touring.
Selain Rachel, HRI tetap mempertahankan komposisi juara musim lalu. Alvin Bahar kembali turun di kelas ITCR Seeded A menggunakan Honda Civic Type R FL5. Putranya, Avila Bahar, kembali berlaga di kelas ITCR 1.200 Seeded A bersama Honda Brio RS. Sementara Andri Abirezky naik ke kategori Master di kelas yang sama.
Tak hanya line-up baru, HRI juga memperkenalkan livery anyar dengan dominasi warna hitam-merah yang tampil lebih agresif. Identitas visual baru itu disebut menjadi simbol semangat baru Honda Racing Indonesia untuk terus berkembang dan membawa energi segar ke lintasan balap musim 2026.





