Hujan di Jabodetabek, waspada hingga Kamis

Prakiraan Cuaca Jabodetabek untuk Hari Ini

Hari-hari hujan yang terjadi di kawasan Jabodetabek dalam seminggu terakhir masih belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, hujan dengan intensitas ringan dan sedang akan terus mengguyur seluruh wilayah pada hari ini, Selasa 20 Januari 2026.

Menurut laporan BMKG, seluruh wilayah di Jakarta memiliki potensi hujan ringan sepanjang hari. Di wilayah Kabupaten dan Kota Bekasi juga diperkirakan akan terjadi hujan ringan. Sementara itu, Bogor, Depok, dan Tangerang Raya diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas yang lebih tinggi.

Dalam pembaruan prospek cuaca yang dirilis oleh Direktorat Meteorologi Publik BMKG, Jakarta masih perlu waspada terhadap hujan lebat hingga sangat lebat setidaknya hingga Kamis, 22 Januari. Hal serupa juga berlaku untuk Banten dan Jawa Barat, dua wilayah yang berbatasan langsung dengan Jakarta. Sebagai catatan, hujan ekstrem dengan curah hingga lebih dari 200 mm telah tercatat di Jakarta pada tanggal 12 dan 18 Januari lalu.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Cuaca Indonesia

Beberapa faktor yang memengaruhi kondisi cuaca Indonesia antara 20 hingga 26 Januari 2026 tetap sama. Salah satunya adalah peningkatan seruan angin dingin (cold surge) dari Benua Asia. Selain itu, masih ada Siklon Tropis Nokaen di Laut Filipina yang berada di utara Maluku Utara serta bibit siklon 97S di perairan utara Australia yang diprediksi memiliki pergerakan yang persisten.

Yang berbeda adalah bibit siklon 96S yang sebelumnya terdeteksi berkembang di sekitar Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat hingga Jawa Timur sejak 14 Januari lalu kini telah dinyatakan tidak aktif.

Perkembangan Siklon Tropis dan Ancaman Cuaca Ekstrem

Meskipun beberapa siklon telah reda, keberadaan Siklon Tropis Nokaen di Laut Filipina tetap menjadi perhatian khusus. Wilayah yang berpotensi terdampak oleh siklon ini termasuk daerah pesisir utara Jawa dan sebagian besar wilayah Kalimantan. Dengan adanya siklon ini, kemungkinan besar akan terjadi peningkatan curah hujan di beberapa wilayah, terutama di bagian utara Indonesia.

Selain itu, keberadaan bibit siklon 97S di perairan utara Australia juga perlu diwaspadai karena pergerakannya dapat memengaruhi pola angin dan distribusi awan hujan di wilayah Indonesia. Kombinasi dari semua faktor ini membuat situasi cuaca Indonesia dalam beberapa hari ke depan tetap dinamis dan memerlukan pengawasan ketat.

Rekomendasi dan Persiapan

Masyarakat di kawasan Jabodetabek dan sekitarnya disarankan untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang bisa berubah secara cepat. Beberapa langkah pencegahan seperti memastikan saluran air lancar, menjauhi area rawan banjir, serta memperhatikan informasi cuaca secara berkala sangat penting dilakukan.

Selain itu, para pengemudi kendaraan juga diminta untuk berhati-hati saat berkendara, terutama di jalanan yang berpotensi licin akibat hujan deras. Pemerintah setempat juga diminta untuk terus memantau perkembangan cuaca dan siap memberikan bantuan jika diperlukan.

Kesimpulan

Cuaca di kawasan Jabodetabek dan sekitarnya akan tetap tidak menentu dalam beberapa hari ke depan. Meskipun hujan dengan intensitas ringan dan sedang akan terus terjadi, ancaman hujan lebat dan banjir tetap ada. Oleh karena itu, masyarakat harus tetap waspada dan mengikuti informasi terkini dari instansi terkait.

Pos terkait