BATAM (KEPRIZONE.COM) – Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Anugerah Investasi 2025 di Hotel Radisson Golf and Convention Center Batam, Rabu (22/10/2025). Penghargaan tersebut diberikan kepada sejumlah investor, perusahaan, dan tokoh yang dinilai berkontribusi besar terhadap pembangunan ekonomi serta kemajuan iklim investasi di Kota Batam.
Ajang penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menciptakan iklim investasi yang berkelanjutan.
Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut diberikan kepada para pelaku usaha yang secara konsisten mendukung pertumbuhan ekonomi dan menjaga kepercayaan investor terhadap Batam sebagai kota industri.
“Puluhan tahun lalu, Batam belum seperti ini. Kini Batam telah menjadi gerbang kemajuan Indonesia,” ujar Fary dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, realisasi investasi di Batam pada triwulan I tahun 2025 mencapai Rp33,7 triliun atau 56,2 persen dari target Rp60 triliun. Capaian tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan investor sekaligus keberhasilan BP Batam menjaga stabilitas iklim investasi.
“Kami memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada para investor yang terus mempercayai Batam, serta kepada pemerintah yang selalu memberikan dukungan. Ini menunjukkan ekosistem investasi kita berjalan baik dan progresnya nyata,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk terima kasih, tetapi juga dorongan agar sinergi antar pemangku kepentingan terus terjalin.
“Ini merupakan apresiasi setinggi-tingginya atas sinergi yang telah terbina. Semoga penghargaan ini menjadi inspirasi untuk menciptakan iklim investasi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, BP Batam juga meluncurkan program Golden Visa kepada dua perusahaan, yakni PT Digitaland Service Two dan Infineon, sebagai bentuk dukungan terhadap investor berprestasi yang berkontribusi besar dalam perekonomian nasional.
Selain itu, dilakukan penandatanganan nota komitmen investasi tahun 2025 oleh sejumlah perusahaan dengan total nilai mencapai 10,349 miliar dolar AS dan estimasi penyerapan tenaga kerja hingga 15.925 orang.
Dalam ajang Anugerah Investasi 2025, BP Batam memberikan penghargaan kepada sejumlah perusahaan dan tokoh yang dinilai berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta menciptakan inovasi di berbagai sektor strategis.
Pada kategori perusahaan, penghargaan Penanaman Modal Asing (PMA) dengan ekspor tertinggi diraih PT Austin Engineering Indonesia. Sementara itu, PT Ecogreen Oleochemicals Batam terpilih sebagai Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan realisasi investasi terbesar.
BP Batam juga memberikan apresiasi kepada PT Digitaland Services Two sebagai PMA dengan realisasi investasi terbesar, serta PT Free The Sea yang dinilai unggul dalam inovasi daur ulang. Adapun PT TDK Electronics Indonesia menerima penghargaan sebagai PMA perusahaan inklusif disabilitas.
Untuk kategori PMDN, penghargaan galangan kapal terbaik diraih PT Bandar Abadi Shipyard, sementara PT Ennovi Integrated Engineering Services Batam mendapat apresiasi atas pemanfaatan teknologi dalam proses produksi. Selain itu, PT WIK Far East menerima penghargaan atas inovasi manufaktur ramah lingkungan, dan PT Satnusa Persada ditetapkan sebagai pionir implementasi industri 4.0.
Dalam kategori khusus kawasan, Kawasan Industri Tunas Group meraih penghargaan atas inovasi hijau kawasan industri, sedangkan PT Buana Shipyard memperoleh apresiasi dalam bidang perkapalan berbasis ekonomi biru.
Sementara itu, pada kategori tokoh dan penggerak pembangunan, penghargaan diberikan kepada sejumlah individu yang berkontribusi nyata bagi kemajuan Batam. Tek Po (Abi) dinobatkan sebagai Tokoh Pariwisata Gastronomi Batam, disusul Ali Ulai sebagai Tokoh Penggiat Investasi Batam, dan Peters Vincen sebagai Tokoh Penggiat Potensi Investasi Batam.
Selain itu, Hartono menerima Anugerah Kawasan Pariwisata Unggulan, Soedarsono Darmosoewito ditetapkan sebagai Tokoh Perintis Pengembangan Batam, dan Ismeth Abdullah dianugerahi sebagai Tokoh Pembangunan Bidang Pendidikan dan Kemasyarakatan.





