Persiapan Arus Balik Lebaran: Rute Mamuju–Balikpapan Dibuka, Tiket Wajib Online
Menjelang berakhirnya periode libur Lebaran 1447 Hijriah, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Balikpapan telah mengumumkan kesiapan layanan penyeberangan untuk arus balik. Rute krusial Mamuju–Balikpapan akan kembali beroperasi melayani para pemudik yang hendak kembali ke daerah tujuan masing-masing. Pelayaran perdana untuk arus balik ini dijadwalkan akan dimulai pada Senin, 23 Maret 2026, dengan titik keberangkatan dari Pelabuhan Penyeberangan Mamuju menuju Pelabuhan Kariangau di Balikpapan.
Transisi ke Sistem Tiket Online: Efisiensi dan Kenyamanan
Salah satu kebijakan penting yang diterapkan untuk kelancaran arus balik kali ini adalah kewajiban pembelian tiket secara daring atau online. Seluruh calon penumpang diwajibkan untuk melakukan pembelian tiket melalui situs resmi Ferizy, yang dapat diakses melalui alamat trip.ferizy.com. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk meminimalisir antrean panjang yang seringkali terjadi di area pelabuhan, terutama pada puncak arus balik.
Supervisor ASDP Cabang Balikpapan, Samsir, menekankan pentingnya pemesanan tiket lebih awal. “Kami harapkan masyarakat langsung mengakses tiket online. Ini penting untuk menghindari antrean panjang,” ujar Samsir. Sistem tiket online ini tidak hanya bertujuan untuk efisiensi, tetapi juga untuk memberikan kenyamanan lebih bagi para penumpang, memungkinkan mereka untuk merencanakan perjalanan dengan lebih baik tanpa perlu khawatir akan antrean fisik di pelabuhan.
Jadwal Pelayaran dan Imbauan Pemesanan Awal
Pemesanan tiket untuk arus balik Lebaran 1447 Hijriah telah dibuka mulai Minggu, 22 Maret 2026. Calon penumpang dihimbau untuk segera melakukan pemesanan agar mendapatkan jadwal yang diinginkan dan menghindari potensi kehabisan tiket, terutama pada hari-hari puncak.
PT ASDP Indonesia Ferry memprediksi bahwa meskipun akan ada peningkatan jumlah penumpang, lonjakan ekstrem tidak diperkirakan akan terjadi. Hal ini didasari oleh ketersediaan berbagai alternatif moda transportasi lain, seperti kapal perintis dan juga jalur darat melalui Parepare, yang dapat menjadi pilihan bagi sebagian penumpang.
Berikut adalah jadwal keberangkatan KMP Swarna Kartika untuk rute Mamuju–Kariangau:
- Senin, 23 Maret 2026: Pukul 18.00 WITA
- Rabu, 25 Maret 2026: Pukul 18.00 WITA
- Jumat, 27 Maret 2026: Pukul 18.00 WITA
- Minggu, 29 Maret 2026: Pukul 18.00 WITA
- Selasa, 31 Maret 2026: Pukul 18.00 WITA
Dan berikut adalah jadwal untuk rute sebaliknya, Kariangau–Mamuju:
- Selasa, 24 Maret 2026: Pukul 18.00 WITA
- Kamis, 26 Maret 2026: Pukul 18.00 WITA
- Sabtu, 28 Maret 2026: Pukul 18.00 WITA
- Senin, 30 Maret 2026: Pukul 18.00 WITA
Kesiapan Operasional dan Pengalaman Arus Mudik
Sebelumnya, KMP Swarna Kartika telah menyelesaikan tugasnya dalam melayani arus mudik Lebaran. Pada perjalanan terakhir arus mudik yang berlangsung pada Kamis, 19 Maret 2026, kapal tersebut berhasil mengangkut sebanyak 310 penumpang dan 78 unit kendaraan dari Balikpapan menuju Mamuju. Data ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam menggunakan layanan penyeberangan ini sebagai salah satu opsi perjalanan.
Fokus PT ASDP Cabang Balikpapan kini sepenuhnya beralih pada kesiapan operasional arus balik. Dengan pengalaman dari arus mudik, diharapkan seluruh aspek operasional telah teruji dan siap untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para penumpang yang kembali.
Informasi Kontak Layanan Pelanggan
Bagi calon penumpang yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai jadwal, pembelian tiket, atau hal-hal lain terkait layanan penyeberangan ini, dapat menghubungi narahubung yang telah disediakan. Kontak loket penjualan tersedia melalui Yudi di nomor 081333889002 dan Sandi di nomor 085729895805. Ketersediaan kontak ini diharapkan dapat mempermudah komunikasi dan memberikan solusi cepat bagi setiap pertanyaan atau kendala yang mungkin dihadapi oleh penumpang.
Dengan persiapan yang matang dan penerapan sistem pemesanan tiket online, PT ASDP Indonesia Ferry berupaya untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan arus balik Lebaran 1447 Hijriah di rute Mamuju–Balikpapan.




