Aktivitas Kendaraan di Jalan Layang MBZ Meningkat Signifikan Menjelang Arus Mudik Lebaran
Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, aktivitas lalu lintas di Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) terpantau mulai mengalami peningkatan. Data yang dihimpun pada H-9 Lebaran, tepatnya Kamis (12 Maret 2026), menunjukkan pergerakan kendaraan yang signifikan meninggalkan dan menuju ibu kota. PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) mencatat bahwa lonjakan ini merupakan indikasi awal dari mobilitas masyarakat yang mulai bergerak untuk merayakan hari raya bersama keluarga di kampung halaman.
Peningkatan Volume Kendaraan di Kedua Arah
Berdasarkan catatan PT JJC, total kendaraan yang melintas keluar dari Jakarta melalui Jalan Layang MBZ mencapai 28.040 unit. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 18,87 persen dibandingkan dengan volume lalu lintas normal yang berkisar pada angka 23.588 kendaraan.
Sementara itu, arus kendaraan yang menuju Jakarta juga tidak kalah padat. Tercatat sebanyak 24.387 kendaraan memasuki Jakarta melalui ruas tol layang tersebut. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 11,71 persen jika dibandingkan dengan lalu lintas normal yang biasanya dilalui oleh 21.830 kendaraan.
Jika dijumlahkan, total volume kendaraan yang melintasi Jalan Layang MBZ pada kedua arah pada H-9 Lebaran mencapai 52.427 unit. Angka ini menegaskan bahwa persiapan arus mudik dan balik Lebaran 2026 telah dimulai, dan Jalan Layang MBZ menjadi salah satu jalur utama yang mulai terpengaruh oleh peningkatan mobilitas tersebut.
Imbauan Keselamatan dan Persiapan Perjalanan
General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek, Desti Anggraeni, menyatakan bahwa peningkatan volume lalu lintas ini merupakan sinyal awal dari masyarakat yang mulai melakukan perjalanan menjelang periode puncak mudik.
“Peningkatan volume lalu lintas di Ruas Jalan Layang MBZ pada H-9 Lebaran menunjukkan mulai adanya pergerakan kendaraan baik yang meninggalkan maupun menuju Jakarta. Kami mengimbau pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan,” ujar Desti.
Beliau juga menekankan pentingnya persiapan matang bagi setiap pengguna jalan yang akan melakukan perjalanan jauh. Persiapan ini mencakup beberapa aspek krusial demi kelancaran dan keamanan perjalanan:
Kondisi Kendaraan:
- Pastikan kendaraan dalam kondisi prima dan laik jalan. Lakukan pemeriksaan menyeluruh pada mesin, rem, ban, lampu, dan sistem kelistrikan sebelum berangkat.
- Periksa ketinggian oli, air radiator, dan cairan rem.
- Pastikan ban dalam kondisi baik, termasuk tekanan angin yang sesuai standar.
Kondisi Pengemudi:
- Pengemudi harus dalam kondisi fisik yang fit dan tidak mengantuk. Istirahat yang cukup sebelum memulai perjalanan adalah kunci utama.
- Hindari mengemudi dalam kondisi lelah atau stres. Jika merasa lelah, segera berhenti di rest area yang tersedia untuk beristirahat.
Persiapan Logistik:
- Pastikan ketersediaan bahan bakar yang cukup, terutama jika melakukan perjalanan jarak jauh. Manfaatkan rest area untuk mengisi bahan bakar sebelum tangki kosong.
- Bagi pemilik kendaraan listrik, pastikan daya baterai mencukupi dan rencanakan titik pengisian daya di sepanjang rute.
Antisipasi Cuaca:
- Perhatikan prakiraan cuaca di sepanjang rute perjalanan. Potensi perubahan cuaca seperti hujan deras dapat memengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan.
- Kurangi kecepatan saat kondisi cuaca buruk dan tingkatkan kewaspadaan.
Dengan melakukan persiapan yang matang dan mematuhi imbauan keselamatan, diharapkan seluruh pengguna jalan yang melintasi Jalan Layang MBZ dapat menikmati perjalanan yang aman, lancar, dan nyaman hingga mencapai tujuan masing-masing. Peningkatan kewaspadaan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas akan berkontribusi pada terciptanya arus mudik Lebaran yang tertib dan minim kecelakaan.
Informasi Tambahan Terkait Arus Mudik Lebaran:
- Banyak Pemudik Tak Sadar, 3 Hal Ini Bisa Bikin Rem Mobil Mendadak Rewel di Jalan
- Jangan Salah Pilih Hari! Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali
- Chery Siapkan 22 Bengkel Siaga Mudik Lebaran 2026, Ada Diskon Servis hingga 30 Persen




