Berita Jambi Terpopuler: Dari Pencurian Hingga Proyek Infrastruktur Megah
Provinsi Jambi kembali menjadi sorotan dengan beragam peristiwa menarik yang terjadi di 11 kabupaten dan kotanya. Mulai dari aksi kriminalitas yang berakhir di balik jeruji besi, kabar duka dari Tanah Suci, hingga geliat pembangunan infrastruktur yang menjanjikan kemajuan ekonomi. Berita-berita ini dirangkum menjadi rangkuman “Jambi Top 7” yang memuat berbagai informasi penting, termasuk yang viral dan menarik perhatian publik.
Pria Asal Bengkulu Tertangkap Basah Setelah Mencuri Motor di Bungo
Sebuah kisah pencurian yang berujung pada penangkapan terjadi di Kabupaten Bungo, Jambi. Seorang pria berinisial TH (33), yang berasal dari Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, dilaporkan telah melakukan pencurian sepeda motor. Ironisnya, aksi ini dilakukan setelah ia diberi tumpangan dan menginap di rumah kos milik rekannya sendiri di Kecamatan Bungo Dani, Kabupaten Bungo.
Peristiwa pencurian ini terjadi pada tanggal 4 Februari 2026. Pelaku, TH, memanfaatkan kesempatan saat pemilik kos berinisial M (45) asal Kabupaten Tebo sedang berada di dalam kamarnya. TH kemudian membawa kabur sepeda motor milik M.
Pelarian TH akhirnya berakhir di Kota Jambi. Tim Opsnal Reborn Unit Reskrim Polsek Muara Bungo berhasil menangkap pelaku pada hari Senin, 25 Mei 2026, mengakhiri rangkaian pelariannya.
Tiga Jemaah Haji Jambi Meninggal di Tanah Suci, Jasa Badal Haji Diberikan
Kabar duka menyelimuti Provinsi Jambi seiring dengan pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Hingga memasuki puncak pelaksanaan ibadah haji, tercatat tiga jemaah asal Jambi dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci. Ketiganya wafat akibat berbagai komplikasi penyakit yang telah diderita sebelumnya.
Ketiga jemaah yang berpulang ke Rahmatullah adalah:
* Asniyati Ahmad Bawari asal Kabupaten Sarolangun.
* Khairusni Bilal Usman asal Kabupaten Kerinci.
* Nasrullah Ismail Sabri asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian para jemaah tersebut. “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami atas nama seluruh petugas dan panitia penyelenggara ibadah haji menyampaikan rasa duka cita yang amat mendalam atas wafatnya para jemaah haji asal Provinsi Jambi di Tanah Suci. Semoga seluruh amal ibadah mereka diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala khilafnya, dan wafat dalam keadaan husnul khatimah,” ujar Wahyudi.

Saran Akademisi Unja: Uji Coba Pilot Project untuk Kabel Utilitas Bawah Tanah di Kota Jambi
Seorang akademisi dari Universitas Jambi (Unja), Zakly Hanafi Ahmad, memberikan pandangannya mengenai potensi penerapan jaringan kabel utilitas bawah tanah di Kota Jambi. Menurutnya, Kota Jambi masih memiliki potensi besar untuk mewujudkan penataan kabel yang lebih rapi, terutama di kawasan perumahan baru dan wilayah yang sedang berkembang.
Zakly, yang merupakan dosen di Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Fakultas Hukum Unja, menilai bahwa beberapa kawasan seperti Alam Barajo dan Paal Merah memiliki kondisi tata ruang dan geografis yang memungkinkan untuk dikembangkan sebagai lokasi penataan jaringan utilitas terpadu bawah tanah. “Karena kita lihat itu juga menjadi sarana jaringan utilitas terpadu, saya pikir untuk menyentuh perumahan-perumahan di Jambi punya potensi yang bagus,” ungkap Zakly melalui sambungan telepon WhatsApp pada Sabtu (30/5/2026).
Namun demikian, Zakly juga mengingatkan bahwa penerapan kabel bawah tanah di kawasan pusat kota akan menghadapi tantangan yang tidak ringan. Salah satu kendala utama yang perlu diatasi adalah kebutuhan untuk menggali ulang saluran drainase atau gorong-gorong yang ada. Proses penggalian ini berpotensi besar mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat sehari-hari.

Pemkot Jambi Siapkan Jaringan Bawah Tanah Atasi Semrawut Kabel Utilitas
Pemerintah Kota Jambi menyadari adanya keluhan masyarakat terkait kondisi kabel utilitas yang masih semrawut dan menjuntai di berbagai ruas jalan. Kondisi ini tidak hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. Menanggapi hal tersebut, Pemkot Jambi tengah mempersiapkan langkah-langkah untuk memindahkan kabel-kabel tersebut ke bawah tanah.
Wali Kota Jambi, Maulana, menyatakan bahwa pihaknya terus menerima laporan dari masyarakat mengenai kabel utilitas yang melintang secara tidak beraturan di berbagai titik. Untuk mengatasi masalah ini, Pemkot Jambi terus mendorong kerja sama dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). APJII sendiri merupakan pihak yang diberi kewenangan untuk melakukan perapian kabel di lapangan.
“Memang banyak keluhan masyarakat soal kabel utilitas yang semrawut ini. Karena itu kita terus mendorong APJII agar melakukan perapian secara maksimal,” ujar Maulana pada Minggu (31/5/2025). Upaya ini diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang terhadap permasalahan kabel utilitas yang telah lama dikeluhkan.

Daftar 8 Proyek Strategis di Jambi: Dari Tol hingga Industri Kemingking
Provinsi Jambi menjadi tuan rumah bagi sejumlah proyek pembangunan berskala besar, baik yang bersumber dari pemerintah pusat maupun provinsi. Proyek-proyek ini mencakup berbagai sektor, mulai dari infrastruktur transportasi hingga pengembangan kawasan industri, yang bertujuan untuk memperkuat konektivitas, menekan biaya logistik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi regional.
Pemerintah pusat dan daerah terus berkomitmen untuk mempercepat pembangunan infrastruktur skala besar di Provinsi Jambi. Sejumlah proyek strategis telah masuk dalam agenda prioritas nasional dan daerah.
Berikut adalah beberapa proyek besar yang direncanakan dan sedang dikembangkan di Provinsi Jambi:
- Jalan Tol Jambi-Pekanbaru: Proyek tol ini merupakan bagian dari jaringan tol Trans-Sumatra yang akan meningkatkan konektivitas antar provinsi dan memperlancar arus barang serta penumpang.
- Jalur Kereta Api Logistik Batu Bara: Pembangunan jalur kereta api khusus batu bara ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi transportasi komoditas utama Provinsi Jambi, mengurangi beban jalan raya, dan menekan biaya logistik.
- Pengembangan Kawasan Industri: Rencana pengembangan kawasan industri, termasuk di area Kemingking, bertujuan untuk menarik investasi baru, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan nilai tambah produk lokal.
- Pembangunan Bendungan: Proyek bendungan merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan melalui irigasi pertanian dan penyediaan air baku.
- Peningkatan Infrastruktur Pelabuhan: Proyek ini bertujuan untuk memperkuat peran Jambi sebagai salah satu sentra logistik di Sumatera, dengan meningkatkan kapasitas dan fasilitas pelabuhan.
- Pengembangan Bandara: Rencana pengembangan bandara yang ada diharapkan dapat meningkatkan kapasitas penerbangan, baik untuk penumpang maupun kargo, serta mendukung pariwisata dan ekonomi daerah.
- Pembangunan Infrastruktur Energi: Proyek-proyek di sektor energi, seperti pembangunan PLTU atau pengembangan sumber energi terbarukan, menjadi prioritas untuk memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat.
- Program Perbaikan Jalan dan Jembatan: Selain proyek-proyek besar, pemerintah juga terus melakukan perbaikan dan pembangunan jalan serta jembatan di berbagai wilayah untuk meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antar daerah.

Warga Muaro Jambi Tuntut Penutupan Kandang Ayam PT SUM Akibat Gangguan Lalat
Ratusan warga Desa Lubuk Raman, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang PT Surya Unggas Mandiri (SUM) pada Sabtu (30/5/2026). Tuntutan utama mereka adalah penutupan permanen fasilitas kandang ayam milik perusahaan tersebut, yang diklaim telah menjadi sumber utama wabah lalat dan menyebabkan gangguan kesehatan di lingkungan permukiman warga.
Keresahan warga telah berlangsung sejak peternakan ayam tersebut mulai beroperasi. Mereka mengaku setiap hari harus menghadapi serbuan lalat yang sangat mengganggu. Lalat-lalat tersebut bahkan sampai masuk ke dalam rumah, mengganggu aktivitas sehari-hari, dan berdampak buruk pada kesehatan keluarga.
Kepala Desa Lubuk Raman, Safii, menjelaskan bahwa tuntutan warga muncul karena dampak lingkungan yang dirasakan semakin parah dan sudah tidak dapat ditoleransi lagi. “Keinginan masyarakat hanya satu, perusahaan itu ditutup. Kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Setiap hari warga seperti tidur bersama lalat. Banyak warga mengalami gatal-gatal akibat kondisi tersebut,” ujar Safii saat mendampingi aksi warga. Situasi ini menunjukkan adanya konflik kepentingan antara kegiatan industri peternakan dan kenyamanan serta kesehatan masyarakat sekitar.

Mantan Kapolda Jambi Firman Shantyabudi Berduka atas Wafatnya Ryamizard Ryacudu
Kabar duka menyelimuti keluarga besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan meninggalnya mantan Menteri Pertahanan RI, Ryamizard Ryacudu, pada Minggu (31/5/2026). Kepergian tokoh militer senior ini meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak, termasuk bagi mantan Kapolda Jambi, Firman Shantyabudi.
Komjen Pol (Purn) Firman Shantyabudi memiliki hubungan keluarga yang dekat dengan almarhum Ryamizard Ryacudu. Firman, yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Korps Lalu Lintas, merupakan adik ipar dari almarhum Ryamizard Ryacudu.
Ungkapan belasungkawa disampaikan oleh Firman Shantyabudi atas wafatnya tokoh yang dikenal memiliki karier yang panjang dan cemerlang di lingkungan militer dan pemerintahan. Kepergian Ryamizard Ryacudu menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia, terutama bagi dunia pertahanan dan militer.







