Jangan Terlewat, Servis AC Mobil Dilakukan Setiap Interval Segini
Jangan Terlewat, Servis AC Mobil Dilakukan Setiap Interval Segini
Servis AC mobil sebaiknya dilakukan setiap 25.000 km untuk perawatan ringan dan 40.000 km untuk servis besar agar tetap dingin dan awet.
Tips & Trick
Fahmy Fauzy Muhammad March 30th, 10:00 PM March 30th, 10:00 PM
Servis AC mobil tidak boleh diabaikan walaupun AC masih terasa dingin. Karena tanpa perawatan rutin, performa AC bisa menurun tanpa disadari. Penurunan ini biasanya baru terasa saat kondisi sudah cukup parah.
“Servis AC itu ada waktunya, jangan nunggu nggak dingin atau rusak dulu baru dicek, baru diservis, nanti biaya juga bisa lebih besar,” ujar Rio Kurnia, pemilik bengkel Kurnia spesialis AC mobil di Cikutra, Bandung.
Untuk perawatan ringan, servis AC disarankan dilakukan setiap 2 tahun atau sekitar 25.000 km. Servis ini meliputi pembersihan kondensor, pengecekan tekanan freon, serta penggantian filter kabin. Langkah tersebut penting untuk menjaga sirkulasi udara dan proses pendinginan tetap optimal.
“Kalau yang besar biasanya sekalian bersihin evaporator sama ganti oli kompresor. Kondensor juga disemprot kalau servis besar,” lanjutnya. Servis besar umumnya dilakukan setiap 40.000 km atau sekitar 5 tahun pemakaian. Pada tahap ini, dilakukan pembersihan menyeluruh termasuk evaporator serta penggantian dryer.
Perawatan berkala ini bertujuan mencegah kerusakan komponen yang lebih serius. Dengan servis sesuai interval, performa AC bisa tetap dingin dan usia pakainya lebih panjang.

Jenis-Jenis Servis AC Mobil
- Servis Ringan
Servis ringan biasanya dilakukan setiap 2 tahun atau sekitar 25.000 km. - Pembersihan kondensor
- Pengecekan tekanan freon
Penggantian filter kabin
Servis Besar
Servis besar dilakukan setiap 40.000 km atau sekitar 5 tahun pemakaian.- Pembersihan menyeluruh, termasuk evaporator
- Penggantian dryer
- Pembersihan kondensor dengan semprotan khusus
- Penggantian oli kompresor

Pentingnya Perawatan Berkala AC Mobil
Perawatan berkala sangat penting untuk memastikan AC mobil tetap berfungsi secara optimal. Jika tidak dilakukan, beberapa komponen seperti evaporator dan kondensor bisa mengalami kerusakan yang lebih parah. Selain itu, kebocoran freon juga bisa terjadi, sehingga membuat AC tidak mampu memberikan pendinginan yang maksimal.
Mekanik juga menyarankan penggunaan freon berkualitas agar kinerja AC tetap baik dan tahan lama. Freon yang tidak berkualitas bisa menyebabkan kerusakan pada kompresor dan sistem pendinginan lainnya.
Selain itu, filter kabin juga perlu diganti secara rutin. Jika tidak dibersihkan atau diganti, filter bisa menjadi tempat penumpukan debu dan kotoran, sehingga mengganggu sirkulasi udara dan menghasilkan bau apek di dalam kendaraan.
Dengan melakukan servis AC sesuai interval yang direkomendasikan, pengguna dapat menghindari biaya perbaikan yang lebih mahal di masa depan. Selain itu, performa AC akan tetap optimal dan nyaman digunakan.





