Kebakaran Rumah di Desa Ledug, Banyumas
Sebuah kejadian kebakaran terjadi di sebuah rumah warga di Desa Ledug RT 5 RW 5 Kedunglosir, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa pagi, 20 Januari 2025, sekitar pukul 06.33 WIB. Kejadian ini langsung ditangani oleh UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyumas.
Laporan pertama kali diterima melalui call center dan segera diteruskan kepada petugas Damkar Pos Kembaran. Regu 1 Damkartan Pos Kembaran bersama Regu 2 Damkartan Induk segera meluncur ke lokasi kejadian dan tiba dalam waktu tiga menit, yaitu pada pukul 06.36 WIB.
Menurut laporan tertulis dari Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Banyumas, rumah yang terbakar adalah milik Heri Suranto (59 tahun). Berdasarkan keterangan di lapangan, kebakaran pertama kali diketahui saat Heri Suranto sedang bersantai di dalam rumah. Ia kemudian diberi tahu oleh Sudir, seorang penjual kue keliling, yang melihat kepulan asap putih di area garasi dan dapur.
“Setelah dicek, api sudah menyala. Pemilik rumah kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk bergotong royong memadamkan api, dan salah satu warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Damkar Banyumas,” demikian kronologi yang disampaikan petugas.
Untuk melakukan pemadaman, sebanyak satu unit mobil pemadam dari Pos Kembaran dan dua unit dari induk dikerahkan. Proses pemadaman berlangsung selama sekitar satu jam hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 07.40 WIB.
Setelah proses pemadaman selesai, petugas juga memastikan seluruh peralatan dalam kondisi lengkap dan aman. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hingga laporan dibuat, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Besaran kerugian material juga belum dapat dipastikan.
Selain petugas pemadam kebakaran, unsur lain yang terlibat dalam penanganan kejadian ini antara lain Polsek Kembaran serta warga sekitar yang turut membantu di lokasi.
UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyumas kembali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada area dapur dan instalasi listrik, serta segera melapor jika terjadi keadaan darurat.
Langkah-langkah Pencegahan Kebakaran
- Periksa alat elektronik secara rutin: Pastikan peralatan listrik dalam kondisi baik dan tidak mengalami kerusakan.
- Hindari penggunaan alat penghasil panas yang berlebihan: Misalnya, penggunaan kompor gas atau alat pemanas harus dilakukan dengan hati-hati.
- Simpan bahan-bahan mudah terbakar dengan aman: Jauhkan bahan-bahan seperti minyak, kertas, atau kain dari sumber panas.
- Pastikan jalur evakuasi bebas hambatan: Pastikan semua anggota keluarga mengetahui jalur evakuasi terdekat dan cara menggunakannya.
- Pelajari cara menggunakan alat pemadam api ringan (APAR): Setiap rumah sebaiknya memiliki APAR dan anggota keluarga tahu cara menggunakannya.
Tips Keselamatan Saat Terjadi Kebakaran
- Jangan gunakan lift: Jika terjadi kebakaran, gunakan tangga darurat untuk evakuasi.
- Tutup pintu dan jendela: Untuk mencegah penyebaran api dan asap.
- Bawa alat pemadam api jika memungkinkan: Gunakan APAR untuk memadamkan api yang masih kecil.
- Segera hubungi layanan darurat: Laporkan kejadian ke nomor darurat seperti 113 atau 118.
- Jangan kembali ke lokasi kebakaran: Setelah dievakuasi, jangan kembali ke tempat kejadian tanpa izin petugas.
Dengan kesadaran dan persiapan yang baik, risiko kebakaran dapat diminimalkan. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan siap menghadapi situasi darurat.





