BATAM (KEPRIZONE.COM) – Komisi IV DPRD Kota Batam menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas persoalan pendidikan anak usia dini (PAUD), Kamis (11/9/2025). Forum ini menghadirkan guru PAUD yang tergabung dalam Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) serta pejabat Dinas Pendidikan Kota Batam.
Dalam pertemuan itu, sejumlah persoalan mengemuka, mulai dari keterbatasan sarana dan prasarana, kekurangan tenaga pendidik, hingga kesejahteraan guru PAUD. Para guru menekankan bahwa peran mereka sangat vital dalam membentuk fondasi pendidikan sejak usia dini. Hal ini sejalan dengan upaya Batam mewujudkan diri sebagai kota ramah anak.
RDP dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Batam, Dandis Rajagukguk, serta dihadiri anggota Komisi IV lainnya, yakni Taufik Ace Muntasir, Tapis Dabal Siahaan, dan Hery Herlangga. Dalam kesempatan itu, Dandis menyampaikan apresiasi atas dedikasi guru PAUD yang terus berjuang di tengah keterbatasan.
“Kami berharap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait memiliki data yang akurat, baik mengenai jumlah guru maupun kebutuhan fasilitas PAUD di masyarakat. Data ini sangat penting agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran,” ujar Dandis.
RDP tersebut diharapkan menjadi langkah awal mendorong perhatian lebih serius terhadap pendidikan anak usia dini, demi mencetak generasi Batam yang berkualitas sejak dini.





