Kontroversi Film Aku Harus Mati: Sensitivitas Sang Sutradara Diuji



Seorang pengamat film, Daniel Irawan, memberikan tanggapan terkait kontroversi yang muncul akibat film Aku Harus Mati. Isu ini berawal dari pemasangan billboard di beberapa daerah sebagai bagian dari promosi film tersebut. Billboard tersebut dinilai mengganggu kenyamanan warga sekitar. Selain itu, netizen juga meminta agar billboard film tersebut ditarik karena dianggap berbahaya jika dilihat oleh anak-anak.

Daniel menegaskan bahwa setiap orang yang terlibat dalam industri perfilman harus memiliki kesadaran akan dampak yang ditimbulkan dari apa yang disajikan kepada masyarakat. “Kita harus punya sensitivitas terhadap apa yang akan kita sampaikan ke masyarakat,” ujarnya saat diwawancarai pada Sabtu (4/4).



Pihak Film Harus Bisa Membaca Pasar Terkait Pemilihan Judul

Menurut Daniel, tampilan visual seperti wajah hantu yang diperlihatkan secara close up dan dengan pose mengerikan bisa memicu rasa takut atau resah di kalangan masyarakat. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi para produser dan sutradara film, terutama dalam memilih judul yang akan digunakan.

Ia menekankan bahwa pemilihan judul tidak boleh dilakukan secara asal-asalan. Pihak film harus mampu membaca pasar dan kebiasaan masyarakat agar judul yang dipilih dapat menarik minat penonton tanpa menimbulkan efek negatif.



Sementara itu, sutradara film Aku Harus Mati, Hestu Saputra, menjelaskan alasan di balik pemilihan judul filmnya. Menurutnya, judul sebuah film harus mencerminkan esensi dari cerita yang ingin disampaikan kepada penonton. Ia menekankan pentingnya hubungan antara judul dan plot film.

“Judul itu kan representasi tentang isinya. Dari pilihan bahasa lugas ataupun dengan menggunakan metafor,” jelas Hestu.

Proses penentuan judul film ini ternyata melalui pertimbangan yang cukup panjang. Hestu mengungkapkan bahwa ia melakukan banyak riset dan diskusi sebelum akhirnya memutuskan judul yang digunakan. “Judul itu aku sampai 12 bikinnya. Kurang lebih 12 kalau enggak 15,” ujarnya.

Pos terkait